26 Desember 2009

Evolusi

EVOLUSI

Standar Kompetensi
4. Memahami teori evolusi serta implikasinya pada salingtemas
Kompetensi Dasar
4.1. Memahami teori evolusi serta implikasinya pada salingtemas
4.2. mengkomunikasikan hasil studi evolusi biologi
4.3. menjelaskan kecendrungan baru tentang teori evolusi

Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan pengertian evolusi
2. Menjelaskan jenis-jenis evolusi
3. Menjelaskan berbagai teori evolusi
4. Menjelaskan pokok-poko pikiran darwin
5. Menjelaskan petunjuk-petunjuk evolusi
6. Menjelaskan mekanisme evolusi
7. Sejarah evolusi manusia
8. Tepri kecendrungan evolusi

Mana yang lebih survive?
Gambar 1 Adaptasi pada kupu-kupu

Kamuflase, upaya bertahan terhadap predator
Gambar 2: Kamuflase pada ikan batu


Materi Evolusi
Evolusi adalah proses perubahan struktur tubuh makhluk hidup yang berlangsung sangat lambat dan dalam waktu yang sangat lama. Perubahan yang terjadi sepanjang masa dapat menyimpang jauh dari aslinya yang dapat dikatakan muncul species baru, sehingga juga dapat menyebabkan terjadinya keanekaragaman makhluk hidup.
Para ahli berpendapat bahwa makhluk hidup yang ada sekarang ini bukanlah makhluk hidup pertama penghuni bumi, tetapi berasal dari makhluk hidup masa lampau yang pernah ada.

Sampai lebih kurang 200 tahun yang lalu orang masih berpendapat bahwa semua makhluk di dunia ini tidak mengalami perubahan sepanjang waktu. Perubahan baru terjadi pada awal tahun 1800-an, yang mana pada saat itu para ilmuwan mulai mempelajari fosil makhluk yang ditemukan.

Dengan perkembangan ilmu geologi, mulai dapat diperkirakan umur fosil yang ditemukan. Sejak saat itu manusia mulai berfikir tentang adanya perubahan untuk makhluk hidup dari waktu ke waktu, sampai akhirnya muncullah berbagai teori evolusi.

A. Teori Evolusi
Evolusi merupakan perkembangan makhluk hidup yang berlangsung secara perlahan-lahan dalam jangka waktu yang lama dari bentuk sederhana ke arah bentuk yang komplek. Namun jika kita menerima anggapan bahwa makhluk hidup sekarang ini berasal dari makhluk hidup di masa lampau yang mengalami perubahan-perubahan secara perlahan-lahan, maka timbul pertanyaan sebagai berikut :

~ perubahan-perubahan bagaimanakah yang terjadi sehingga timbul species baru ?
~ bagaimanakah asal-usul species makhluk hidup yang ada sekarang ini ?
~ faktor-faktor dan kekuatan-kekuatan apakah yang menyebabkan suatu species musnah, sedangkan species lain tidak dapat mempertahankan kelestariannya ?
~ faktor-faktor dan kekuatan apa yang menyebabkan timbulnya species baru ?

Tokoh-tokoh evolusi, evolusi di antaranya :

1. Aristoteles (384 – 322 BC)
Merupakan filosof dari yunani. Teorinya tentang evolusi: evolusi terjadi berdasarkan metafisika alam, yaitu mengubah organisme dan habitatnya dari bentuk sederhana ke bentuk yang kompleks. 
Gambar 3 : Aristoteles

2. Anaximander (500 SM)
Merupakan filosof dari yunani. Teorinya tentang evolusi: Manusia berawal dari makhluk aquatik mirip ikan yang mengalami proses evolusi.
Gambar 4 : Anaximander

3. Empedocles (495 – 435 SM)
Merupakan filosof dari yunani. Teorinya tentang evolusi: kehidupan berasal dari lumpur hitam yang mendapat sinar matahari dan kemuadian secara perlahan berubah menjadi makhluk hidup.
Gambar 5 : Empedocles

Aristoteles (384 – 322 BC), Anaximander (611 – 547 SM), Empedoclas (490 –430 SM)
Penjelasan teori evolusi yang disampaikan oleh ketiga tokoh di atas masih sangat sederhana dan hanya tampak gejalanya saja, sehingga dalam penyampaian gagasan masih kabur yang dikerenakan pengetahuan tentang biologi pada waktu itu masih sangat dangkal.

