04 November 2008

BAKTERI DAN ALGA BIRU

Bakteri merupakan kelompok makhluk hidup bersel tunggal, yang hubungan kekerabatannya dengan makhluk hidup lainnya masih diliputi kegelapan. Studi mengenai bakteri mulai berkembang setelah ditemukan mikroskop oleh Anthonie van Leeuwenhoek (1683). Studi mengenai bakteri berkembang akhirnya terbentuklah cabang biologi yaitu bakteriologi. Bakteri dibedakan menjadi dua subkingdom yaitu Archaebakteria dan Eubacteria. Perbedaan utama antara keduanya adalah:

a. Komposisi RNA-nya

b. Komposisi ribosomnya

c. Komposisi kimia penyusun dinding sel

d. Lemak pada membran selnya

ARCHAEBACTERIA

1. Subkingdom Archaebacteria (bakteri purba)
Ciri-cirinya:
a. Prokariotik artinya tidak mempunyai membran inti
b. Dinding selnya sama sekali tidak terbuat dari peptidoglikan
c. Bersifat anaerob, mampu menghasilkan ATP
d. Habitat di tempat yang ekstrim (asin sekali, panas sekali, dingin sekali, dll)
e. Sukar dibiakkan di laboratorium

Saat ini Archaebacteria diklasifikasikan menjadi empat kelompok yaitu:

a. Methanogenik
Bakteri ini merupakan kemoautotrof yang memperoleh keperluan metabolismenya dengan menghasilkan metana dari karbon dioksida dan hidrogen. Habitat di tepi rawa paya metana biasa dinamakan gas rawa, juga hidup di rumen sapi, terdapat pada hidrogen dan karbon dioksida yang dihasilkan mikroorganisme lain yang hidup di situ. Bakteri ini dapat bertahan hidup pada suhu yang tinggi karena struktur DNA, protein dan membran selnya telah beradaptasi. Bakteri methanogenik dapat tumbuh baik pada suhu 980C dan mati di bawah 840C.

b. Halofilik
Bakteri ini hidup pada habitat yang berkadar garam tinggi, seperti di laut mati dan danau air asin. Beberapa bakteri ini mampu melakukan fotosintesis. Jenis klorofilnya disebut bakteriorhodopsin yang memberikan warna ungu.

c. Pereduksi sulfur (bakteri termofilik)
Bakteri pereduksi sulfuur menggunakan hidrogen dan sulfur anorganik sebagai sumber energinya, mampu hidup pada suhu 850C reaksinya sebagai berikut:
H2 + S ---- H2S
6 H2S + 3 O2 ----- 6 S + 6 H2O
d. Thermoasidofilik
Bakteri ini hidup dengan mengoksidasi sulfur. Bakteri thermoasidofilik terdapat di lubang vulkanik dan mata air bersulfur seperti yang terdapat di Yellowstone Amerika.

Eubacteria
Eubacteria sering dianggap sebagai bakteri sesungguhnya. Eubacteria terbagi dalam tiga divisi yaitu Graciliates, Firmicutes dan Tenecutes. Eubacteria meliputi seluruh anggota bakteri dan ganggang biru-hijau (Cyanobacteria).

BAKTERI
a. Ciri-ciri Bakteri

Secara umum ciri-ciri bakteri:

1. Merupakan mikroorganisme berukuran lebar 0,5-1 mikron dan panjang 10 mikron

2. Bersifat kosmopolit/dapat hidup di berbagai lingkungan misalnya di tubuh organisme, di tanah, air tawar, dan air laut

3. Pada kondisi tidak menguntungkan bakteri membentuk endospora dan membentuk kapsul (bakteri yang berkapsul lebih sering bersifat patogen)

Struktur Sel Bakteri
1. Dinding sel

Dinding sel bakteri sangat tipis, tersusun atas peptidoglikan, yakni polisakarida yang berikatan dengan protein. Fungsi dinding sel untuk memberi bentuk tertentu pada sel, melindungi protoplasma sel, proses pembelahan sel. Berdasarkan struktur peptidoglikan bakteri dapat dibedakan menjadi:

a. Bakteri gram positif, peptidoglikan di luar membran plasma dan bila diberi tinta cina akan menimbulkan warna. Contoh : Clostridium tetani, Bacillus anthracis, Staphylococcus albus, Staphylococcus aureus.

b. Bakteri gram negatif, peptidoglikan terletak antara membran plasma dan membran luar, bila diberi tinta cina tidak menimbulkan perubahan warna. Contoh: E. coli, Salmonella typhosa, Vibrio cholera, Neissiria gornorrhoe.

2. Membran sel

Tersusun atas molekul lemak dan protein dan bersifat selektif permeabel. Membran sel berfungsi mengatur masuknya zat makanan dan keluarnya sisa metabolisme, berperan dalam pembelahan sel.

