24 Oktober 2011

Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 2011

BONTANG - Hebat. Kata tersebut sepertinya tidak terlalu berlebihan jika ditujukan kepada Herfen Suryati salah seorang tenaga pendidik Kota Bontang. Betapa tidak, setelah sebelumnya sudah sempat beberapa kali dinobatkan sebagai guru terbaik Nasional bersama beberapa tenaga pengajar asal Kota Taman lainnya, Agustus 2011 lalu Herfen Suryati kembali berhasil meraih juara 2 Guru SMA Berprestasi Tingkat Nasional sekaligus juara 3 Intel Education Award di ajang pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi Tahun 2011

Kegiatan pemilihan guru SMA berprestasi tingkat Nasional bertempat di hotel Milenium Jakarta, melalui 4 tahap penilaian yaitu penilaian portopolio dan deskripsi diri, tes tertulis meliputi tes penguasaan kompetensi profesional, pemahaman wawasan kependidikan, dan tes kepribadian, penilaian karya tulis dan wawancara. Herfen Suryati  meraih nilai maksimal  dan tertinggi 34,17 pada portopolio,  33,2 pada tes tertulis dan 17,11 pada karya tulis. Penilaian kurang menguntungkan didapatnya pada penilaian wawancara dan presentasi.
Hal ini disebabkan terjadi perubahan urutan secara mendadak. Seharusnya ia mendapat giliran kedua, namun karena nomor urut pertama tidak siap di tempat uji, maka presentasi dilanjutkan pada urutan kedua. Alhasil proses wawancara menjadi tidak maksimal. Secara umum selisih total nilai yang diperolehnya dengan pemenang pertama sangat tipis, namun demikian ia merasa sudah cukup puas dengan prestasi yang telah ia capai.
Selain predikat juara 2 Guru Berprestasi Tingkat nasional, guru dengan segudang prestasi inipun berhasil menyabet predikat 3rd Winner of the Best Teacher dari Intel  Indonesia Corp. Penghargaan tertinggi yang diberikan untuk guru-guru yang mengintegrasikan teknologi dalam setiap aspek pembelajaran. “Ini merupakan  suprise, karena kegiatan pemilihan ini tidak ada dalam buku panduan, ternyata pihak intel pun mengirimkan juri untuk menilai sejauh mana pemanfaatan dan penerapan teknologi dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru.

Pengumuman pemenang Intel Education Award 2011 dilakukan di Gedung A kemdiknas senayan jakarta pada tanggal 15 Agustus. "Dua belas guru ini disaring dari 231 guru yang berasal dari 33 provinsi” demikian ujarnya. Berikut nama-nama ke duabelas guru tersebut :
Kategori Guru:
1. Siti Zulfah Sulaiman (SMAN 3 Medan, Sumatera Utara)
2. Mustafa, SST.Par, M.Pd (SMKN 4 Makassar, Sulawesi Selatan)
3. Dra. Herfen Suryati (SMA YPUDP Bontang, Kalimantan Timur)
4. H. Imron Rosidi, S.Pd., M.Pd (SMKN 2 Pasuruan Jawa Timur)
5. Nur Azizah, S.Pd, M.Si (SMAN 1 Koto Baru Dharmasraya, Sumatera Barat)

Kategori Kepala Sekolah dan Pengawas:
1. Drs. Tri Suharnowo, M.M (SMA YPHB Kota Bogor, Jawa Barat


2. Nikmah Nurbaity, S.Pd, M.Pd (SMAN 5 Purworejo, Jawa Tengah
3. Andi Candra, M.Pd (SMAN 1 Lebong Atas, Bengkulu
4. Drs. Ganda Santosa (Dinas Pendidikan Kab. Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)

Kategori Pengajar Luar Biasa (PLB):
1. Solbi, S.Pd (SMALB Prof. Dr. Sri Soedewi, Jambi

Kategori Guru Berdedikasi:
1. Ali Tuasikal (SMAN 1 Pulau Haruku, Maluku) Kategori Tutor Paket-C:
1. Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi (PKBM Budaya DKI Jakarta


 “Banyak manfaat dari kegiatan pemilihan guru berprestasi ini, selain bertemu dengan guru-guru berprestasi di 33 provinsi, peningkatan wawasan profesi, pendidikan, dan pengalaman yang bisa kami peroleh” demikian ungkapnya. Kesan yang paling ketika kami di undang untuk mengikuti upacara detik-detik kemerdekaan RI ke 66 langsung di Istana Negara dan mengikuti sidang paripurna DPR di gedung DPR MPR. Selain itu Presiden SBY pun berkenan menerima kami dan para teladan lainnya ramah-tamah pada tanggal 18 Agustus 2011.


Sejak berkiprah menjadi guru Biologi di Kota Bontang ini, Herfen Sudah meraih 33 Prestasi di tingkat Nasional dan 2 prestasi tingkat Internasional, dan direncanakan pada hari guru Nasional tanggal 25 November nanti beliau merupakan salah satu tokoh yang di nominasikan untuk menerima Satyalancana karya Satya Bidang pendidikan dari presiden RI.
Keberhasilan dan Prestasinya selama ini semua berkat dukungan yang demikian besar dari keluarga, terutama suaminya Drs. Herman Retnandar yang berprofesi sama sebagai guru Biologi di SMA YPK Bontang. Juga dukungan dari dinas Pendidikan Kota Bontang, dinas provinsi khususnya Bapak Musyahrim dan Bapak Nanang Rijono. Terimakasih yang tidak terhingga saya haturkan pada mereka semua, tanpa mereka saya tidak bisa berbuat banyak.

16 Oktober 2011

JARINGAN TANAMAN


Tiga organ tumbuhan yang utama adalah akar, batang dan daun. Seperti yang kita ketahui bahwa organ-organ tersebut  disusun oleh jaringan-jaringan yang bekerja sama untuk tujuan atau fungsi yang sama. Demikian halnya dengan jaringan, tersusun atas sejumlah sel yang memiliki bentuk dan fungsi sama dan membangun fungsi tertentu. Sedangkan sel merupakan unit dasar kehidupan yang tersusun atas atom dan molekul. 

Artikel ini mencoba mengupas tentang berbagai jaringan tumbuhan, tempat dan fungsi mereka dalam tanaman. Hal ini penting untuk di kaji sebab ada beberapa variasi dan modifikasi pada jaringan-jaringan tumbuhan tertentu. Jaringan pada tumbuhan di cirikan dan diklasifikasikan berdasarkan struktur dan fungsi mereka. Organ-organ yang dibangun oleh jaringan tumbuhan, tersusun sedemikian rupa membentuk pola-pola tertentu, sehingga memudahkan dalam mengklasifikasikan tanaman. Sebagai contoh tiga pola jaringan dasar yang ditemukan dalam akar dan batang yang berfungsi untuk menggambarkan antara tanaman berkayu dikotil, tanaman herba (batang basah)  dicotil dan tanaman monokotil.
Gambar : tanaman Herba

JARINGAN MERISTEM
Jaringan yang ditandai dengan sel-sel yang terus membelah disebut jaringan meristem atau jaringan meristematik. Di daerah ini sel-sel baru di hasilkan. Sel-sel baru umumnya berukuran kecil, struktur seperti kotak bersisi enam, dengan sejumlah vakuola berukuran kecil, dan  inti berukuran besar. Terkadang vakuola tidak terlihat sama sekali. Ketika sel membesar dan dewasa, vakuola akan tumbuh dengan bentuk dan ukuran yang berbeda, tergantung dari jenis selnya. Ukuran vakuola dalam sebuah sel dapat mencapai lebih dari 95% dari total volume sel.
Gambar 2 : Jaringan Meristem

Berdasarkan letaknya, jaringan meristem dibedakan atas:

a. meristem apikal
Meristem apikal terletak di dekat ujung akar dan ujung batang (tunas). Sel-sel baru yang terbentuk di daerah meristem, akan menyebabkan akar dan tunas bertambah panjang. 

Pertambahan panjang akar dan batang ini disebut dengan pertumbuhan primer. Contoh: batang pohon akan terus bertambah tinggi. 

Setiap meristem apikal akan menghasilkan kuncup daun dan tunas beserta tiga jenis meristem primer: yaitu protoderm, meristem dasar, dan procambium. Meristem primer ini  menghasilkan sel-sel yang akan membentuk jaringan primer.
Gambar 3 : Macam-macan jenis Meristem interkalar


b. meristem lateral
Meristem lateral menyebabkan terjadinya pertumbuhan sekunder pada tumbuhan. Contoh dari pertumbuhan ini adalah pertambahan ketebalan batang. 