4. Erasmus Darwin (1731 – 1802)
Merupakan kekek Darwin, menyatakan bahwa fungsional terhadap rangsangan bersifat diwariskan kepada anak-anaknya.
Gambar 6 : Erasmus Darwin
5. George L de Buffon (1707 – 1788)
Menyatakan bahwa variasi-variasi kecil yang terjadi karena adanya pengaruh alam sekitar yang diwariskan sehingga terjadi penimbunan variasi yang ada.
Gambar 7 : George L de Buffon

6. Jean Baptiste de Monet Lamarck (1744 – 1829)
Ahli biologi Prancis yang menyatakan bahwa perubahan yang terjadi pada tubuh makhluk hidup diakbibatkan oleh pengaruh lingkungan, dan perubahan ini diwariskan kepada keturunannya. 
Gambar  8: Jean Baptiste de Monet Lamarck


Untuk menjelaskan pandangan ini ia memberikan contoh jerapah yang berleher panjang. Menurut Lamacrk, jerapah berleher panjang karena mereka memakan daun-daunan pada pohon yang tinggi.

Keadaan alam yang demikian menyebabkan berubahnya leher dan tinggi badan jerapah. Leher dan badannya yang terbiasa tertarik ke atas akhirnya menghasilkan keturunan atau anak-anaknya berleher panjang dan berbadan tinggi.
Gambar 9 : Menurut Lamarck, awalnya jerapah memiliki leher pendek karena terbiasa memakan daun-daun yang tinggi, leher jerapah semakin tinggi, dan karakter inidiwariskan


7. Charles Robert Darwin
Darwin merupakan tokoh yang mengemukakan teori evolosi dan dapat diterima oleh dunia ilmu pengetahuan. Pendapatnya tentang evolusi tertuang dalam bukunya yang berjudul On the Origin of Species by Means of Natural Selection. Pendapat Darwin dapat diterima dalam dunia ilmu pengetahuan karena Darwin menyertakan bukti-bukti atau fakta yang mendukung teorinya.

Pandangan Darwin tentang evolusi didasarkan pada pokok-pokok pikiran sebagai berikut :
~ Tidak ada individu yang sama. Sifat-sifat yang diwariskan selalu bervariasi, dan akan tampak dari keturunan yang seayah dan seibu yang selalu terdapat perbedaan, meskipun keduanya kembar identik.
~ Setiap populasi berkecenderungan untuk bertambah banyak. Sebab setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan untuk berkembangbiak.
~ Untuk berkembangbiak diperlukan makanan dan ruangan yang cukup.
~ Kenyataan menunjukan bahwa bertambahnya populsi tidak berjalan terus menerus. Oleh karena itu kenaikan populasi tidak tak terbatas.

Darwin juga mengemukakan masalah-masalah sebagai berikut :
~ mengapa banyak organisme yang mati sebelum dewasa ?
~ mengapa suatu individu dapat berumur pendek, sedangkan individu yang lain berumur panjang ?

Maka Darwin berpendapat bahwa setiap individu harus berjuang untuk menjaga kelangsungan hidup. Setiap individu harus berusaha mendapatkan unsur-unsur yang diperlukan untuk kelangsungan hidupnya seperti cahaya, makanan, air, dan tempat hidup. Di mana kebutuhan ini di dapatkan dengan persaingan, baik antar species maupun dengan species lain yang berbeda.

Pernyataan Darwin tersebut terkenal dengan seleksi alam (natural selection), yaitu alam mengadakan seleksi terhadap individu-individu yang hidup di dalamnya. Hanya individu-individu yang dapat menyesuaikan diri dengan alam lingkungannya yang akan terus hidup, sedangkan individu yang tidak dapat menyesuaikan dengan lingkungannya akan semakin berkurang, mati atau pindah tempat.