3. Isi sel
Tersusun atas organel-organel seperti:

a. Inti, bersifat prokarion terdiri atas benang kromatin DNA dan RNA

b. Mesosom, yang diduga berfungsi sebagai mitokondria

c. Volutin, yaitu zat yang banyak mengandung DNA

d. Ribosom, sebagai tempat sintesis protein

e. Lembar fotosintesis, khusus bakteri yang berfotosintesis (bakteri ungu), terdapat lipatan ke arah sitoplasma yang berisi lembar fotosintesis

f. Plasmid, adalah DNA non kromosom, plasmid mengandung gen-gen seperti gen kebal antibiotik, gen patogen. Dalam satu bakteri dapat terbentuk 10-20 plasmid. Ukuran plasmid 1/1000 kali DNA kromosom.

4. Flagel
Flagel merupakan alat gerak bagi bakteri. Berdasarkan kedudukan flagel pada bakteri dapat dibedakan menjadi 5 macam yaitu:
a. Monotrik : jika flagel hanya satu dan melekat pada salah satu ujung sel
b. Lofotrik: jika flagel banyak dan melekat pada salah satu ujung sel
c. Amfitrik: jika flagel banyak dan melekat pada kedua ujung
d. Peritrik : jika flagel tersebar pada seluruh permukaan sel
e. Atrik: jika tidak mempunyai flagel

5. Reproduksi Bakteri

Cara reproduksi bakteri yaitu:

a. Reproduksi Aseksual/vegetatif
Caranya dengan pembelahan biner atau pembelahan langsung (tanpa melalui tahapan seperti mitosis). Proses pembelahan diawali dengan proses replikasi DNA menjadi dua kopi DNA identik dan diikuti pembelahan sitoplasma. Proses pembelahan berlangsung cepat setiap 20 menit sekali. Contoh : E. coli.

b. Reproduksi Seksual/generatif
Caranya dengan konjugasi, pembelahan secara langsung materi genetik di antara dua sel bakteri melalui jembatan sitoplasma. Tidak dapat ditentukan jenis kelamin kedua bakteri yang berkonjugasi. Contoh : E. coli.

Rekombinasi DNA
Rekombinasi artinya bergabungnya dua DNA dari sumber yang berbeda. Rekombinasi DNA selain dengan proses konjugasi ada proses lain yaitu transformasi, transduksi, yang kemudian disebut proses paraseksual. Proses paraseksual meliputi:

· Transformasi,

ialah pemindahan sebagian materi genetik atau DNA atau hanya satu gen bakteri ke bakteri lain dengan proses fisiologi yang kompleks. Proses ini pertama ditemukan Frederick Griffith tahun 1982. Contoh : Streptococcus pnemoniaeu, Haemophillus, Bacillus. Diguga transformasi ini merupakan cara bakteri menularkan sifatnya ke bakteri lain. Misalnya bakteri patogen yang semula tidak kebal antibiotik dapat berubah menjadi kebal antibiotik karena transformasi.

· Transduksi,

pemindahan materi genetik dengan perantara virus. Virus dapat menyambungkan materi genetiknya ke DNA bakteri dan membentuk profag. Ketika terbentuk virus baru, di dalam DNA virus sering terbawa sepenggal DNA bakteri yang diinfeksinya. Virus yang terbentuk memiliki dua macam DNA yang dikenal partikel transduksi (transducing particle). Cara ini dikemukakan oleh Norton Zinder dan Jashua Lederberg

· Konjugasi,

pemindahan materi genetic secara langsung antara dua bakteri yang berbeda muatan

6. Penggolongan Bakteri

Berdasarkan bentuknya, bakteri dapat dibedakan menjadi yaitu:

a. Bentuk batang/basil (silindris), dibedakan menjadi:

1. Basil tunggal (monobasil) contohnya : E. coli, Salmonella typhosa

2. Diplobasil (berbentuk batang bergandengan dua-dua)

3. Streptobasil, bergandengan seperti rantai contohnya: Streptobacillus moniliformis,

Azotobacter sp.

b. Bentuk Bulat / Kokus , dibedakan menjadi:

1. Monococcus, berbentuk bulat, satu-satu, contohnya: Monococcus gonorrohoe

2. Diplococcus, bergandengan dua-dua contohnya : Diplococcus pneumonia

3. Streptococcus, bergandengan bulat seperti rantai, contohnya: Streptococcus salivarius, Streptococcus lactis, Streptococcus pneumoniae.