Ada dua macam meristem lateral yaitu pertama adalah kambium vaskular yang biasa disebut kambium saja. Kambium berbentuk silinder tipis bercabang, kecuali pada bagian ujung dimana meristem apikal terdapat, yang berfungsi memanjangkan akar dan batang, pada sebagian besar tanaman perenial (menahun) dan beberapa tanaman herba menahun. Kambium bertanggung jawab untuk memproduksi sel-sel dan jaringan yang dapat meningkatkan ketebalan, atau ketebalan, tanaman. 

Kambium gabus, merupakan jenis meristem lateral kedua, bentuknya hampir menyerupai kambium vaskular, tersusun atas sel-sel berbentuk silinder tipis yang berfungsi untuk memanjangkan akar dan batang. Perbedaannya adalah kambium gabus hanya ditemukan pada tanaman berkayu, karena kambium ini menghasilkan kulit kayu.

Keberadaan  kambium vaskular  dan kambium gabus, menyebabkan adanya aktivitas pembentukan sel-sel dan jaringan baru, aktivitas ini terjadi pada jaringan primer yang telah dibentuk oleh meristem apikal yang telah matang.

c. meristem interkalar
Meristem interkalar ditemukan di rumput dan tanaman sejenis yang  tidak memiliki kambium vaskular atau kambium gabus, hal tersebut menyebabkan batang dan akarnya tidak mengalami pembesaran. Tanaman ini memiliki meristem apikal di daerah tempat menempelnya daun yang disebut nodus, pada bagian ini terdapat tiga jenis jaringan meristem. Meristem ini juga akan secara aktif memproduksi sel baru dan menyebabkan pertambahan panjang akar maupun batang. Meristem interkalar menyebabkan pertumbuhan kembali tanaman rumput yang telah di potong.
Gambar 5 : meristem interkalar


Jaringan Permanen
Ada beberapa jaringan lain pada tanaman tapi tidak aktif memproduksi sel-sel baru. Jaringan ini disebut jaringan nonmeristematic. Jaringan Nonmeristematic terbentuk dari sel-sel yang dihasilkan oleh jarngan meristem dan tersusun menjadi berbagai bentuk dan ukuran tergantung pada fungsi masing- masingdi dalam tumbuhan.

Jaringan non meristematik ini selanjutnya disebut dengan nama jaringan permanen atau jaringan dewasa.  Terkadang jaringan nonmeristematik tersusun atas sel-sel dengan bentuk dan ukuran sejenis atau sama, jaringan ini disebut jaringan permanen sederhana, terkadang juga jaringan non meristematik ini disusun oleh berbagai bentuk dan ukuran sel, disebut jaringan permanen kompleks.

Jaringan Permanen Sederhana
Ada tiga tipe dasar jaringan permanen dewasa, sesuai dengan jenis sel-sel penyusunnya yaitu:

1. Sel-sel Parenkima, membentuk jaringan parenkima. 
Sel-sel parenkim merupakan jenis sel yang paling banyak di jumpai seluruh bagian tubuh tumbuhan. Sel-sel ini umumnya berbentuk bulat, dinding sel yang tipis, dengan banyak sudut atau poligonal dengan 14 sisi,  vakuola besar dan mengandung berbagai hasil sekresi termasuk pati atau amilum, minyak, tanin, dan kristal, dinding sel yang tipis, dengan banyak sudut atau poligonal. 
Gambar 6: Jsringan Parenkima

Beberapa sel parenkim mengandung banyak  kloroplas terdapat pada jaringan yang ditemukan di daun. Jaringan Parenkima seperti ini disebut dengan nama Klorenkima. Fungsi utama dari  jaringan jenis ini adalah untuk fotosintesis, sedangkan jaringan parenkima yang tidak memiliki  kloroplas biasanya digunakan untuk penyimpanan makanan atau air. Selain itu, beberapa kelompok sel parenkima yang tersusun rengang dengan ruang-ruang udara yang besar, seperti pada batang tanaman air, (teratai, kiambang, dll) jaringan ini disebut aerenchyma. Sel parenkim dapat menjadi meristematik kembali, yang berfungsi untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan tanaman. sel dan jaringan parenkima menyusun sebagian besar dari buah yang dapat dimakan.

2. Sel-sel Collenchyma membentuk jaringan collenchyma. 
Sel-sel ini memiliki protoplasma hidup, seperti sel parenkim, dan akan tetap hidup untuk jangka waktu yang lama. Perbedaan utama antara jaringan parenkima dengan kolenkima adalah perbedaan pada ketebalan dinding selnya. sel-sel kolenkima memiliki dinding sel lebih tebal dibandingkan sel-sel parenkima. Pada irisan melintang, sel-sel kolenkima terlihat memiliki penebalan dinding sel tidak merata. 
Gambar 7: Jaringan Kolenkima

Sel collenchyma terletak tepat di bawah epidermis, umumnya dengan bentuk sel memanjang dan dinding sel yang selain lentur juga kuat. Sel-sel parenkima banyak terdapat pada jaringan yang baru tumbuh, memberi kekuatan dan sokongan pada tanaman muda tersebut, memberikan kekuatan pada organ daun dan bunga.

3. Sel-sel Sclerenchyma membentuk jaringan sclerenchyma. 
Sel ini memiliki dinding sel yang teba dan kuat terbentuk dari lignin, Sel-sel sclerenchyma yang telah dewasa atau tua merupakan sel mati, secara umum berfungsi memberikan kekuatan dan kelentingan pada organ tumbuhan.
Gambar 8 : Sel-sel jaringan Sklerenkima

Sel-sel sclerenchyma memiliki dua bentuk yaitu:

a. Sklereid, 
merupakan sel-sel sklerenkima yang tersebar merata diseluruh bagian organ tanaman. terkadang sel-sel Sklereid berkelompok atau bergabung dengan jaringan lain. Sebagai contoh adanya sifat seperti pasir pada buah pir, sifat berpasir buah pir ini disebabkan adanya sklereid. sklereid biasanya disebut juga sel-sel batu.

b. serabut, 
merupakan sel-sel sklerenchyma yang berhubungan dengan jaringan yang ada di akar, batang, daun dan buah-buahan. Biasanya sel-sel serat lebih panjang dengan rongga kecil di bagian tengah sel. saat ini lebih dari 40 jenis tanaman yang dimanfaatkan serabutnya untuk pembuatan tekstil (bahan pakaian), tali, dan bahan kanvas, semua memanfaatkan serat yang berasal dari sel-sel serabut sklerenkima.

sel-sel dan Jaringan Ekskresi
Hasil dari aktivitas seluler, zat-zat yang terakumulasi dalam sel kadang-kadang dapat merusak protoplasma sel terebut. Oleh karena itu penting bahwa materi-materi ini sebaiknya di isolasi dari protoplasma atau di keluarkan dari dalam tubuh tanaman. 

Meskipun sebagian besar materi-materi tersebut adalah bahan yang tidak terpakai, beberapa subtansi merupakan komponen vital untuk menjalankan fungsi normal tubuh. Contoh: minyak atsiri dalam jeruk,  resin dalam pinus, lateks/getah karet, opium, nektar, parfum dan hormon tanaman. 
Gambar 9 : resin dan getah dari sel-sel eksresi
Gambar 10: Getah Opium

Umumnya, sel-sel sekretori berasal dari sel-sel parenkim dan dapat berfungsi sendiri-sendiri  atau sebagai jaringan. Terkadang material-material tersebut memiliki nilai komersial yang tinggi.

Jaringan Kompleks
Jaringan yang tersusun lebih dari satu jenis sel, disebut sebagai jaringan yang kompleks. Xilem dan floem adalah dua jaringan kompleks yang paling penting dalam tanaman, fungsi utama dari jaringan ini adalah transportasi air, ion, zat makanan terlarut di seluruh tubuh tumbuhan. Meskipun beberapa jaringan yang kompleks dihasilkan oleh meristem apikal, sebagian besar tanaman berkayu diproduksi oleh kambium vaskuler dan sering dihubungkan sebagai jaringan pembuluh.

Jaringan kompleks lainnya termasuk epidermis dan periderm. 

Epidermis tersusun atas sel-sel yang menyerupai jaringan parenkima dan berfungsi membentuk penutup atau pelindung untuk semua organ tanaman. 

Epidermis dapat termodifikasi menjadi sel-sel khusus yang memungkinkan gerakan air dan gas masuk dan keluar dari tubuh tumbuhan. kelenjar sekretori, berbagai rambut-rambut halus, sel-sel kristal yang di akumulasi dan terisolasi, dan sel-sel lain yang meningkatkan penyerapan dalam akar. 

Periderm sebagian besar merupakan sel-sel gabus dan karena  membentuk kulit luar dari tanaman berkayu. 

