08 September 2016

Pelatihan Guru Pembelajaran Region 4 Bali

Informasi
Kerja kelompok di bimtek Inovasi pembelajaran yang melelahkan, untuk mengusir rasa lelah dan jenuh, coba baca-baca WA group yang bejibun banyaknya. Kalo lagi jenuh gini baca-baca cerita lucu-lucuan teman serasa fresh lagi.

Terakhir ada tanda email masuk, coba ngebuka email dan menemukan ada attachment file yang dikirim. Dalam hati penasaran info apa ya???

Ternyata pemberiyahuan untuk mengikuti Pelatihan Instruktur Nasional Guru Pembelajar. Disurat itu tertera nama-nama guru yang tergabung dalam kelompok Indonesia bagian tengah. Ini nih undangannya!
Coba telusuru bagian dalam undangan, siapa aja sih pesertanya? apa aja syarat dan kelengkapan yang harus dibawa? Nah tau deh .... ternyata meliputi 58 kabupaten/kota dengan jumlah peserta sekitar 250 an.
ini data peserta Instruktur Nasional dari Kaltim

Untuk kota Bontang ada 5 calon IN sebenarnya, tapi sayang Bu Pamrih Hastuti dari SMA N 2 Bontang tidak bisa gabung bersama dengan kami, beliau masih punya tugas yang lebih utama yaitu mendampingi putranya yang sedang liburan di rumah.

Padahal jika ditengok dari daftar nama perserta, nama Bu Pamrih Hastuti itu urutan pertama. Dari hasil analisis ku sepertinya dari kami berlima, dialah the best nya, karena nama yang di bawah sudah sesuai dengan urutan abjad, dan jumlah rapor merah kami sama hehehe ,,,

Gak ada persiapan khusus sih untuk mengikuti kegiatan ini, tapi ada satu yang mengganjal yaitu surat ijin dari atasan yang bersangkutan. Ada salah satu teman yang bilang, form nya nanti diisi ketika sudah sampai di lokasi pelatihan, ada lagi yang bilang surat ijin itu sama dengan tugat tugas. Dilalah nya gak ada satupun dari kami berinisiatif untuk menanyakan ke Panitia tentang itu. Justru yang ditanyakan hanya seputar transportasi, waktu kedatangan dan waktu kepulangan ....

Kami berangkat bertiga, semua perempuan yang gagah perkasa, tiba di Bandara Balikpapan sebelum subuh setelah menempuh perjalan darat selama 6 jam. Terasa bener capeknya duduk terombang ambing, terpuntal-puntal jalan trans Bontang - Balikpapan yang gak begitu mulus.

Sholat subuh selesai, dilanjutkan dengan cek in. Menunggu memang suatu yang menjemukan, benar kata pepatah. Waktu boarding masih sekitar 1 jam 30 menit, kami pakai untuk ngerumpi, capek ngerumpi baca-baca artikel di Hp, trus tanpa kami sadari ternyata kali terlelap di kursi masing-masing. dan tanpa kami sadari sudah ada pemberitahuan boarding. Salah seorang dari kami membangunkan ku, tapi ku belum saatnya boarding masih lama, dan kamipun masih dengan santainya duduk-duduk di ruang tunggu, hingga akhirnya kami tersadar jika nama kami bertiga dipanggil satu persatu untuk segera masuk ke pesawat.

terpontang panting akhirnya kami berlarian menuju ke pesawat hehehe .... satu hati rupanya, pilun ya bertiga pilun .... mungkin efek letih karena perjalanan panjang semalam.

Akhirnya sampailah kami di dalam pesawat, semua mata menatap kami bertiga, seolah berbicara "eh ... lu lu tu ye, denger baek-baek informasi jangan ngerumpi aje"

Dalam perjalananpun kami terlelap pulas, dan terbangun ketika pesawa akan mendarat ... pengganti waktu tidur yang hilang rupanya. Akhirnya kami mendarat di Surabaya, dan masih harus menunggu 2 jam untuk sampai di Bali.

Karena waktu keberangkatan ke Bali masih lama, maka kami putuskan untuk kembali duduk-duduk di depan ruang tunggu. Baru sebentar kami duduk sudah terdengar pengumuman, bahwa pesawat yang ke Bali segera berangkat. Jangan sampai kasus tadi terulang lalu kami coba konfirmasi ke petugas di depan pintu gerbang sambil menunjukkan boarding pass, eh ternyata benar, itu adalah pesawat yang akan menghantarkan kami ke Bali.

Setiba di  Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali, kami langsung carter mobil menuju hotel Mercure Bali Harvestland Kuta. Hotel ini beralamat di jl. by passNgurah Rai No 8 simpang Siur Kuta Badung, Bali. Hotel megah bintang 4 dengan desain yang mewah.
Ketika melengkapi berkas administrasi, barulah kami menyadari ternyata bersamaan dengan surat undangan juga terdapat beberapa form yang harus di isi dan di tandatangani oleh kepala sekolah. Yah .... karena ketidak tahuan dan gak mau bertanya pada panitia. Seharusnya sih, undangan itu yang memberikan Dinas kota setempat beserta kelengkapannya, bukan dari email antar guru yang kenal saling share undangan. Mungkin kurang koordinasi aja kali ya ... 
Setelah selesai melengkapi berkas dan beberapa berkas yang belum ada menyusul sambil jalan kegiatan, kami menuju ke tempat recepcionist untuk minta kamar. nah .... seperti ini nih ruang recepcionisnya. Mbak recepcionisnya ramah dan cantik
Gak tau kan kalo dinding-kotak-kotak itu ruang kantor mereka? ternyata ada pintu  tersamar diantara dinding tersebut. Boleh dong kalau disebut pintu mimikri ... hehehe.
Kebetulan karena kami bertiga dan aku juga sudah di booking oleh teman seperjuangan di media Pembelajaran, dua orang temanku dari Bontang gabung sedangkan aku masih menunggu kedatangan teman seperjuangan dari Lombok. 
Nah .... ini dia kamar ku, di lantai 1 kamar no 162
kecil sih kamarnya, tapi nyaman, dari balik jendela terlihat kolam renang dan ruang makan. Jadi kalau malam biasa terdengar musik dari ruang makan yang menemani tamu hotel makan malam.
Kalau yang ini kamar mandinya, sempit tapi bersih 
Tuh liat ... kecil dan sempit kan?  ruang untuk mandi disekat dengan kaca sehingga memberi kesan sedikit luas.