4. Sarcina, bentuk bulat yang mengelompok membentuk kubus, contohnya: Sarcina sp

5. Stafilokokus, bentuk bulat yang bergerombol seperti anggur, contohnya:

Staphylococcus aureus.

c. Bentuk Spiral, dibedakan menjadi:

1. Koma (vibrio) contohnya: Vibrio comma

2. Spiral (bengkok) contohnya: Spirillium minor

3. Spiroseta (spiral halus dan lentur) contohnya: Triponema pallidum

7. Berdasarkan cara mendapatkan makanan, dibedakan menjadi dua golongan yaitu:

a. Bakteri Heterotrof, artinya bakteri yang mendapatkan makanan dari organisme lain. Bakteri heterotrof dibedakan menjadi dua macam:

b. Bakteri saprofit, yaitu bakteri yang hidupnya dari sisa-sisa organisme mati atau sampah, contohnya: E. coli, Methanobacterium ruminatum, Clostridium sporagens, Thiobacillus denitrificans, Desulfovirio desulficans.Bakteri parasit, yaitu bakteri yang hidupnya tergantung pada makhluk hidup lain, umumnya bersifat patogen (menimbulkan penyakit).

c. Bakteri Autotrof, yaitu bakteri yang mampu membuat makanan sendiri, bakteri ini dibedakan menjadi:

1. Bakteri fotoautotrof, contohnya: bakteri ungu, bakteri hijau

2. Bakteri kemoautotrof, contohnya: bakteri S, bakteri nitrat, bakteri nitrit

8. Berdasarkan cara mendapatkan oksigen, dibedakan menjadi dua golongan yaitu:

a. Bakteri aerob, bakteri yang memerlukan oksigen untuk hidupnya. Contohnya: bakteri nitrit (Nitrosomonas, Nitrococcus) dan bakteri nitrat (Nitrobacter)

b. Bakteri anaerob, bakteri yang tidak memerlukan oksigen dalam hidupnya. Contohnya: Clostridium tetani, Clostridium desulfuricans

9. Peranan Bakteri

a. Bakteri yang merugikan manusia (Parasit pada manusia) adalah

1. Salmonella typhosa Tipus

2. Vibrio coma Kolera

3. Clostridium tetani Tetanus

4. Neisseria gonorrhoeae Kencing nanah

5. Tryponema palidum Sipilis

6. Parasit pada tumbuhan

7. Pseudomonas cattleyae Penyakit pada anggrek

8. Pseudomonas solanacearum Penyakit pada pisang

9. Bacterium papaye Penyakit pada papaya

b. Parasit pada hewan

1. Bacillus anthracis Antrak pada hewan

2. Mycobacterium bovis Penyakit pada lembu

3. M. avium Penyakit pada unggas

c. Bakteri yang menguntungkan manusia
Di bidang pertanian

1. Bakteri nitrogen Mengikat N2

2. Azotobacter

3. Rhizobium leguminosarum

4. Clostridium posteurianum

5. Rhodospirilium rubrum

6. Bakteri nitrifikasi Membentuk senyawa nitrat
Nitrosomonas, Nitrococcus, Nitrobacter

7. Bakteri sulfur Membentuk asam sulfat dari S
Beggiatoa alba

d. Fermetasi makanan

1. Streptococcus lactis Pembuatan keju dan mentega

2. Lactobacillus bulgaricus Pembuatan yoghurt

3. L. casei Pembuatan minuman

4. Acetobacter xylinum Pembuatan nata de coco
Menghasilkan antibiotic

5. Streptomyces griseus Menghasilkan streptomisin

6. S. aureofaciens Menghasilkan aureomisin

7. S. venezuelae Menghasilkan kloromistin

8. Bacillus brevis Menghasilkan tirotrisin

9. B. polymyxa Menghasilkan polimiksin

e. Menghasilkan asam

1. Acetobacter acetii Menghasilkan asam asetat

2. Propionibacterium Menghasilkan asam propionate

3. Clostridium sp Menghasilkan asam butirat

GANGGANG BIRU-HIJAU (Cyanobacteria)
Ciri ganggang biru-hijau

1. Mempunyai pigmen fikosianin

2. Ukuran lebih besar daripada sel prokariotik 1-50 mikron

3. Hidup dalam bentuk uniseluler/koloni/filament

4. Tidak memiliki flagel tetapi bersifat motil

5. Hidup di air tawar, laut dan tanah-tanah lembap

6. Dapat bersimbiosis seperti dengan lumut hati, paku-pakuan, jamur dan invertebrate

Reproduksi ganggang biru-hijau

1. Pembelahan sel, terutama yang bersel satu, contoh: Gleocapsa

2. Fragmentasi, terutama yang berbentuk filamen, contoh: Oscillatoria

3. Pembentukan spora, dilakukan jika lingkungan kurang menguntungkan

Peran ganggang biru-hijau dalam kehidupan

1. Berperan sebagai perintis/pioneer

2. Dalam ekosistem air tawar sebagai produsen bagi zooplankton, udang, dan ikan kecil

3. Bagi manusia dapat dijadikan sebagai bahan pangan yaitu protein sel tunggal (single sel protein), contoh: Spirullina

4. Memfiksasi N2 bebas dari udara
Apabila melimpah dapat memberi efek racun bagi hewan yang meminum air di perairan tersebut.