Epidermis dianggap sebagai jaringan kompleks karena kantong-kantong sel parenkima tersebar di seluruh sel epidermis.





Xilem
Jaringan xilem merupakan jaringan tumbuhan yang berbentuk seperti batang pipa pada tanaman. Bayangkan kumpulan batang pipa di sepanjang sumbu utama akar dan batang. 

Xilem berfungsi membawa air dan seluruh zat terlarut, yang tersusun atas  kombinasi sel parenkim, serabut, saluran, tracheids dan trakea. Tabung panjang terbentuk dari kumpulan sel yang sambung menyambung membentuk saluran, sambungan antar sel masing-masing terbuka.




08 Oktober 2011

Tugas Biologi


Untuk seluruh kelas X (Xa, Xb, Xc, Xd, Xe, Xf dan Xg) ....
Silahkan download Tugas dibawah ini ....
Kerjakan disekolah pada saat Pelajaran Biologi ...
Kemudian dikumpulkan secara kolektif ke guru piket ppada hari tersebut
Selamat mengerjakan!

Download disini --> kunci dikotom

Download disini --> Klasifikasi


----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tugas untuk kelas XI IPA
Untuk Hari Rabu ....
Download disini

24 September 2011

Intel Education Award

Intel Berikan Penghargaan untuk Guru Melek Teknologi

http://www.tempo.co/hg/it/2011/08/16/brk,20110816-352087,id.html
foto bersama pemenang dari seluruh Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta - Intel Indonesia memberikan penghargaan kepada 12 guru, kepala sekolah, dan pengawas dari sekolah negeri yang mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar.

Penghargaan tahunan dengan tema "Intel Education Awards" ini dilakukan oleh Intel Education Initiative dan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia, pada Senin, 15 Agustus 2011.
"Dua belas guru ini disaring dari 231 guru yang berasal dari 33 provinsi," kata Imelda Adhisaputra, Direktur Corporate Affairs Intel Indonesia di Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2011.

Para guru itu melalui berbagai tahapan, termasuk wawancara dan prensentasi untuk memaparkan penerapan teknologi dalam metode belajar mengajar mereka.
Imelda mengatakan tahun ini adalah penganugrahan ketiga Intel Education Awards. Dari tahun ke tahun, ia mengatakan telah melihat banyak contoh luar biasa dari pendidik yang menggunakan teknologi untuk meningkatkan hasil belajar mengajar.

Tahun ini misalnya, kata dia, ada guru dari Pulau Haruaku, Maluku, yang melakukan pemanfaatan teknologi meski dengan fasilitas terbatas, bahkan listrik disana pun tidak stabil.
Siti Zulaifah Sulaiman, Guru SMAN 3 Medan, pemenang Kategori Guru, mengatakan tidak ingin guru kalah bersaing dengan muridnya dalam pemanfaatan teknologi. "Kami selalu ditantang untuk selangkah lebih maju daripada murid. Teknologi membuat kami bisa memberikan lebih banyak untuk para murid," ujarnya.
Herfen Suryati, Guru Biologi asal Kota Bontang, pemenang kategori Guru, mengatakan keberadaan teknologi sangat membantu dalam peningkatan aktivitas belajar siswa dan sebagai sumber belajar global. teknologi menghilangkan batas jarak dan waktu, sehingga guru tetap bisa monitoring aktivitas siswa dan melakukan proses pembelajaran tidak hanya di dalam kelas.

Imelda mengatakan Intel Education Awards ini merupakan bagian dari Intel Teach Program yang menyediakan bimbingan teknologi bagi para pendidik untuk memanfaatkannya dalam proses belajar mengajar dan program ini telah melatih 75 ribu tenaga pengajar sejak diluncurkan empat tahun lalu.
Sementara itu, daftar pemenang Intel Education Awards antara lain:

Kategori Guru:
1. Siti Zulfah Sulaiman (SMAN 3 Medan, Sumatera Utara)
2. Mustafa, SST.Par, M.Pd (SMKN 4 Makassar, Sulawesi Selatan)
3. Dra. Herfen Suryati (SMA YPUDP Bontang, Kalimantan Timur)
4. H. Imron Rosidi, S.Pd., M.Pd (SMKN 2 Pasuruan Jawa Timur)
5. Nur Azizah, S.Pd, M.Si (SMAN 1 Koto Baru Dharmasraya, Sumatera Barat)

Kategori Kepala Sekolah dan Pengawas:
1. Drs. Tri Suharnowo, M.M (SMA YPHB Kota Bogor, Jawa Barat
2. Nikmah Nurbaity, S.Pd, M.Pd (SMAN 5 Purworejo, Jawa Tengah
3. Andi Candra, M.Pd (SMAN 1 Lebong Atas, Bengkulu
4. Drs. Ganda Santosa (Dinas Pendidikan Kab. Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)

Kategori Pengajar Luar Biasa (PLB):
Solbi, S.Pd (SMALB Prof. Dr. Sri Soedewi, Jambi
Kategori Guru Berdedikasi:
Ali Tuasikal (SMAN 1 Pulau Haruku, Maluku) Kategori Tutor Paket-C:
Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi (PKBM Budaya DKI Jakarta

22 Agustus 2011

Sel

Apa itu sel ?
Sebuah sel dapat didefinisikan sebagai "unit struktural dan fungsional dari kehidupan". Mari memahami sel melalui analogi berikut. Bayangkan sebuah gedung sekolah. Setiap sekolah terdiri dari sejumlah ruang kelas. Setiap kelas memiliki empat dinding. Setiap dinding terdiri dari batu bata. Secara struktural, setiap bata adalah unit terkecil dari bangunan sekolah. Begitu juga sel di tubuh, yaitu unit struktural. Untuk memahami makna fungsional dari sel, mari bayangkan keadaan kelas. Setiap kelas memiliki jumlah siswa. Dari para siswa ada seorang ketua kelas. Ketua kelas ini melapor kepada guru tentang keadaan kelasnya. Unit fungsional terkecil dari kelas adalah siswa. Begitu juga dengan sel tubuh. Tubuh tumbuhan dan hewan terbuat dari sel-sel. Namun, sel mereka berbeda. Studi kami tentang sel tumbuhan vs sel hewan pada paragraf berikutnya akan membantu untuk memahami perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan.

Gambaran tentang sel tumbuhan dan sel hewan
Ada perbedaan struktural dan fungsional antara tanaman dan hewan. Ini diwujudkan dalam bentuk perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan. Namun, mereka tidak sepenuhnya berbeda karena fakta bahwa mereka berdua makhluk hidup dan persyaratan dasar yang sama.
Baik tanaman dan hewan eukariota, mereka memiliki inti selyang memiliki kromosom. Mereka memiliki membran sel yang mengelilingi sel yang mengatur pergerakan zat masuk dan keluar dari sel. Berbagai organel sel tumbuhan mengapung dalam cairan yang disebut sitoplasma yang memberikan perlindungan dan media untuk transfer bahan di dalam sel. Perbandingan sel tanaman dan sel hewan pada tabel di bawah ini memudahkan untuk memahami perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan.

Cel tumbuhan Vs Cel Hewan
Dibawah ini kita akan mempelajari perbedaan karakteristik dari sel tumbuhan dan sel hewan.





Perbedaan antara sel tumbuhadan sel hewan

Sel tumbuhan
1. Ukuran sel
....Besar
2. bentuk sel
....Rectangular
3. vakuola
....vakuola terletak di tengah. Vakuola hamper memakan 90% ruang dari volume sel. Vakuola menyimpan air dan memelihara sel tetap mengembang
4. dinding sel
....Dinding sel yang kaku (terbuat dari selulosa) ada ditepi sel tumbuhan untuk membantu itu mempertahankan bentuknya
5. kloroplas
....Ada. Klorofil adalah pigmen penangkap energi matahari dan digunakan oleh tanaman untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis. pigmen ini ada di kloroplas.
6. pembelahan sel
....Pembelahan sel terjadi karena pembentukan plat sel di tengah sel yang sedang membelah. Ini menjadi dinding sel antara dua sel anak
7. sentrosom
....Ada namun dalam tingkatan yang lebih rendah. Tanaman tidak memiliki pusat perorganisasian mikro tubulus (MTOC) yang dapat menghasilkan mikrotubulus.
8. sentriol
....Tidak ada. Instead two small clear areas called polar caps are present
9. lisosom
....tidak ada
10 badan golgi
.....badan golgi, dikenal sebagai sub unit yang disebut dictyosomes

