24 Februari 2009

Uji Vitamin C

UJI VITAMIN C

Latar Belakang
Vitamin adalah suatu zat organic yang diperlukan tubuh sebagai pengaturan proses fisiologis tubuh.Walaupun diperlukan dalam jumlah sedikit tetapi fungsinya tidak dapat digantikan dengan zat-zat lain.
Vitamin C disebut juga asam ascorbat. Vitamin C banyak terdapat pada buah-buahan dan sayuran berwarna hijau. Kekurangan vitamin C mengakibatkan skorbutum, pendarahan pada kulit, kerusakan sendi, dan gusi. Untuk menguji kandungan vitamin C pada bahan makanan dapat menggunakan larutan amiluk Iodida atau bias juga menggunakan betadine.

Tujuan Percobaan:
1. Mengetahui kandungan vitamin C jeruk nipis dan tomat
2. menghitung kadar vitamin C jeruk nipis dan tomat
3. mengkomunikasikan peran Vitamin C pada tubuh

Alat dan bahan:
1. jeruk nipis dan tomat 5. pipet tetes
2. air 6. Tabung reaksi
3. Mortar dan penumbuknya 7. pisau
4. amilum Iodida atau betadine
5. vitamin C tablet

Cara Kerja:
1. Ambillah 3 tabung reaksi dan beri label A, B dan C
2. isilah masing-masing tabung dengan larutan amilum Iodida atau betadine sebanyak 1 ml
3. Tambahkan tetes demi tetes larutan vitamin C kedalam tabung A sampai warna larutan
jernih
4. hitung jumlah tetesan yang diperlukan untuk menjernihka larutan amilum Iodida atau beta-
dine tersebut
5. Ulangi langkah 3 dan 4 untuk tabung B dengan sari jeruk nipis dan tabung C untuk sari
tomat
8. Catat hasil pengamatanmu pada table hasil pengamatan!

Tabel hasil pengamatan

No

Bahan makanan

Jumlah tetesan

Kadar vitamin C

keterangan

1

Larutan Vit C




2

Sari jeruk nipis




3

Sari buah tomat




4

Ekstraks jambu biji




5

Minuman sari buah






Analisis Data:
1. bandingkan jumlah tetesan yang diperlukan dari 2 larutan bahan makanan (sari jeruk
dan sari tomat). Manakah yang jumlah tetesannya lebih kecil dari jumlah tetesan vitamin C
2. Semakin banyak jumlah tetesan berarti semakin ……………… kandungan vitamin C pada
Bahan makanan tersebut

Sekelumit catatan sertifikasi guru. "Sekedar titipan permohonan maaf" Asessor menilai


23 Februari 2009

Uji Makanan






UJI MAKANAN


Menunjukkan kandungan nutrient pada berbagai jenis bahan makanan

A. PENDAHULUAN

Bahan makanan: didalamnya terkandung zat makanan seperti Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan garam mineral


Bahan makanan yang kita konsumsi sehari-hari harus mengandung nutrient yang diperlukan tubuh. Karbohidrat, lemak dan protein merupakan nutrient yang dibutuhkan dalam jumlah besar, sedangkan vitamin dan mineral dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Walaupun dibutuhkan sedikit bahan tersebut harus ada dalam menu makanan kita.

Untuk mengetahui kandungan zat nutrient yang terdapat dalam bahan makanan digunakan indicator uji makan

an yang biasa dikenal dengan istilah reagen. Beberapa reagen yang banyak digunakan untuk mendeterminasi kandungan nutrient dalam makanan adalah:

  1. Lugol / kalium yodida

Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan jenis amilum (tepung)

  1. Benedict / fehling A dan Fehling B

Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan kelompok gula (monosakarida dan di sakarida)

  1. Millon / Molisch / Biuret

Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan kelompok protein

  1. Sudan III / etanol / kertas buram

Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung lemak / minyak

  1. Metilen Blue

Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung vitamin C


B. AKTIVITAS

Untuk mengetahui kandungan zat makanan dalam bahan makanan, cermati langkah kerja uji makanan dibawah ini!

Uji karbohidrat

Langkah kerja dan Hasil Pengamatan

Kesimpulan

Iodine / kalium iodide / KI merupakan reagen untuk menunjukkan kandungan amilum/tepung pada suatu bahan makanan. Warna dasar larutan KI orang

e

Langkah kerja:

Tambahkan 2 tetes larutan KI kedalam 2 ml larutan a

milum atau tepu

ng

Hasil pengamatan:

Larutan tepung berubah warna dari warna asal putih keruh menjadi berwarna biru kehitaman


Perubahan warna larutan tepung menjadi biru kehitaman menunjukkan larutan yang diuji mengandung amilum

Uji kandungan gula

Langkah kerja dan hasil pengamatan

Kesimpulan

Benedict, Fehling A dan Fehling B merupakan reagen yang dapat menunjukkan keberadaan glukosa pada suatu bahan makanan.

Warna dasar dari larutan benedict adalah biru tua.

Tambahkan 5 tetes larutan benedict kedalam 2 ml larutan gula.

Panaskan campuran zat tersebut dalam air mendidih selama 5 menit

Hasil penga

matan:

Campuran larutan gula dengan benedict berwarna biru, setelah pemanasan terjadi perubahan warna secara bertahap mulai dari hijau, kuning dan akhirnya menjadi merah bata


Perubahan warna larutan menjadi merah bata menunjukkan bahwa larutan tersebut mengandung glukosa.