PROTISTA

Protista merupakan organisme eukariotik uniseluler yang hidup soliter atau berkoloni. Protista dikelompokkan atas:

1. Protista mirip hewan (protozoa)

2. Protista mirip tumbuhan (alga)

3. Protista mirip jamur (jamur lendir/slame mold).

Bentuk tubuh

Organisme yang termasuk kelompok protista memiliki bentuk yang sangat beragam.

Berdasarkan cara memperoleh makanan, protista dikelompokkan atas:

1. Protista autototrof, yaitu protista yang memiliki klorofil sehingga mampu berfotosintesis. Contohnya : Alga

2. Protista menelan makanan, dengan cara fagositosis melalui membran sel. Contohnya: Protozoa

3. Protista saprofit dan parasit, mencerna makanan di luar sel dan menyerap sari-sari makanannya. Contoh: jamur

Protista Mirip Hewan (Protozoa)

Protozoa berasal dari bahasa Yunani yaitu Protos artinya pertama dan Zoon artinya hewan. Protozoa sering disebut hewan bersel satu (uniseluler). Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri melalui organel-organel yang secara fungsi analog dengan sistem organ pada hewan-hewan bersel banyak (metazoa).


Ciri-ciri Protozoa:

1. Ukuran tubuh mulai dari 10 mikron
-6 mm

2. Bentuk protozoa bervariasi yaitu asimetris, bilateral simetris, radial simetris dan spiral

3. Bergerak dengan flagel, pseudopodia, silia atau dengan gerakan sel itu sendiri

4. Cara hidupnya bebas, komensalisme, mutualisme, parasit

5. Cara mendapatkan makanan dibedakan menjadi : holozoik, saprofit, saprozoik, holozoik

6. Habitatnya di tempat-tempat berair, seperti di selokan, sawah, parit, sungai, dll.


Klasifikasi Protozoa

Berdasarkan alat geraknya protozoa dibedakan menjadi 5 kelas yaitu:

1. Flagellata atau Mastigophora (Yunani, mastix: cambuk, poros: membawa) Umumnya hidup di dalam air, beberapa hidup parasit pada hewan dan manusia. Flagellata mempunyai bentuk yang tetap. Berkembangbiak dengan cara aseksual dengan pembelahan biner dan seksual dengan cara konjugasi.

Berdasarkan ada tidaknya klorofil kelas flagellata dibedakan menjadi dua macam yaitu:
a. Fitoflagellata

Flagellata yang mampu melakukan fotosintesis karena mempunyai kromatofora
- Habitat di perairan bersih dan perairan kotor
- Contohnya: Euglena viridis (mempunyai klorofil),
- Euglena sanguinea (memiliki pigmen fikoeritrin/merah),

- Volvox globator (hidup berkoloni),

- Noctiluca miliaris (mengeluarkan cahaya di malam hari).



b. Zooflagellata/dinoflagellata

- Tidak mempunyai klorofil, sehingga bersifat heterotrof

- Umumnya hidup sebagai parasit pada hewan dan manusia

- Contohnya:

Nama spesies dan penyakit yang ditimbulkan

Tripanosoma levisi
parasit pada darah tikus

Tripanosoma cruci
penyebab penyakit cagas (anemia anak)

Tripanosoma evansi
sakit surrah, vector lalat tabanidae

Tripanosoma brucei
penyakit nagano pada ternak

Tripanosoma gabiense
sakit tidur, vektor lalat tsetse (G, palpalis)

Tripanosoma rhodosiense
sakit tidur, vektor lalat tsetse (G,
palpalis)
Tripanosoma vaginalis
keputihan pada vagina

Leishmania donovani
kalaazar

Leishmania tropika
penyakit kulit

2) Ciliata/Ciliophora/Infusuria Merupakan kelas terbesar dari protozoa. Ciliata adalah hewan yang berbulu getar. Silia berfungsi untuk bergerak. Menangkap makanan dan untuk menerima rangsangan dari lingkungan. Habitat banyak di tempat berair. Mempunyai bentuk tubuh yang tetap dan tetap, dan oval. Beberapa contoh kelas ciliata:
·
Paramecium caudatum
-
nama lain hewan sandal
-
Habitat di tempat berair, sawah, rawa
-
Mempunyai dua macam nukleus yaitu mikronukleus untuk reproduksi dan makronukleus untuk membantu proses fisiologis yang lain
-
Mempunyai dua macam vakuola yaitu vakuola makanan berfungsi untuk membantu mencerna makanan dan vakuola kontraktil berfungsi untuk mengeluarkan sisa makanan cair
-
Berkembangbiak dengan dua cara yaitu vegetatif dengan cara pembelahan biner dan generatif dengan cara konjugasi
Nyctoterus ovalis (hidup diusus kecoa, berbentuk oval mirip Paramecium sp