Sel hewan
1. ukuran
....Lebih kecil dari sel tumbuhan
2. bentuk sel
....Circular
3. vakuola
....Jika ada, sejumlah vakuola kecil yang tersebar di seluruh sitoplasma yang menyimpan air, ion dan bahan limbah
4. dinding sel
....dinding sel tidak ada. Hal ini membuat sel hewan lebih elastis
5. kloroplas
....Tidak ada. Sel hewan tidak memiliki pigmen ini, mereka tidak bisa membuat makanan sendiri
6. pembelahan sel
....sel Hewan membagi dengan pembentukan alur belahan dada. Ini dibentuk sebagai kromosom pindah ke ujung poros mikrotubulus dibentuk oleh sentriol.
7. sentriol
....Ada. Sentriol membantu dalam pemelahan sel hewan dengan menciptakan spindle mikrotubulus yang menarik kromosom secara berlawanan saat pembelahan terjadi
8. sentrosom
....Ada
9. lisosom
....Ada. Lisosom adalah vesikel yang mengandung enzim yang menghancurkan organel sel sel mati dan lainnya
10. badan golgi
......badan golgi kompleks yang hadir dekat dengan nukleus


Selain perbedaan tersebut antara sel tumbuhan dan hewan, organel lain seperti nukleus,,mitokondria retikulum,endoplasma dan ribosom yang ada di sel tumbuhan dan sel hewan. Sebuah penelitian yang lebih rinci dari sel tumbuhan vs sel hewan akan menunjukkan lebih banyak perbedaan. Namun, perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan dibahas dalam tulisan ini adalah perbedaan secara mendasar dan cukup untuk mengetahui perbedaan antara tanaman dan binatang secara keseluruhan.




Membran Plasma
mengelilingi semua sel hidup, dan organel sel yang merupakan bagian terpenting dari sebuah sel. Membran plasma mengontrol bagaimana zat dapat bergerak keluar dan masuk dari sebuah sel dan bertanggung jawab untuk berbagai properti lain dari sel. Membran yang mengelilingi nukleus dan organel lain memiliki struktur yang hampir identik dengan membran sel. Membran tersusun oleh fosfolipid, protein dan karbohidrat diatur dalam struktur mosaik cair, seperti yang ditunjukkan pada diagram ini.

Fosfolipid membentuk lembaran tipis, fleksibel, sedangkan protein "mengambang" dalam lembar fosfolipid seperti gunung es, dan karbohidrat memanjang keluar dari protein.

Fosfolipid tersusun atas dua lapis, dengan bagian polar berupa kepala pospat yang hidrofilik menghadap ke luar, dan bagian non-polar, berupa ekor yang hidrofobik dari asam lemak saling berhadapan di tengah bilayer. Lapisan hidrofobik ini bertindak sebagai penghalang untuk molekul semua kecuali molekul-molekul yang kecil. Lapisan ini secara efektif mengisolasi kedua sisi membran (dalam dan luar). Berbagai jenis membran dapat mengandung fosfolipid dengan asam lemak yang berbeda, mempengaruhi kekuatan dan fleksibilitas dari membran, dan membran sel hewan juga mengandung kolesterol yang terikat bersama-sama dengan asam lemak yang berfungsi menstabilkan dan memperkuat membran.





Protein biasanya terletak satu sisi lapisan ganda fosfolipid yang lain (protein integral), tetapi ada juga terletak di salah satu permukaan fosfolipid (protein perifer). Mereka dapat geser sekitar membran sangat cepat dan bertabrakan satu sama lain, tetapi tidak pernah dapat pindah dari satu sisi ke sisi lain dari pospolipid. Protein memiliki asam amino yang bersifat hidrofilik ketika berhubungan dengan air di luar membran, dan asam amino yang bersifat hidrofobik ketika berhubungan dengan rantai lemak di bagian dalam membran. Protein sekitar 50% terdiri dari massa membran, dan bertanggung jawab untuk membentuk properti membran.
1. Protein dalam membran biasanya terlibat dalam pengangkutan zat melintasi membran (lebih detail di bawah).
2. Protein pada permukaan dalam membran sel biasanya melekat pada sitoskeleton dan terlibat untuk mempertahankan bentuk sel, atau motilitas sel.
3. Protein pada permukaan luar membran sel dapat bertindak sebagai reseptor yang memiliki kekhususan tempat ikatan untuk hormon atau senyawa kimia agar dapat melekat (berikatan. ikatan ini kemudian memicu peristiwa lain dalam sel. Mereka juga mungkin terlibat dalam signaling sel dan pengenalan sel, atau mereka mungkin enzim, seperti maltase di usus kecil (lebih dalam pencernaan).



Karbohidrat ditemukan pada permukaan luar dari semua membran sel eukariotik, dan melekat pada protein membran atau kadang-kadang ke fosfolipid. Protein dengan karbohidrat yang melekat disebut glikoprotein, sedangkan fosfolipid dengan karbohidrat yang melekat disebut glikolipid terpasang. karbohidrat merupakan polisakarida pendek tersusun dari berbagai monosakarida yang berbeda, dan membentuk mantel sel atau glikokaliks luar membran sel. Glikokaliks terlibat dalam perlindungan dan pengenalan sel, dan sebagai antigen seperti antigen ABO pada sel-sel darah yang biasanya dipermukaan sel glikoprotein.
perlu di ingat bahwa membran sel tidak hanya disusun oleh bilayer pospolipid, tetapi juga disusun oleh komponen lain seperti lemak, protein dan karbohidrat.

Gerakan melintasi membran sel
Membran sel merupakan penghalang untuk sebagian besar zat, dan kemampuan ini memungkinkan bahan-bahan menjadi terkonsentrasi di dalam sel, dikeluarkan dari sel, atau dipisahkan secara sederhana dari lingkungan luar. Ini adalah compartmentalisation sangat penting bagi kehidupan, karena memungkinkan tempat terjadinya reaksi-reaksi mustahil untuk terjadi. Sel eukariotik juga dapat memilah bahan di dalam organel. Dengan demikian jelas bahan-bahan dibutuhkan untuk dapat memasuki dan meninggalkan sel, dan ada lima metode utama oleh zat dapat bergerak melintasi membran sel:
1. difusi
2. osmosis
3. transport pasif
4. transport aktif
5. vesikel



Difusi sederhana



Beberapa zat dapat menyebar langsung melalui bagian lipid dari membran sel. satu-satunya zat yang dapat melakukan hal ini adalah molekul larutan lemak seperti steroid, atau molekul yang sangat kecil, seperti H2O, O2 dan CO2. Untuk molekul-molekul tersebut tidak ada penghalang sama sekali dalam membran sel. Difusi lemak tersebut (jelas) merupakan proses difusi pasif, tidak ada energi yang terlibat dan zat hanya bisa bergerak searah gradien konsentrasi (dari yang sedikit ke yang banyak. oleh sel, dan terjadi secara alamiah jika terdapat dua konsentrasi yang berbeda di dalam dan di luar sel.

osmosis

Osmosis adalah proses difusi air yang melintasi membran. sebenarnya merupakan bagian dari proses difusi sederhana, dan difusi air lebih dikenal dengan istilah osmosis. Isi sel pada dasarnya larutan dari sejumlah larutan yang berbeda, dengan konsentrasi larutan yang tinggi, yaitu lebih banyak molekul terlarut, dibandingkan jumlah molekul air. Molekul air dapat berdifusi bebas melintasi membran, dengan tetap memakai prinsip searah gradien konsentrasi, yaitu air berdifusi dari encer ke larutan yang konsentrasi zat terlarutnya tinggi.












Potensial air (tekanan air)
Osmosis dapat diukur dengan menggunakan potensi air, sehingga kita dapat menghitung ke arah mana air akan bergerak, dan seberapa cepat. Air potensial (Y, berasal dari bahasan yunani, diucapkan "sy") menunjukkan konsentrasi efektif dari air. tensial air diukur dalam satuan tekanan (Pa, atau biasanya kPa), dan aturan adalah bahwa air selalu "berferak" dari potensial air tinggi ke potensial air rendah (dengan kata lain itu sedikit seperti potensial gravitasi atau potensial listrik). air murni memiliki Y = 0, yang merupakan potensi air tertinggi, oleh sebab itu semua larutan memiliki potensial Y <0, dan Anda tidak mungkin menemukan Y> 0.










Tekanan Osmotik
tekanan osmotik merupakan istilah yang lebih umum yang digunakan untuk menggambarkan osmosis. semakin tinggi konsentrasi suatu larutan, akan semakin tinggi tekanan osmotiknya. oleh sebab itu tekan osmotik berkebalikan dengan potensial air. sehingga air bergerak dari larutan konsentrasi rendah ke larutan konsentrasi tingi. Untuk menentukan pergerakan air lambang yang digunakan selalu Y bukan OP (potensial air).