Kadar warna merah pada hasil eksperimen menunjukkan kualitas kandungan glukosa dalam larutan.

Uji Kandungan protein

Langkah kerja dan hasil pengamatan

Kesimpulan

Millon / Mollisch / Biuret merupakan reagen yang dapat menunjukkan keberadaan protein pada suatu bahan makanan.

Warna dasar lauran biuret adalah biru

Langkah ke

rja:

Tambahkan 2 ml larutan biuret (larutan KOH 5 % + larutan CUSO4 5 %) kedalam larutan putih telur.

Hasil pengamatan:

Terjadi perubahan warna larutan putih telur menjadi ungu


Perubahan warna ungu pada larutan putih telur menunjukkan larutan tersebut mengandung protein

Uji Kandungan protein

Langkah kerja dan hasil pengamatan

Kesimpulan

Warna dasar larutan millon adalah ungu

Langkah kerja:

Tambahkan 2 ml larutan millon kedalan 2 ml larutan putih telur. Panaskan larutan dalam air mendidih

Hasil Pengamatan:

Terjadi perubahan warna larutan putih telur menjadi merah

Perubahan warna larutan menjadi merah menunjukkan larutan putih telur mengandung protein

Uji kandungan lemak

Langkah kerja dan hasil pengamatan

Kesimpulan

Kertas saring / kertas buram


Langkah kerja:

Teteskan 3 tetes minyak di atas kertas saring

Hasil pengamatan:

Kertas saring menjadi transparan

Timbulnya transparan pada kertas menunjukkan adanya kandungan lemak dalam minyak

Sudan III


Langkah Kerja:

Tambahkan 2 ml larutan sudan III kedalam larutan minyak.

Hasil pengamatan:

Terbentuk lapisan berwarna merah pada permukaan larutan


Lapisan berwarna merah pada permukaan larutan menunjukkan kandungan lemak dalam larutan

Tes Emulsi


Langkah kerja:

Tambahkan 2 ml larutan etannol kedalam larutan minyak

Hasil pengamatan:

Kumpulan minyak yang berada di permukaan larut menjadi emulsi, warna larutan menjadi putih keruh

Larutnya minyak dalam air yang ditunjukkan dengan perubahan warna larutan menjadi putih menunjukkan kandungan minyak dalam larutan

22 Februari 2009

Ginjal

Sepasang organ yang memiliki kemampuan membuang limbah metabolisme dari darah dan mengatur sejumlah besar cairan dalam tubuh. Unit dasar ginjal yang berukuran mikroskopik dengan struktur tipis disebut nefron. Nefron berfungsi menyaring limbah metabolisme dalam darah dan membuangnya dalam bentuk urin. Ginjal bersama dengan organ sejenis seperti sepsang ureter, kandung kemih, dan uretra membentuk sistem urinaria dalam tubuh manusia.

STRUKTUR GINJAL
Bentuk ginjal seperti biji kacang-kacangan dan berwarna merah gelap. Bentuk permukaan luar ginjal, satu sisi terlihat cembung atau bulat, sedangkan sisi yang lain berlekuk.
Ukuran ginjal: Panjang berkisar 10 - 13 cm, dan ketebalannya berkisar 5 - 7.5 cm.
Gijal terletak di rongga perut bagian belakang, tepatnya disisi kiri dan kanan tulang punggung, dibawah tulang rusuk. masing-masing ginjal dilapisi oleh membran transparan yang disebut kapsula ginjal yang berfungsi melindungi ginjal dari trauma dan infeksi.sisi ginjal yang berlekuk melekat pada pembuluh darah (arteri dan vena)dan saluran ureter yang mengalirkan urin ke kandung kemih.
Fungsi utama dari ginjal adalah membuang limbah beracun dalam darah. Sebagian besar limbah tersebut berisi nitrogen, yang terdapat dalam bentuk urea dan asam urat. Limbah nitrogen tersebut berasal dari proses pemecahan protein dalam sel-sel tubuh.Penyakit-penyakit yang membahayakan akan muncul jika limbah berbahaya ini menumpuk dalam darah. Ginjal yang sehat dengan mudah dapat membersihkan sampah beracun tersebut.

Olimpiade sains Bontang

Acara olimpiade sain tingkat kota Bontang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bontang Bapak Andi Sofyan Hasdam. Acaranya sih udah kadaluarsa, kalo nggak salah tahun 2004. Kenapa baru sekarang kutulis laporan ini, tujuannya nggak lain adalah buat mengingatkan kembali pada anak-anaku kelas 1 dan 2 (khusus kelas 2) bahwa seleksi olimpiade sains tingkat bontang untuk tahun 2009 sudah dekat, persiapkan dirimu sebaik mungkin supaya sekolah yang kita cintai tetap unggul di setiap event-event lomba.

Foto diatas adalah foto kakak kelas kalian angkatan tahun 2007, yang jaket merah namanya priscila yolanda, anaknya cantik, tekun dan ulet. kalo nggak ngerti dia terus "ngejar" guru dimana aja, gak peduli guru itu ngajar kelasnya atau tidak. Motivasinya tinggi untuk menjadi yang terbaik dalam berbagai hal. Hal itu ditunjukkan dari kemampuannya mengalahkan kakak kelasnya dalam olimpiade sains tingkat bontang walaupun saat itu dia baru duduk di kelas 1 SMA, dia mampu menjadi juara 1 untuk bidang biologi. Kesuksesan tersebut berulang setelah dia duduk di kelas 2.