· Stylonichia sp
- Banyak ditemukan pada permukaan daun terendam air
- Bentuknya seperti siput

· Balantidium coli (habitat di kolon manusia)

· Stentor sp (bentuk seperti terompet, sesil, habitat di sawah-sawah)

· Vorticella sp (bentuk seperti lonceng, sesil)

·Didinium sp (mangsa dari Paramecium sp)

3.Rhizopoda/Sarcodina

Bergerak dan menangkap mangsa dengan menggunakan kaki semu (ada dua macam yaitu lobodia dan filopodia). Hidup bebas di dalam air laut dan tawar. Berkembangbiak dengan cara membelah biner. Contoh-contohnya yaitu:
a. Amoeba sp
- Bentuk selalu berubah-ubah

- Habitat di air tawar
- Inti sel berfungsi untuk mengatur seluruh kegiatan yang berlangsung dalam sel

- Mempunyai vakuola makanan dan vakuola kontraktil

- Reproduksi dengan pembelahan biner
b. Contoh lain :

Nama spesies Keterangan
Entamoeba histolytica Di dalam usus halus manusia, penyebab disentri amoeba
Entamoeba coli Di dalam usus besar manusia, penyebab diare
Entamoeba gingivalis Di dalam rongga gigi, merusak gigi dan gusi
Arcella sp Memiliki kerangka luar, terdapat di air tawar
Difflugia sp Mempunyai selaput halus, sehingga pasir dapat menempel
Foraminifera sp Kerangka luar dari kapur

Radiolaria sp Kerangka luar dari kersik

4) Sporozoa (spora: benih, zoon : binatang)
Sporozoa adalah hewan berspora, tidak mempunyai alat gerak, bergerak dengan m

engubah kedudukan tubuhnya. Hampir semua spesies ini bersifat parasit. Reproduksi dengan dua cara yaitu: vegetatif (schizogojni/pembelahan diri berlangsung dalam tubuh inang dan sporogo

ni/membuat spora yang berlangsung dalam tubuh inang perantara) dan generatif (melalui peleburan yang terjadi pada tubuh nyamuk). Contoh-contoh sporozoa:

1. Plasmodium vivax, penyebab penyakit malaria tertiana, masa sporulasi (2x24 jam) atau setiap 48 jam.

2. Plasmodium malariae, penyebab penyakit malaria quartana, masa sporulasi 72 jam

3. Plasmodium falcifarum, penyebab penyakit malaria tropika, masa sporulasi (1-2x24 jam)

4. Plasmodium ovale, penyebab penyakit limpa, masa sporulasi (2x24 jam), tidak terdapat di Indonesia

Daur hidup Plasmodium

Penemu daur hidup Plasmodium Laveran dan Grassi, Vektornya nyamuk Anopheles betina
Mengalami 2 fase, yaitu:
a. Fase generatif, terjadi dalam tubuh nyamuk malaria

Skema : fertilisasi à zigot à ookinet à oosista à sporozoid
b. Fase vegetatif, terjadi dalam rubuh manusia ada dua tempat yaitu:

Dalam hati (disebut eksoeritrositik)

Skema : sporozoid à skizon erytozoik à merozoit eryptozoik

c. Dalam darah (eritrositik)

Skema : tropozoit à skizon muda à skizon matang à merozoit à makrogamet/mikrogamet

2. Protista Mirip Tumbuhan (Alga)
Dalam sistem 5 kingdom, alga bukan nama takson dan tidak masuk dalam kingdom plantae. Alga masuk dalam kingdom protista, karena mempunyai ciri-ciri tubuh tersusun dari satu atau banyak sel, yang tidak berdiferensiasi membentuk jaringan khusus. Berdasarkan pigmen yang dikandungnya alga dibedakan manjadi 6 filum yaitu:

1) Filum Euglenophyta
Hidup di air tawar, di dalam tanah dan tempat lembab. Mempunyai ciri-ciri mirip hewan dan tumbuhan. Dianggap mirip hewan karena selnya tidak berdinding, bergerak bebas dan berbintik mata. Mirip tumbuhan karena memiliki klorofil a, b dan karotin untuk berfotosintesis.
Contoh Euglena viridis

a. Habitat di air tawar, misal di sawah atau air tergenang lainnya

b. Bentuk selnya oval, terdapat bintik mata atau stigma untuk membedakan gelap terang