Sel dan osmosis
Konsentrasi air (atau OP) dari larutan yang mengelilingi sel akan mempengaruhi keadaan sel, karena adanya osmosis. Ada tiga konsentrasi larutan yang mungkin dipertimbangkan:
1. larutan isotonik : larutan dengan OP sama (konsentrasi sama) dengan sel
2. Larutan hipertonik : larutan dengan konsentrasi tinggi dari sel
3. larutan hipotonik : arutan dengan konsentrasi lebih rendah dari sel
Efek dari konsentrasi pada sel-sel seperti diagram ini::

Skema diatas merupakan kejadian yang terjadi pada sel-sel hidup setiap waktu
1. Sel hewan sederhana (protozoa) hidup di habitat air tawar, dikelilingi oleh larutan hipotonik dan harus terus-menerus perlu untuk mengeluarkan air dengan menggunakan vakuola kontraktil untuk mencegah pembengkakan dan lisis pada sel.
2. Sel yang hidup di lingkungan laut yang dikelilingi oleh larutan hipertonik, dan harus secara aktif memompa ion ke dalam sel mengurangi kehilangan air melalui osmosis.
3. Tanaman kayu yang muda bergantung pada turgor sel untuk mendukung mereka, dan tanpa air cukup kayu-kayu tanaman yang muda akan layu.
Tanaman mengambil air melalui sel-sel rambut akar mereka dengan cara osmosis, dan secara aktif harus memompa ion ke dalam sel mereka untuk menjaga mereka tekanan osmotik sel dibandingkan dengan tanah. Hal ini sangat sulit untuk akar tanaman yang ada di dalam air garam.

Transportasi pasif (difusi terfasilitasi)

Transpor pasif adalah pengangkutan zat melintasi membran melalui molekul protein trans-membran. Protein transpor bekerja cenderung spesifik yaitu hanya untuk satu molekul (sedikit seperti enzim), sehingga zat hanya bisa menyeberang membran jika mengandung protein yang sesuai. Seperti namanya, peristiwa ini adalah proses difusi pasif, sehingga tidak ada energi yang terlibat dan zat hanya bisa bergerak searah gradien konsentrasi.
Ada dua jenis protein transport:
1. Protein channel (saluran) membentuk saluran berisi air pori atau saluran dalam membran sel. Hal ini memungkinkan zat bermuatan (biasanya ion) untuk berdifusi melintasi membran. beberapa channel dapat menjadi pintu (dibuka atau ditutup), yang memungkinkan sel untuk mengontrol ion-ion yang masuk dan keluar dari sel.
2. Protein pembawa (carier) yang memiliki tempat ikatan untuk zat terlarut khusus dan secara konstans menyelinap diantara dua celah sehingga celah secara bergantian terbuka ke sisi bawah membran yang berlawanan.

Transportasi Aktif

Transpor aktif adalah pompa zat yang melintasi membran dengan pompa olekul protein-trans-membran. Protein mengikat molekul dari larutan yang akan diangkut ke salah satu sisi membran, perubahan bentuk, dan melepaskannya ke sisi lain. Protein bersifat sangat spesifik, sehingga ada beberapa pompa protein yang berbeda untuk setiap molekul yang akan diangkut. Pompa protein juga enzim ATPase, mengkatalisis pemecahan ATP ADP + g fosfat (Pi), dan menggunakan energi yang dilepaskan untuk mengubah bentuk dan pompa molekul. Sifat pemompaan merupakan proses aktif dan mekanisme transportasi aktif hanya dapat mengangkut zat yang berlawanan gradien konsentrasi. Na + K + Pompa. Protein transpor ini ada hampir di semua membran sel hewan, dengan jumlah yang banyak dan struktur penting dari semua pompa membran.

Ponpa ion Na+ K+ merupakan pompa yang kompleks, yang memompa sekaligus tiga ion natrium keluar dari sel dan dua ion kalium ke dalam sel untuk setiap molekul ATP yang digunakan. Ini berarti bahwa, terlepas dari jenis ion bergerak, karena adanya beda potensial dimembran sel. Ini disebut potensial membran, dan hal ini juga dimiliki oleh sel-sel hewan. Potensial membran ini bervariasi 20-200 mV, tetapi dan selalu negatif di dalam sel. Dalam kebanyakan sel pompa ion Na+ dan K+ pompa berjalan terus menerus dan menggunakan 30% dari seluruh energi sel (70% digunakanoleh sel saraf).




Kecepatan difusi suatu zat yang melintasi membran meningkat seiring peningkatan gradien konsentrasinya, tetapi sedangkan difusi sederhana menunjukkan hubungan linear, difusi terfasilitasi memiliki hubungan melengkung dengan tingkat maksimum. Hal ini disebabkan kecepatannya dibatasi oleh jumlah protein transpor. kecepatan transportasi aktif juga meningkat dengan peningkatan gradien konsentrasi, tetapi yang paling penting meningkatnya kecepatan transportasi ketika tidak ada perbedaan konsentrasi yang membran. Transpor aktif akan berhenti jika respirasi seluler berhenti, karena tidak ada energi. Proses yang dijelaskan sejauh ini hanya berlaku untuk molekul kecil. polisakarida dan nukleotida) dan meskipun seluruh seluruh isi sel masuk dan keluar dari sel dengan menggunakan membran vesikel.

Endositosis
Endositosis adalah transportasi zat-zat ke dalam sel. zat atau molekul dibungkus oleh lipatan membran sel, yang kemudian melengkung menutup untuk membentuk vesikel tertutup. Sebenarnya zat atau molekul tersebut belum menyeberangi membran sel, kemudian dicerna dan produk molekul kecil di absorbsi dengan menggunakan metode di atas. Ketika bahan-bahan yang masuk kedalam vesikel berukuran kecil dikenal dengan nama pinocytosis (sel minum), dan jika molekul yang masuk ke vesikel berukuran besar (seperti sel darah putih menelan bakteri), maka dikenal sebagai fagositosis (sel memakan).




eksositosis
Eksositosis adalah transportasi bahan keluar dari sel. Eksositosis merupakan kebalikan dari endositosis. Bahan-bahan yang akan dikeluarkan dari sel pertama-tama harus dibungkus dalam membran vesikel, biasanya dari retikulum endoplasma kasar dan Badan Golgi. Hormon dan enzim pencernaan disekresikan melalui proses eksositosis dari sel-sel sekresi dari kelenjar usus dan endokrin. Kadang-kadang bahan dapat lolos langsung melalui sel-sel tanpa pernah melakukan kontak dengan sitoplasma apabila di ambil dengan cara endositosis di salah satu ujung sel dan melewati oleh eksositosis di ujung lain.