Hal inilah yang dimaksud seleksi alam dalam teori Darwin.
Penjelasan teori evolusi Darwin berpijak pada kenyataan-kenyataan sebagai berikut :
~ adanya variasi dalam satu keturunan
~ adanya kecenderungan bertambah besarnya jumlah populasi
~ adanya perjuangan species utuk mempertahankan kelangsungan hidupnya
~ adanya kenyataan bahwa individu yang berbeda akan melahirkan keturunan yang berbeda, dan hanya individu-individu yang mempunyai sifat yang sesuai dengan lingkungan yang akan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Gambar 10 : Seleksi alam pada jerapah


Dengan adanya penyesuaian atau adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungan yang secara perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit sifat-sifat yang dimiliki akan mengalami perubahan ke arah yang lebih maju atau sesuai dengan habitatnya. Perubahan ini berlangsung dari generasi ke generasi dalam jangka waktu yang sangat lama, sehingga akan munculah sifat yang sangat berbeda dan menghasilkan species baru.

8. Alferd Russel Wallace (1823 – 1913)
A. R. Wallace mempunyai pendapat mengenai evolusi yang hampir sama dengan gagasan yang dikemukakan oleh Darwin. Wallace banyak mengamati keadaan flora dan fauna beserta penyebarannya di semenanjung Melayu termasuk Indonesia. Dari pengamatannya ternyata jenis hewan yang ada di wilayah oriental (Sumatra, kalimantan, jawa dan Sulawesi) mempunyai kesamaan , demikian juga hewan yang ada di wilayah australian (Irian, Maluku).

Dari kedua wilayah itu, jika dibandingkan, hanya Sulawesi yang merupakan daerah transisi, sehingga selat antara pulau Sulawesi dengan Irian disebut daerah Wallace.

1. Perkembangan teori evolusi
Sebenarnya Charles Darwin bukanlah orang yang pertama kali mengemukakan teori evolusi. Sebelumnya telah ada tokoh-tokoh yang pernah mengemukakan teori evolusi tersebut. Tetapi karena Darwin menyertakan fakta-fakta yang logis dan sistematis, maka Charles Darwin yang dijuluki sebagai Bapak Teori Evolusi. Di mana perkembangan teori evolusi tidak dapat dipisahkan dengan teori Darwin, yang meliputi :

a. Ekspedisi Charles Darwin ke kepulauan galapagos
Setelah mengadakan pengamatan dengan teliti, Darwin menemukan 85 macam burung, di antaranya yang menarik adalah burung Finch. Burung itu mempunyai paruh yang bentuk dan ukurannya berbeda-beda, dan menunjukan mempunyai hubungan dengan burung Finch di Amerika Selatan. Bagaimana dapat diterangkan bahwa burung-burung itu mempunyai hubungan dengan Amerika Serikat ?. Dan bagaimana kita dapat menerangkan bahwa burung-burung yang berbeda berasal dari satu keturunan ?.
Gambar 11: Variasi Bentuk Paruh Burung Finch
Selain keunikan pada bentuk dan ukuran paruh burung finch, di kepulauan Galapagos Darwin juga menemukan kura-kura langka yang berukuran besar (raksasa), seperti gambar dibawah ini!
Gambar 12: Kura-kura raksasa yang banyak terdapat di kepulauan galapagos

LEMBAR KEGIATAN SISWA
EVOLUSI
Pendahuluan
Evolusi adalah teori, karena itu evolusi juga terdiri dari berbagai konsep-konsep penyusunya. Disamping sebagai ilmu evolusi juga dikembangkan oleh para ahli. Berikut ini terdapat beberapa konsep evolusi dana nama-nama para ilmuan yang berjasa di dalam mengembangkan teori evolusi itu.
Uraian berikut berisi hal-hal tersebut di atas, ditambah dengan istilah yang berhubungan dengan evolusi, bukti evolusi, dan mekanisme evolusi.
Nama-nama konsep, istilah dan ilmuan yang dimaksud, akan dapat kamu temukan seandainya kamu dapat mengisi teka-teki silang secara lengkap dan benar
Tujuan Kegiatan:
1.       Memahami teori evolusi melalui simulasi sederhana
2.    Mendeskripsikan istilah evolusi melalui beberapa pilihan istilah tentang evolusi

aktivitas
Perhatikan denah teka-teki silang dibawah ini. Bacalah pernyataan untuk isian mendatar dan isian menurun. Kemudia isikan kata-kata yang dimasud ke dalam kotak-kotak yang sesuai