c. Mempunyai satu flagel pada mulut selnya

d. Cara makan dengan fotosintesis dan memakan zat-zat organic

e. Berkembangbiak dengan pembelahan biner

2. Filum Alga Hijau (Chlorophyta)
Chlorophyta umumnya hidup di air tawar (90%) dan di laut (10%). Pigmen memiliki klorofil a, b, karotin dan xantofil, kloroplas mempunyai bentukseperti spiral, mangkuk, lembaran, bola. Tubuh bersel satu seperti benang, lembaran dan seperti tumbuhan tinggi. Reproduksi vegetatif dengan cara pembelahan biner, fragmentasi benang/koloni, pembentukan zoospora dan generatif dengan cara konjugasi, fertilisasi. Cara hidup dengan autotrof dan bersimbiosis dengan jamur membentuk lumut kerak.
Contoh Chlorophyta
Chlorophyta bersel tunggal tidak bergerak
Chlorella
a) Habitat di air tawar, air laut dan tempat yang lembab
b) Bentuk sel bulat dengan kloroplas seperti mangkuk
c) Digunakan penyelidikan metabolisme di laboratorium
d) Berperan sebagai bahan obat-obatan, bahan makanan dan bahan kosmetik
Chlorococcum
a) Bersel satu, habitat di air tawar dan tanah yang basah
b) Bentuk sel bulat telur, dengan kloroplas seperti mangkuk
c) Reproduksi dengan membentuk zoospora
Chlorophyta bersel tunggal dapat bergerak
Chlamydomonas
a) Bentuk bulat telur, dengan kloroplas seperti mangkuk dilengkapi stigma dan pirenoid (pusat pembentukan amilum)
b) Memiliki 2 flagel sebagai alat gerak
c) Terdapat 2 vakuola kontraktil
d) Reproduksi vegetatif dengan cara membentuk zoospora dan generatif dengan cara konjugasi/isogami
Chlorophyta berbentuk koloni tidak bergerak
Hydrodiction
a) Habitat di air tawar, koloninya berbentuk jala, reproduksi vegetatif dengan cara zoospora dan fragmentasi, reproduksi generatif dengan cara konjugasi.
b) Dapat diamati dengan mata telanjang
Chlorophyta berbentuk koloni dapat bergerak
Volvox globator
a) Habitat di air tawar, koloni berbentuk bola, tiap sel mempunyai 2 flagel
b) Reproduksi vegetatif dengan cara fragmentasi dan reproduksi generatif dengan cara konjugasi
Chlorophyta berbentuk benang
Spirogyra
a) Habitat di air tawar, kloroplas seperti pita spiral dan sebuah inti
b) Reproduksi generatif dengan cara fragmentasi dan generatif dengan cara konjugasi
Oedogonium
a) Habitat di air tawar dan sesil, kloroplas seperti jala dan tiap sel memiliki satu nukleus
b) Reproduksi vegetatif dengan cara membentuk zoozpora berflagel banyak dan generatif dengan cara fertilisasi
Chlorophyta berbentuk lembaran
Ulva lactuva
a) Hidup menempel pada kayu atau batu-batu
b) Habitat di air asin dan air payau
c) Reproduksi vegetatif dengan cara membentuk zoospora berflagel empat dan generatif dengan cara anisogami
Chara
a) Habitat di air tawar dan laut, menempell pada batu-batuan
b) Bentuk talusnya seperti tumbuhan tinggi
c) Reproduksi vegetatif dengan fragmentasi dan generatif dengan fertilisasi

3. Filum Alga Keemasan (Chrysophyta)
Terdiri atas alga yang uniseluler atau multiseluler. Dibedakan dalam tiga kelas utama yaitu:

- Kelas alga hijau-kuning (xanthophyceae)

- Pigmen yang dimiliki yaitu klorofil (hijau) dan xantofil (kuning)

- Reproduksi vegetatif membentuk zoospora, generatif dengan fertilisasi

- Contohnya: Vaucheria sp

4. Kelas alga coklat-keemasan (chrysopyceae)

Pigmen yang dipunyai klorofil (hijau) dan karoten (pigmen keemasan), hasil fotosintesis disimpan dalam bentuk karbohidrat dan minyak

- Tubuhnya ada yang uniseluler, contohnya: Ochromonas sedang ada pula yang multiseluler contonya Synura

5. Kelas diatom (Bacillariophyceae)

Banyak dijumpai di atas permukaan tanah basah, tubuhnya ada yang uniseluler dan berkoloni

- Dinding tersusun atas dua belahan yaitu kotak (hipoteka) dan tutup (epiteka)

Contohnya : Navicula, Pinnularia, Cyclofella

6. Filum Alga Api (Pyrrophyta)

a. Disebut juga dinoflagellata, tubuhnya tersusun atas satu sel dan berdinding sel, dapat bergerak aktif, habitat di laut bersifat fosforesensi (memancarkan cahaya)

b. Sebelah luarnya terdapat celah atau alur, masing-masing mengandung satu flagel

c. Pigmennya klorofil dan coklat kekuning-kuningan, contohnya Peridium

7. Filum Alga Coklat (Phaeophyta)

a. Bentuknya seperti tumbuhan tinggi, sebagian besar hidup di laut. Tubuhnya melekat di bebatuan, sedangkan talusnya terapung di permukaan

b. Pigmennya fikosantin, klorofil a, klorofil c, violaxantin, b-karotin, diadinoxantin

c. Cadangan makanan berupa lamirin yang disimpan dalam pirenoid, ruang antar sel pada dinding selnya mengandung asam alginat (algin)

d. Reproduksi vegetatif zoospora berflagel dan fragmentasi, generatif dengan cara oogami atau isogami

e. Contohnya Sargassum muticum (gulma laut), Fucus serratus, Macrocystis pyrifera (alga raksasa), Turbinaria decurrens