Lembar kegiatan (LKS) difusi download disini


30 Juni 2011

Pemilihan Guru Prestasi Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2011

.......Berawal dari adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Bontang tentang pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi, terlintas keinginan untuk mengikuti kembali ajang ini seperti 6 tahun yang lalu. Namun ada rasa sungkan untuk mengusung atau mengajukan diri. Namun dukungan dan motivasi dari teman-teman menyemangati untuk ikut kembali bertarung di ajang bergengsi ini.
......Pemilihan Guru, kepala dan pengawas di tingkat Kota Bontang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2011, namun sayang pada tanggal yang bersamaan aku harus mengikuti even yang juga sangat berharga bagi pengembangan ke-profesionalisme-an, yaitu aku terpilih untuk mengikuti Training Course on Environmental Education yang diselenggarakan oleh QITEP (Quality Improvement of Teachers and Education Personnel in Science) di Bandung, tapi atas kebaikan pengawas dari dinas kota Bu Purwantini, aku dapat dispensasi, ikut ujian susulan, tapi ujian presentasi tidak boleh juga susulan.
......Sekembali dari Bandung tanggal 28 mei 2011, langsung mengikuti serangkaian tes pemilihan guru berprestasi tingkat kota Bontang hingga sore. Sebenarnya hasil pemilihan sudah bisa di umumkan saat itu juga, tapi ternyata masih tertunda, karena beberapa juri yang semuanya dari dinas pendidikan kota Bontang, masih berdebat keras untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemenang di tingkat SMA. pertentangan antara kubu yang objektif menilai dengan kubu yang harus memperjuangkan seseorang karena status PNS. "semua pemenang dari kepala TK, SD, SMP dan SMA dari guru swasta, guru TK, SD, SMP juga dari guru swasta, masa guru SMA juga dari swasta" ujar salah seorang juri yang notabene juga pengawas. Lain lagi komentar salah satu pengawas yang objektif "kalian semua sudah butakah, prestasi guru swasta ini gak cuma nasional, tapi sudah tingkat Internasional, sedangkan guru PNS yang anda usung cuma punya sertifikat level kota saja". Entahlah ... akhirnya aku harus bulak-balik harus melengkapi ini, melengkapi itu .... wuih .... menurutku ini perjuangan tersulit selama aku mengikuti lomba, yaitu pemilihan guru prestasi tingkat KOTA bontang.
......Pengumuman resmi pemenang pemilihan guru prestasi tingkat Kota Bontang di umumkan pada tanggal 17 Juni 2011, aku berhasil meraih juara 1 dan berhak untuk mewakili Kota Bontang untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi.
Lagi-lagi semua serba dadakan .... pengumuman pemenang baru di umumkan tanggal hari jum'at tanggal 17 juni (sebulan setelah setelah seleksi dilaksanakan), pada tanggal 20 seluruh berkas dokumen portopolio harus dikumpulkan di provinsi. "bak berjalan di tengah malam buta berkaca mata hitam" alias informasi atau petunjuk penyusunan atau informasi lainnnya tidak pernah ada.
......Alhamdulillah informasi lengkap dan detil akhirnya ku dapat langsung dari Pak Nanang (ketua penyelenggara pemilihan guru berprestasi provinsi), terimakasih banyak Pak Nanang, engkau bagaikan lilin penerang di kebutaan malam.
......Tanggal 26 - 30 Juni proses pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi di selenggarakan yang bertempat di Hitel Grand Sawit Samarinda. Tapi sebelum masuk di kegiatan tersebut aku masih harus menuntaskan kuliah sabtu-minggu ku.
Jam 12.30 aku tiba di Hotel Grand Sawit, disana teman-teman yang berasal dari Bontang juga baru datang, dan kami langsung registrasi kedatangan.
Jam 15.00 acara pembukaan, selayang pandang tentang proses pemilihan guru berprestasi di jelaskan panjang lebar oleh Ketua penyelenggara Drs. Nanang Riyono, M.Pd. inilah gaya santai dari Dosen Universitas Mulawarman
nah ... foto-foto dibawah ini adalah wajah-wajah guru berprestasi wakil dari 14 kabupaten/kota. total semua peserta adalah 78 orang yang terdiri dari:
......Tarakan, Bontang, Balikpapan dan Samarinda masing-masing mengirimkan 10 peserta. Berau, Kutai Timur, PPU dan pasir masing-masing mengirimkan 4 peserta, kabupaten malinau 2 peserta dan Bulungan 1 peserta.
Peresmian pembukaan pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi tingkat provinsi dilakukan oleh Kabid Dikmen Dr.H. Asli Nuryadin, yang mewakili kadis provinsi yang sedang berada di Sabah Malaysia.
inilah gaya Pak kabid yang sedang memberikan arahan:
Acara pembukaan selesai sekitar jam 17.00, dan setelah makan malam langsung dilanjutkan dengan tes kemampuan pedagogik. nah .... inilah wajah-wajah keseriusan peserta:
Lain peserta, lain lagi dengan panitia, inilah wajah-wajah juri dan panitia saat ujian tengah berlangsung:
Tes masih brlangsung keesokan harinya yaitu hari senin tanggal 27 Juni 2011 dimulai jam 08.00 10.30 untuk tes ke profesionalismean, dan jam 11.00 - 12.30 tes kemampuan sosial kemasyarakatan.
setelah ishoma acara dilanjutkan dengan tes wawancara. Saat wawancara ternyata aku dapat urutan ke 9, dan itu berlangsung hampir mendekati maghrib. Wawancara berjalan lancar, dan ada secercah harapan secara implisit tersirat dari hasil wawancara.
..... Untuk kelompok guru wawancara telah selesai sekitar jam 18.00, tetapi untuk kelompok kepala sekolah dan pengawas, wawancara masih berlanjut hingga jam 22.00.
Kulihat pengawas TK-SD Kota Bontang yang se kamar dengan ku, mulai jenuh, saking lamanya menunggu giliran, karena dia mendapat giliran yang terakhir.
Keesokan harinya acara pemilihan dilanjutkan dengan presentasi hasil penelitian tindakan kelas. disini aku dapat urutan ke empat. jadi tidak terlalu lama menunggu. Wawancara usai, selesai sudah semua rangkaian acara pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi. Tinggal menunggu pengumuman esok hari.
......Akhirnya datang juga puncak acara pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi, inilah wajah-wajah tegang menunggu pembacaan putusan pemenang
Sementara peserta menunggu dengan perasaan bar debar (kata orang madura), eh ... di ruang ke panitiaan, sedang ada gladi resik penayangan nama-nama pemenang, dengan menggunakan Laptop Pak Nanang. Lihatlah betapa seriusnya mereka:
Dari pada stress nungguin acara penutupan, ada-ada aja ide para peserta, mereka memanfaatkan waktu luang untuk foto bersama, ini kontingen samarinda. Mereka begitu kompak, sampai pada pakaian pun mereka kompak
Yang ini kontingen dari Balikpapan, seragaman juga loh ....
Yang ini kontingen dari paser:
Kontingen lainnya yang serasi dari PPU
Inilah kontingen yang paling "berwarna" ... Bontang getu loh!
Lihat juga dong, ternyata para panitia juga tidak mau ketinggalan foto bersama
......Akhirnya acara pembacaan Putusan Pemenang tiba juga, tapi sebelumnya ada beberapa pandangan-pandangan yang diberikan oleh para pemenang dan sekaligus acara penutupan yang langsung dipimpin oleh Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kalimantan Timur.
Inilah data Pemenang Lomba Pemilihan Guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi Tingkat provinsi Kalimantan Timur.

Kelompok kepala TK/RA
Juara 1 Ritha Sarofah, dari TK Budi Bakti Samarinda
Juara 2 Sulastri, dari TK Negeri Long Ikis Paser
Juara 3 Supartini, dari TK YPK Bontang

Kelompok Kepala SD
Juara 1 Beda Arini, dari SD kristen Sunodia Samarinda
Juara 2 Sriwati, dari SD 006 Sangkulirang Kutai Timur
Juara 3 Lista pritanti, dari SDIT istiqomah Balikpapan

Kelompok Kepala SMP
Juara 1 Atik Sulistyawati, dari SMPN 21 Samarinda
Juara 2 H. Saprudin Arzuki, dari SMP YPK Bontang
Juara 3 Saeful Bahri, dari SMPN 14 Balikpapan

Kelompok Kepala SMA
Juara 1 Rakim, dari SMA YPK Bontang
Juara 2 Abdul Rozak F, dari SMA 15 Samarinda
Juara 3 Suprapto, dari SMA 5 berau

Kelompok Guru TK
Juara 1 Murtianik, dari TK Negeri Long Ikis Paser
Juara 2 Ida Susanti, dari TK Asy Syadied Samarinda
Juara 3 Wahidah, dari TK Hang Tuah Balikpapan

Kelompok Guru SD
Juara 1 Umi Sayekti, dari SD 007 Samarinda Ulu Samarinda
Juara 2 Abrory Syatiri, dari SD Nasional KPS Balikpapan
Juara 3 Endah W, dari SD YPPSB 1 Sangata Kutai Timur

Kelompok Guru SMP
Juara 1 Umar Sutrisno, dari SMPN 7 Samarinda
Juara 2 Martuah L, dari SMPN 1 PPU
Juara 3 Kasmal, dari SMP 14 Balikpapan

Kelompok Guru SMA
Juara 1 Herfen Suryati, dari SMA YPVDP Bontang
Juara 2 Atik S Rahayu, dari SMA 10 melati Samarinda
Juara 3 Tatik Widayani, dari SMAN 1 Sangata Kuai Timur

Kelompok Pengawas SD
Juara 1 Purwantini, pengawas TK/SD Kota Bontang
Juara 2 H. Rachmat S, pengawas TK/SD kota Samarinda
Juara 3 Winoto, pengawas TK/SD kutai Timur

Kelompok Pengawas SMA/SMK
Juara 1 Sunarso, Pengawas kota Samarinda
Juara 2 Ardiansyah, pengawas kota Balikpapan
Juara 3 Kun Widayati, Pengawas Kabupaten berau

Bagi pemenang pertama, masih bertahan 1 hari lagi, untuk mendapatkan pembekalan untuk mempersiapkan diri maju ke tingkat nasional. sedangkan yang lainnya sudah diperbolehkan untuk kembali ke daerahnya masih-masih, tapi bagi kontingen yang berasal dari berau dan tarakan, masih diperkenankan memperpanjang tinggal di Hotel 1 hari lagi.
Pak Nanang tampaknya sudah sangat letih, ia hampir terjatuh saat akan makan malam, namun semangat tidak pernah luntur .... Bravo Pak Nanang, You're my inspiration
Pembekalan berlangsung selama 1 hari, banyak informasi-informasi baru yang bermanfaat untuk lebih menyempurnakan dokumen portopolio, dan strategi-strategi lainnya. Terimakasih banyak Pak Nanang yang begitu telaten, semangat dan sabar membimbing kami, walaupun setelah malam mata kami semua sudah setengah watt, dan wajah-wajah yang sangat lelah.
Hari kamis, hari terakhir, kami di undang ke Dinas Pendidikan provinsi untuk ikut apel pagi, yang dilanjutkan dengan pertemuan dengan Kadis pendidikan. Banyak informasi dan harapan kepala dinas pada 10 orang wakil Kaltim ini, untuk bisa memberikan kontribusi selanjutnya bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di provinsi Kaltim, beliau juga menyarankan untuk dibentuk ikatan alumni untuk lebih mempererat silaturahmi antar guru-guru berprestasi yang akhirnya diharapkan terbentuknya kerjasama dalam upaya-upaya peningkatan mutu pendidikan di Kaltim.
..... Pada acara tersebut juga Pak Kadis menunjuk Aku sebagai wakil kaltim untuk mengikuti kegiatan kemah di wilayah perbatasan (KAWASAN) yang akan di selenggarakan di desa Bongkar, Kecamatan tebing, Kabupaten karimun kepulauan Riau, berbatasan dengan Singapura Tanggal 10 - 14 oktober 2011.
.....Selesai berkunjung ke Kadis pendidikan aara pembekalan masih berlanjut lagi dengan Pak Nanang dan beberapa kesepakatan dengan teman-teman. Jam 12.00 akhirnya selesailah semua kegiatan dan kami bersiap kembali ke hotel untuk berkemas-kemas pulang menuju Bontang. Sebuah kegiatan yang sangat meletihkan, menegangkan, tapi menyenangkan, bisa bertemu dengan guru-guru prestasi dari 14 kabupaten/kota berbagi pengalaman dan cerita.

22 Juni 2011

Ekologi

Istilah ekologi pertama kali diperkenalkan oleh Ernest Haeckel. Ekologi berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata, yaitu oikos yang artinya rumah atau tempat hidup, dan logos yang berarti ilmu. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

TINGKAT ORGANISASI DLM EKOSISTEM


Tingkatan organisasi makhluk hidup dari yang terendah sampai yang tertinggi adalah



1. Individu / species
Individu merupakan satu makhluk hidup tunggal. Suatu individu dikatakan satu species jika dapat melakukan interhibridisasi menghasilkan keturunan yang fertil.



2. Populasi
Kumpulan makhluk hidup sejenis yang hidup di daerah yang sama pada waktu yang sama. Misalnya, populasi pohon kelapa dikelurahan Tegakan pada tahun 1989 berjumlah 2552 batang.



3. Komunitas
Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.



4. Ekosistem
Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya fisiknya.
Kubangan air yang berisi jentik nyamuk, ganggang, kecebong disebut ekosistem



5. Bioma
Bioma merupakan ekosistem dalam skala yang luas. Berbagai bioma tersebar dari kutub utara sampai dengan kutub selatan sebagai berikut:


....1). Bioma hutan hujan tropis,


....2). Bioma hutan gugur,


....3) bioma hutan homogen / taiga,


....4) bioma tundra/ padang lumut,


....5) bioma hutan meranggas,


....6) bioma hutan mangrove,


....7), bioma padang rumput


....8) bioma gurun



6. Biosfer
Biosfer merupakan kumpulan bioma-bioma dipermukaan bumi


Komponen penyusun ekosistem
Ekosistem dibentuk dari interaksi antara komponen biotic dengan komponen abiotik.



1. Komponen Biotik
Komponen biotik adalah makhluk hidup, terdiri dari:
a. Tumbuhan, yang berperan sebagai produsen
b. Hewan yang berperan sebagai konsumen, terdiri atas herbivore, karnivora dan omnivora
c. Pengurai terdiri atas decomposer dan detritivor



2. Komponen Abiotik
Komponen abiotik berarti bukan makhluk hidup, disebut juga komponen fisik dan kimia. Komponen abiotik terdiri dari:
a. Suhu:
b. Air
c. Kelembaban
d. Udara
e. Garam-garam mineral
f. Tanah



Interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya
1. Interaksi antar – individu
Interaksi antar individu adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup satu dengan makhluk hidup lain yang sejenis, atau hubungan interaksi yang terjadi dalam populasi



Contoh interaksi antar individu dalam populasi andalah pembagian tugas masyarakat lebah dan rayap.
Interaksi kompetisi antar individu dalam populasi disebut interaksi intraspesifik. Contoh interaksi intraspesifik adalah perebutan memperoleh kebutuhan hidup, akibatnya ada invidu yang memperoleh kebutuhan hidup banyak dan yang memperoleh kebutuhan hidup sedikit bahkan menyebabkan kematian.

2. Interaksi antar populasi
Interaksi antar populasi adalah hubungan timbale balik antara makhluk hidup satu dengan lain yang tidak sejenis.



Bentuk interaksi antar populasi dapat berupa:
a. Predasi
Predasi merupakan bentuk interaksi makan dan dimakan antar makhluk hidup..



b. Kompetisi
Kompetisi antara populasi disebut juga populasi interspesifik

c. Simbiosis
Simbiosis berarti hidup bersama antara dua species yang berbeda. Salah satu species bertindak sebagai species yang ditumpangi, sedangkan species lain bertindak sebagai penumpang (simbion)



Jenis simbiosis adalah:
- Simbiosis mutualisma

- Simbiosis komensalisme

- Simbiosis parasitisme

10 Juni 2011

Transportasi Melalui Membran Plasma


Translate by Fahmi Arief Hidayat

Transportasi di membran plasma sangat penting bagi kehidupan sel diantaranya adalah:
• Perpindahan zat tertentu melalui sel untuk mendukung reaksi metabolisme.
• Zat tertentu dihasilkan oleh sel seperti bahan limbah sel yang harus dikeluarkan


Terdapat 2 jenis proses transportasi diantaranya adalah:
Transportasi Pasif
o Zat yang melintasi membran akan turun gradien konsentrasinya dalam suatu
perpindahan molekul.
o Energi kinetik merupakan partikel dasar yang bergerak.
o Tidak ada masukan energi dari sel.
o Misalnya: Difusi, Osmosis.
o Zat-Zat difusi difasilitasi harus mengikat protein yang spesifik agar dapat melintasi
membran sel.

Transportasi aktif
o Sel energi digunakan untuk perubahan zat yang melawan terhadap gradien konsentrasi.
o Sel energi dalam bentuk ATP


Transportasi pasif

Difusi
Difusi merupakan pergerakan senyawa dari daerah konsentrasi tinggi ke rendah. Perbedaan konsentrasi antara kedua daerah ini sering disebut sebagai “gradien konsentrasi”, difusi akan terus berlangsung sampai gradien ini telah dieliminasi. Difusi yang bergerak dari daerah konsentrasi tinggi menuju ke rendah, (dibandingkan dengan transpor aktif , yang sering melintasi dari daerah konsentrasi rendah ke daerah konsentrasi yang lebih tinggi, dan itu disebut juga "melawan gradien konsentrasi").


ketika gradien konsentrasi telah dieliminasi, maka tidak ada pertukaran maupun perubahan senyawa yang terjadi. Meskipun senyawa bisa melintasi keluarnya dari satu daerah ke daerah yang lain, maka akan diimbangi dengan pergerakan jumlah senyawa yang sama ke arah yang berlawanan.
Difusi secara biologis sangatlah penting, karena gradien konsentrasi dalam tubuh akan segera dibuang. Misalnya, aktivitas metabolisme yang mengkonsumsi oksigen, yang akan mengurangi konsentrasi dalam aliran darah; difusi oksigen dalam alveoli paru-paru memungkinkan untuk diisi ulang.
Sebuah proses pasif di mana suatu pencampuran acak oleh zat partikel yang terjadi karena energi kinetik.
kedua zat pertikel yang terlarut (zat terlarut) dan pelarut (larutan yang mengalami
difusi)

o Jika suatu zat yang terlarut dalam keadaan konsentrasinya tinggi di satu bidang larutan
dan zat molekul yang terlarut akan segera menyebar ke daerah yang konsentrasinya
lebih rendah. kemudian menjadi merata di seluruh larutan dan dikatakan dalam keadaan
equilibrium. Partikel akan terus bergerak secara acak oleh energi kinetik, tanpa adanya
perubahan konsentrasi.

• Zat juga dapat menyebar melalui membran permeabel.