Mendatar
3. Huruf depan diganti L, seorang ahli yang berpendapat bahwa lingkungan berpengaruh terhadap evolusi
5. Sekumpulan makhluk hidup yang mampu saling kawin dan menghasilkan keturunan yang fertile
6. Perubahan pada sifat menurun yang berlangsung secara bertahap dan dalam waktu yang lama
8. Alami/tanpa campur tangan manusia/kata depan mekanisme evolusi Darwin
9. Penampilan suatu individu yang membuatnya berbeda dengan makhluk hidup lainnya

Menurun
1.  Perubahan yang terjadi secara mendadak dan bersifat menetap
2.  jenis yang sama mendiami suatu daerah pada waktu tertentu
4. Menurut Hardy Weinberg, bila dipenuhi beberapa syarat, maka frekuensi gen dan genotip dalam keadaan seperti ini.
7. Yang menulis buku ‘the origin of species by means of natural selection’
8. Salah satu nama burung yang terdapat dikepulauan Galapagos


JENIS EVOLUSI DAN PETUNJUK EVOLUSI
Macam-macam Evolusi
Bermacam-macam jenis proses evolusi menurut kajian beberapa ahli evolusi:
1.    Evolusi berdasarkan arahnya
Konsep evolusi ini dibedakan atas dua bagian yaitu:
a.   Evolusi progresif
Merupakan evolusi yang menuju pada kemungkinan yang dapat bertahan hidup (survival).
Contoh evolusi yang terjadi pada burung finch. Radiasi adaptif pada burung finch yang beradaptasi untuk mempertahankan hidup.
Gambar 13: disamping ini menunjukkan radiasi adaptif pada mamalia
b.  Evolusi regresif
Merupakan proses evolusi yang menuju pada kemungkinan kepunahan.
Contoh evolusi yang terjadi pada hewan dinosaurus
2.    Evolusi berdasarkan pada skala perubahannya
Berdasarkan skala perubahannya evolusi dibedakan atas:
a.   Makroevolusi
Makroevolusi adalah perubahan evolusi yang dapat mengakibatkan perubahan dalam skala yang besar. Adanya makroevolusi dapat mengarah kepada terbentuknya species baru.
Gambar 14 : Pohon filogeni kehidupan
b.   Mikroevolusi
Proses evolusi yang hanya mengakibatkan perubahan dalam skala kecil. Mikroevolusi ini hanya mengarah pada perubahan frekuensi gen atau kromosom
3.    Evolusi berdasarkan hasil akhirnya
a.   Evolusi divergen
Proses evolusi yang perubahannya berasal dari satu species menjadi banyak species baru. Contoh Evolusi divergen adalah moyang vertebrata sebenarnya berjari 5, sekarang vertebrata yang masih memiliki jari 5 adalah manusia dan primate.
b.   Evolusi konvergen
Evolusi konvergen adalah proses evolusi yang perubahannya di dasarkan pada kesamaan struktur antara dua organ atau organisme pada garis sama pada nenek moyang yang sama.
Gambar 15: evolusi konvergen yang ditemukan pada lumba-lumba atau duyung dan ikan hiu yang terlihat sama, padahal ikan hiu termasuk dalam kelompok pisces, sedangkan lumba-lumba termasuk kelompok mamalia
Gambar 16 : Evolusi divergen 

Petunjuk Adanya Evolusi
Mengulang pernyataan Darwin tentang evolusi, evolusi mempunyai arti penurunan dari asal yang sama dengan modifikasi.  Evolusi merupakan proses satu arah dalam waktu yang tidak dapat terbalikan (irreversible) untuk menghasilkan sesuatu yang baru dengan keanekaragaman dan tingkat organisasi yang lebih tinggi. Proses evolusi tidak dapat dikaji secara eksperimental atau secara empiris, oleh karena itu proses ini hanya bisa didukung melalui bukti-bukti langsung.

Bukti-bukti yang mendukung teori evolusi meliputi:

1.  Variasi makhluk hidup yang berasal dari satu keturunan
    Di dunia ini tidak pernah dijumpai dua makhluk hidup yang identik sama. Bahkan anak kembar sekalipun pasti mempunyai suatu perbedaan.
Gambar 17: variasi bentuk dan corak kepik

Gambar : Variasi genetic pada kelompok kumbang
Demikian juga dengan individu-individu yang termasuk dalam satu specieas. Misalnya perbedaan warna, ukuran, berat, kefaalan, kebiasaan dan lain sebagainya.