8. Filum Alga Kemerahan (Rhodophyta)
Habitat sebagian besar di laut (rumput laut) dan sebagian kecil di air tawar memiliki pigmen klorofil a, b dan fikoeritrin, karoten
Reproduksi vegetatif membentuk tetraspora dan generatif dengan cara oogami
Contohnya : Carollina., Palmaria, Batrachospermum moniliforme, Gelidium (agar-agar), Gracilaria, Euchema (kosmetik), Scinaia furcellata

Manfaat Alga Bagi Kehidupan Manusia‘

a. Bidang perikanan (sebagai makanan ikan yaitu fitoplankton dan zooplankton)

b. Bidang pertanian (Rumput laut untuk pupuk dipesisir)

c. Ekosistem perairan (sebagai produsen primer)

d. Bidang industri (tanah diatom untuk amplas, isolasi, bahan dasar kaca)

e. Bahan dasar makanan : Gelidium (agar-agar), Chondrus (minuman coklat), alginat (bahan campuran es krim), Porphyra (makanan)

f. Bahan obat-obatan (Chlorella)

Protista Mirip Jamur (Jamur Protista)
Protista mirip jamur tidak dimasukkan ke dalam fungi karena struktur tubuh dan cara reproduksinya berbeda. Jamur protista dibedakan menjadi dua macam yaitu:

1. Filum Jamur Lendir (Myxomycota)

a. Habitat di hutan basah, batang kayu yang membusuk, tanah lembab, kayu lapuk

b. Struktur tubuh vegetatif berbentuk seperti lendir atau plasmodium, yang berinti banyak dan bergerak seperti Amoeba

c. Fase hidupnya ada dua fase yaitu fase hewan (fase berbentuk plasmodium) dan fase tumbuhan (fase plasmodium mengering membentuk tubuh-tubuh buah yang bertangkai)

d. Reproduksi vegetatif dengan cara plasmodium dewasa membentuk spora dan generatif dengan cara peleburan spora kembara (myxoflagella, mempunyai 1 inti dan 2 flagel), yang akan membentuk zigot yang kemudian akan membentuk plasmodium.

2. Filum Jamur Air (Oomycota)

a. Hifa tidak bersekat, bersifat senositik (intinya banyak), dinding sel dari selulosa

b. Reproduksi vegetatif dengan cara membentuk zoospora, yang memiliki 2 flagel dan generatif dengan cara fertilisasi yang akan membentuk zigot yang tumbuh menjadi oospora.Contohnya : Saprolegnia (parasit pada telur ikan), Phytophthora (parasit pada tanaman kentang), Phytium (penyebab busuknya kecambah dan busuk akar)

29 Oktober 2008

sistem otot manusia

Otot merupakan alat gerak aktif yang mampu menggerakkan tulang, kulit dan rambut setelah mendapat rangsangan. Otot memiliki tiga kemampuan khusus yaitu :
  1. kontraktibilitas : kemampuan untuk berkontraksi / memendek
  2. Ekstensibilitas : kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari gerakan yang ditimbulkan saat kontraksi
  3. Elastisitas : kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula setelah berkontraksi. Saat kembali pada ukuran semula otot disebut dalam keadaan relaksasi
JENIS OTOT
1. otot lurik
  • Nama lain: otot rangka, otot serat lintang (musculus striated) atau otot involunter
  • Struktur : serabut panjang, berwarna/lurik dengan garis terang dan gelap, memiliki inti dalam jumlah banyak dan terletak dipinggir
  • Kontraksi: menurut kehendak kita (dibawah kendali sistem syaraf pusat), gerakan cepat, kuat, mudah lelah dan tidak beraturan
  • Struktur anatomi dari otot rangka seperti gambar dibawah ini!
2. Otot Polos
  • Nama lain : otot alat-alat dalam / visceral / musculus nonstriated / otot involunter
  • Struktur : bentuk serabut panjang seperti kumparan, dengan ujung runcing, dengan inti berjumlah satu terletak dibagiann tengah.
  • Kontraksi : tidak menurut kehendaK atau diluar kendali sistem saraf pusat, gerakan lambat, ritmis dan tidak mudah lelah.
3. otot jantung
  • Nama lain: Myocardium atau musculus cardiata atau otot involunter
  • struktur : Bentuk serabutnya memanjang, silindris, bercabang. Tampak adanya garis terang dan gelap. memiliki satu inti yang terletak di tengah
  • Kontraksi: tidak menurut kehendak, gerakan lambat, ritmis dan tidak mudah lelah