Faktor-faktor yang mempengaruhi laju difusi melintasi membran plasma

§ Kecuraman dari gradien konsentrasi
• Semakin besar perbedaan antara kedua sisi membran, semakin tinggi tingkat difusi.

§ Suhu
• Semakin tinggi suhu, semakin cepat laju difusi.

§ Massa zat menyebarkan
• Semakin besar penyebaran massa partikel, semakin lambat laju difusinya.

§ Luas permukaan
• Semakin besar luas permukaan membran yang tersedia, semakin cepat lajunya difusi.
Misalnya: kantung udara dari paru-paru memiliki luas permukaan yang besar untuk difusi oksigen dari udara ke dalam penyakit paru-paru. Beberapa diantaranya seperti emfisema, yang mengurangi area permukaan, dapat memperlambat laju difusi oksigen dan mudah kesulitan dalam bernapas.

§ Jarak Difusi
• Semakin besar jarak dimana difusi harus terjadi, lama waktu yang dibutuhkan.
Difusi yang melintasi membran plasma hanya membutuhkan beberapa sekian detik, karena cairan membran pneumonia terkumpul dalam paru-paru, cairan tambahan dapat meningkatkan jarak difusi karena oksigen harus bergerak melalui kedua cairan membran untuk mencapai darah.


Difusi melalui lapisan ganda pada lipid.

§ Struktur kerangka dasar selaput plasma lipid merupakan lapisan ganda.
§ Non polar, molekul hidrofobik berdifusi bebas melalui lapisan ganda lipid membran
plasma sel dengan bantuan protein. Misalnya: O 2, CO 2, gas Nitrogen, asam lemak,
steroid, vitamin yang larut dalam lemak.
§ Misalnya: Pergerakan oksigen dan karbon dioksida antara darah dan badan sel. dan
Pergerakan oksigen dan karbondioksida antara darah dan udara selama proses
pernafasan

Difusi ion melalui membran.

§ Saluran membran sebagian besar melalui saluran ion.
§ Setiap ion dapat berdifusi melintasi membran hanya pada tempat-tempat tertentu.
§ Dalam plasma membran, saluran ion selektif yang paling banyak adalah Kalium atau saluran ion. Klorida tersedia untuk ion natrium dan kalsium.
§ Difusi ion umumnya lebih lambat daripada difusi melalui lipid bilayer. Walaupun
lebih dari satu juta ion kalium tetap dapat mengalir melalui saluran K dalam satu detik!
§ sebuah saluran dikatakan sebagai gerbang dari saluran protein bertindak sebagai "plug" atau "gerbang", dalam mengubah bentuk dengan cara membuka dan menutup pori-pori.
§ Ketika gerbang saluran terbuka, ion berdifusi masuk atau keluar dari sel, maka turunlah
gradien konsentrasi kimianya .
§ membran plasma dari berbagai perbedaan jenis sel yang memiliki jumlah saluran ion dan menunjukkan permeabilitas yang berbeda dalam berbagai macam ion.

Osmosis
Osmosis merupakan proses perpindahan atau pergerakan molekul antara zat pelarut, dari larutan yang konsentrasi zat pelarutnya tinggi menuju larutan yang konsentrasi zat pelarutnya rendah melalui selaput atau membran selektif permeabel atau semi permeabel. (Dalam proses biologi, biasa dikenal dengan istilah difusi terhadap molekul air) Sebagian besar membran sel-sel permeabel segera menuju ke air, dan difusi air berperan penting dalam fungsi kehidupan biologi. Istilah khususnya biasa disebut juga dengan osmosis.
Apa yang membuat pergerakan jaringan dari pelarut dapat melalui permukaan membran permeabel yang selektif.
Dalam sistem kehidupan, Pelarut merupakan air yang digerakkan oleh osmosis melalui membran plasma dari permukaan air yang konsentrasinya tinggi menuju ke permukaan yang konsentrasinya rendah.
Dengan kata lain, air bergerak melalui selaput selektif permiabel dari permukaan konsentrasi pelarutnya yang lebih rendah ke permukaan konsentrasi pelarutnya yang lebih tinggi.
Molekul air dalam melewati membran plasma terdapat 2 cara yaitu:
o Pergerakan melalui lapisan ganda lipid
o Pergerakan melalui aquaporins (membran protein integral yang dapat berfungsi sebagai saluran air
o Osmosis hanya terjadi ketika membran permeabel terhadap air tetapi tidak untuk pelarut tertentu.
o tekanan osmosis
o tekanan hidrostatis
Pengukuran tonisitas adalah untuk mengukur dan mengubah volume sel dari kadar air.
o o o hipotonik, isotonik, Hipertonik
Penggunaan Medis Isotonik, Hipertonik dan hipotonik.

Isotonik
o RBC dan sel-sel tubuh lainnya akan rusak jika terkena larutan hipertonik. Jadi
sebagian besar fluds 4 merupakan isotonik.
• Misalnya: Larutan garam isotonik (0,9% NaCl)
• D5W (dekstrosa 5% dalam air)

Hipertonik
o Manitol sangat berguna untuk mengobati pasien dengan cairan pada otak serebral
dimana adanya kelebihan cairan interstisial di dalam otak. Penyebabnya osmosis dari
cairan interstisial ke darah. Ginjal dapat mengekskresikan kelebihan air dari darah
menuju urin.

Hipotonik
o Diberikan melalui urat nadi yang dapat digunakan untuk mengobati orang yang
sedang mengalami dehidrasi. Dalam larutan hipotonik bergerak dari darah ke dalam
cairan interstisial dan kemudian ke sel-sel tubuh untuk rehidrasi.

Difusi Difasilitasi
Difusi difasilitasi (facilitated diffusion) adalah pergerakan zat yang melintasi membran sel dan melibatkan protein pembawa. Protein pembawa tergolong protein transmembran yang memiliki tempat pelekatan terhadap ion atau molekul yang akan ditransfer ke dalam sel. Setiap molekul atau ion memiliki protein pembawa yang khusus, misalnya untuk pelaluan suatu molekul glukosa diperlukan protein pembawa yang khusus untuk mentransfer glukosa ke dalam sel. Ingatlah, bagaimanapun juga, bahwa difusi difasilitasi adalah proses pasif, dan zat yang terlarut akan segera bergerak ke bawah gradien konsentrasi.
Kantung-kantung alveoli/grapikel kecil yang terletak di ujung dari tabung bronkial. Di sinilah tempat oksigen akan berdifusi ke dalam alveoli dan dipertukarkan dengan karbon dioksida.
• Dilakukan oleh zat terlarut yang melalui kutub atau melalui lapisan ganda lipid kemudian menyebar melalui saluran membran.
• Zat yang terlarut akan mengikat ke sebuah pembawa (transporter) tertentu di salah satu sisi membran dan akan melepaskan ke daerah sisi lain setelah pembawa (transporter) mengalami perubahan bentuk.
• Zat yang terlarut akan lebih sering dibawa ke daerah sisi membran dengan konsentrasi zat terlarut lebih tinggi.
• Tingkat difusi difasilitasi ditentukan oleh kecuraman dari gradien konsentrasi dalam melintasi membran.
• Jumlah pembawa sudah tersedia dalam membran plasma batas atas tempat yang maksimum dalam mengangkut semua pengangkutan yang ditempati. akhirnya, transportasi secara maksimum akan segera tercapai, dan tidak ada lagi peningkatan lebih lanjut melalui gradien konsentrasi. Tapi, difusi difasilitasi akan tetap meningkat.
• Misalnya: Hormon Insulin mempromosikan penyisipan banyak jenis salinan tertentu Glukosa akan dibawa ke dalam membran plasma sel tertentu, dengan demikian akan berpengaruh terhadap insulin dalam meningkatkan glukosa yang akan dibawa ke membran plasma untuk difusi difasilitasi glukosa menjadi transporter sel yang lebih. Dengan adanya badan sel dapat mengambil glukosa dari darah dengan cepat.

Penyaringan
Filtrasi adalah pergerakan air dan zat molekul yang terlarut melintasi membran sel karena tekanan hidrostatik yang dihasilkan oleh sistem kardiovaskular. Tergantung pada ukuran pori-pori membran, hanya zat terlarut dari suatu ukuran tertentu yang bisa melewatinya. Misalnya, membran pori-pori kapsula Bowman dalam ginjal yang bentuknya sangat kecil, dan hanya albumin yang merupakan bagian terkecil dari protein, memiliki perubahan yang bisa dijadikan sebagai filtrasi sampai selesai, di dalam membran pori-pori, hati sel-sel yang sangat besar, memungkinkan berbagai zat yang terlarut dapat di metabolisme