Jadi antar individu dalam satu species terdapat variasi. Hal ini dapat terjadi karena pengaruh berbagai faktor seperti suhu, tanah, makanan, dan lain-lain. Variasi-variasi satu species dalam perkembangan berikutnya akan menurunkan keturunan yang berbeda. Bila variasi di dalam species itu menghuni daerah yang berbeda, maka dalam perkembangannya akan menghasilkan varian yang berbeda.

Proses seleksi terhadap berbagai jenis hewan dan tumbuh-tumbuhan selama bertahun-tahun akan menghasilkan varian yang makin jauh berbeda dengan moyangnya. Pemuliaan berbagai species liar secara berangsur-angsur akan menghasilkan species baru yang menguntungkan manusia.

Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya variasi merupakan petunjuk adanya evolusi yang menuju ke arah terbentuknya species-species baru.  

2.  Fosil di berbagai lapisan bumi
Fosil dapat diartikan sebagai sisa-sisa binatang atau tumbuhan yang telah membatu. Fosil merupakan catatan sejarah yang sangat penting sebagai penunjuk adanya evolusi.
Dari hasil penelitian fosil diketahui  bahwa pada masa lampau terdapat flora dan fauna yang sekarang tidak ditemukan lagi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan iklim, air, keadaan tanah, suhu, dll.

Dengan membandingkan struktur tubuh hewan yang menjadi fosil dan hewan sekarang, dapat disimpulkan bahwa keadaan lingkungan di masa lampau berbeda dengan sekarang.

Beberapa tokoh yang mempelajari fosil hubungannya dengan evolusi, yaitu  :

~ Leonardo da Vinci (Itali, 1452 – 1519)
Merupakan orang pertama yang berpendapat bahwa fosil merupakan suatu bukti adanya makhluk hidup di masa lampau.

     ~ George Cuvier (Prancis, 1769 – 1532)
Ahli anatomi perbandingan, yang mengadakan study perbandingan antara fosil-fosil dengan makhluk hidup yang ada sekarang. Selanjutnya menyimpulkan bahwa pada masa tertentu telah diciptakan makhluk hidup yang berbeda dari masa ke masa (atau pada setiap yang berbeda diciptakan makhluk yang berbeda pula. Setiap masa diakhiri dengan kehancuran alam, faham ini dikenal dengan kataklisma.
Gambar 18 : Data fosil evolusi kuda
Gambar 19 : Data fosil evolusi kuda

Darwin sendiri mengatakan bahwa makhluk-makhluk hidup yang terdapat pada lapisan  bumi tua mengadakan perubahan sesuai dengan bumi yang lebih muda. Oleh karena itu fosil pada lapisan lapisan bumi yang lebih muda berbeda dengan fosil di lapisan bumi yang tua.

Fosil yang ditemukan diberbagai lapisan bumi yang paling lengkap berupa fosil kuda, yang ditemukan oleh Marsh dan Osborn. Perubahan yang ditunjukan oleh fosil-fosil kuda itu, merupakan petunjuk tentang kebenaran evolusi, yaitu perubahan-perubahan secara berangsur-angsur dalam jangka waktu yang lama. Ilmu yang mempelajari tentang fosil disebut palaeontologi. 
3.  Pola sebaran geografi makhluk hidup
Di samping kepulauan Galapagos, dalam ekspedisinya Darwin selama 5 tahun, juga singgah ke kepulauan Cape Verde,  selanjutnya Darwin membuat perbandingan kedua pulau tersebut.

Keduanya mempunyai keadaan alam geografis dan iklim yang  sama, tetapi mengapa jenis biotanya berbeda  ?. Menurut Darwin, flora dan fauna di Cape Verde berasal dari pantai Afrika, sedang flora dan fauna di kepulauan Galapagos berasal dari daratan  Amerika Selatan. Setiap makhluk hidup mempunyai kecenderungan untuk menyebar ke tempat lain. Penyebaran organisme dapat dibedakan menjadi :

a.  Penyebaran aktif   : bila penyebarannya di dorong oleh faktor kemampuan dari dalam individu sendiri.
Misal :   burung pelikan dari Amerika pindah ke Bali (Indonesia) 
b.  Penyebaran pasif   :  bila penyebarannya disebabkan oleh adanya faktor-faktor luar.
Misal :  kelapa, enceng gondok yang menyebar karena terbawa arus air.
4.  Homologi organ tubuh
Apabila kita mengamati berbagai struktur organ tubuh vertebrata maka kita dapat temukan suatu yang menarik, misalnya anggota tubuh depan dari manusia dipakai untuk memegang, sedang pada burung anggota tubuh depan adalah untuk terbang. Kedua alat tersebut asalnya sama, tetapi karena arah evolusi, kedua organisme itu menjadi berbeda dan akibatnya terjadilah perubahan adaptif yang berbeda pula sehingga fungsinya menjadi berbeda.