28 Oktober 2008

soal latihan bakteri

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Semua organisme yang termasuk dalam kingdom monera memiliki ciri ...

a. Berkoloni
b. Autotrof
c. heterotrof
d. prokariot
e. eukariot

2. Suatu makluk hidup bersel tunggal, tidak berklorofil, dapat membuat makanan sendiri dan bila lingkungan tidak sesuai dapat membuat endospora. Didasarkan atas sifat tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwa makhluk hidup tadi adalah ...

a. Virus
b. Bakteri
c. protista
d. alga biru
e. protozoa

3. Perhatikan bentuk bakteri dibawah ini!

Nama bentuk koloni bakteri di atas adalah ...
a. Monobacil
b. Diplococcus
c. sarcina
d. diplobasil
streptobasil

4. Manakah dari pasangan yang benar antara bentuk bakteri dengan nama koloninya
No Bentuk Bakteri Nama koloninya
1
Streptococcus
2
Streptobacil
3
staphylococcus
4
Monobacil
5

Diplobacil

5. Diplococus pneumonia adalah penyebab penyakit pneumonia (paru-paru) pada manusia. Dari namanya dapat dipastikan bakteri tersebut berbentuk...

a. b. c. d. e.

6. Dinding sel bakteri memiliki struktur yang disebut ...

a. selubung lendir
b. kapsid
c. peptidoglikan
d. lipoprotein
e. fosfolipid

7. Bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal pada dinding selnya disebut ...

a. Gram positip
b. Gram negatif
c. heterotrof
d. autotrof
e. patogen

8. Selubung lendir yang melapisi bagian luar dari dinding sel, dimanfaatkan bakteri untuk ...

a. berkembang biak
b. melekatkan diri pada inangnya
c. menyebabkan penyakit
d. Membusukkan makanan
e. Menguraikan makanan

9. Manakah dari pernyataan ini yang tidak termasuk struktur dasar bakteri?

a. DNA
b. Ribosom
c. Dinding sel
d. flagel
e. sitoplasma

10. Perhatikan gambar dibawah ini!



Fungsi label x adalah ...

a. sebagai alat reproduksi sexual
b. sebagai pertahanan diri dalam lingkungan yang buruk
c. sebagai alat gerak
d. sebagai alat untuk melekat pada inangnya
e. sebagai alat untuk bernapas

11. Bakteri yang hidup dengan cara memanfaatkan sisa-sisa produk buangan organisme disebut ...

a. Heterotrof
b. Autotrof
c. parasit
d. saprofit
e. aerob

12. Kelompok bakteri yang tidak memiliki lapisan peptidoglikan, dapat hidup pada tempat yang terlalu ekstrim, dan memiliki lipopolisakarida pada dinding selnya termasuk dalam kelompok ...

a. Eukariota
b. Prokariota
c. Archaebacteria
d. Eubacteria
e. Monera

13. Bakteri halofil merupakan bakteri yang dapat hidup pada lingkungan ekstrin yang sangat ...

a. panas
b. Dingin
c. Asin
d. asam
e. manis

14. Untuk memperbanyak diri bakteri melakukan reproduksi dengan cara ...

a. pembelahan biner
b. transformasi
c. transduksi
d. konjugasi
e. replikasi

15. Perkembangbiakan bakteri secara konjugasi dilakukan dengan tujuan ...

a. memperbanyak diri
b. melestarikan jenisnya
c. membentuk variasi genetik
d. Memecah diri
e. Menyebabkan penyakit

16. Bakteri yang menyebabkan penyakit raja singa (Gonosshoe) adalah ...

a. Neischeria gonorrhoe
b. Treponema palidum
c. Bacilus antrachis
d. Vibrio cholerae
e. Escherisia coli

17. Bakteri yang banyak dimanfaatkan untuk pembuatan yogurth adalah ...

a. Lactobacillus bulgaris
b. Rhyzobium leguminosorum
c. Pseudomonas solancearum
d. Nitrosomonas sp
e. Bacilus polymixa

18. Untuk mengatasi serangan bakteri yang merugikan pada bahan makanan ikandapat dilakukan dengan cara ...

a. Pasterurilisasi
b. Pengasinan
c. pemanisan
d. sterilisasi
e. pengapuran

19. Untuk menghindari penyakit TBC / Tuberculosis dilakukan dengan pemberian vaksin ..

a. BCG
b. Vaksin tifus
c. DPT
d. Vaksin kolera
e. Vaksin tifus

20. Kelompok penyakit dibawah ini disebabkan yang disebabkan oleh bakteri adalah ..

a. Influenza, cacar, rabies
b. Gonorhoe, TBC, sifilis
c. Trachoma, cacar, rabies
d. Kolera, sifilis, TBC
e. Kolera, rabies, kanker