Organ-organ dari berbagai makhluk hidup yang mempunyai bentuk asal sama, dan selanjutnya berubah struktur sehingga fungsinya berbeda, disebut homolog.
Gambar 20 : Homologi pada lengan dan tungkai depan
Contoh : ~ tangan manusia homolog dengan kaki depan kuda
             ~ kaki depan gajah homolog dengan sirip dada ikan

Organ-organ dari berbagai makhluk hidup yang mempunyai fungsi sama tanpa memperhatikan asalnya, disebut analog.
gambar 21 : analogi pada sayap

Contoh  : ~ sayap burung analog dengan sayap kupu-kupu
                    ~ belalai gajah analog dengan tangan manusia


Bila kita bandingkan tulang-tulang anggota tubuh depan mulai dari pisces, amphibia, reptilia, aves dan mamalia hingga manusia tampak adanya perubahan-perubahan yang disesuaikan dengan fungsinya.   
5.  Embriologi perbandingan
Hewan multisel yang berkembangbiak secara seksual selalu mengalami tahap-tahap perkembangan, mulai dari zigot sampai fase-fase tertentu, berbagai jenis vertebrata menunjukan adanya persamaan, yaitu mulai dari zigot, morula, blastula, gastrula hingga fase tetentu dari perkembangan embrio.


Gambar: embriologi perbandingan
Setelah fase embrio, fase perkembangan- nya mengalami perbedaan. Adanya persamaan perkembangan pada semua golongan hewan vertebrata tersebut menunjukan adanya kekerabatan.

Perkembangan individu mulai dari sel telur dibuahi hingga individu tersebut mati, disebut ontogeni. Kalau kita bandingkan dengan filogeni, yaitu sejarah perkembangan organisme dari filum yang paling sederhana hingga yang paling sempurna, maka terdapat kesesuaian dimana ontogeni merupakan filogeni yang dipersingkat. Dengan kata lain ontogeni merupakan ulangan atau rekapitulasi dari filogeni.

6. Petunjuk Biokimia
Untuk menetukan jauh dekatnya hubungan kekerabatan antara organisme yang satu dengan yang lain dapat diuji secara biokimia (uji presipitin). Uji ini adalah mengauji reaksi antara antigen-antibodi. banyak sedikitnya endapan yang terbentuk akibat reaksi tersebut dapat digunakan untuk menentukan jauh dekatnya hubungan kekerabatan antara suatu organisme dengan organisme lainnya.



7. Perbandingan fisiologi organisme
Organisme mempunyai ciri-ciri fisiologi yang semua seperti respirasi, ekskresi dan sebagainya. Meskipun secara morfologi dan jumlah sel yang membentuk setiap organisme berbeda-beda, tetapi terdapat kemiripan-kemiripan dalam kerja faal atau fisiologinya.
8.  Peristiwa domestikasi
Mengubah tanaman/hewan liar menjadi tanaman/hewan yang dapat dikuasai dan bermanfaat.
Contoh : Burung Merpati
Variasi warna : putih salju, kuning emas, kemerah-merahan, hitam, berjambul, berkalung, dll.
Variasi jumlah bulu ekor : 12, 40


9. Petunjuk alat tubuh yang tersisa
Pada manusia danbeberapa jenis hewan dapat dijumpai berbagai alat tubuh yang tidak berfungsi. Alat tubuh pada manusia yang tersisa antara lain adalah:
       selaput mata pada sudut mata sebelah dalam
       otot-otot (penggerak) telinga
       gigi taring yang runcing
       rambut pada dada
       buah dada pada laki-laki
       umbai cacing
      tulang ekor.
Pada burung kiwi yang merupakan burung yang tidak dapat terbang terdapat alat tubuh yang tersisa sebagai akibat penyusutan sayap.





Tidak ada komentar: