22 Desember 2011

DIET GOLONGAN DARAH FAKTA ATAU FIKTIF

karakter golongan darah dengan bahan makanan
Diet Golongan Darah adalah cara makan suatu bahan makanan yang disesuaikan dengan jenis golongan darah seseorang (A, B, AB, atau O). Teori tentang "diet golongan darah" ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, sejak pertama kali diperkenalkan oleh Peter J. D'Adamo, ND (Sons GP Putnam, New York, 1996) dalam bukunya yang berjudul makanlah yang tepat sesuai dengan golongan darah. Dokter naturopati Peter D'Adamo, menyajikan gagasan bahwa jenis golongan darah seseorang menentukan bahan makanan mana yang baik dan bahan makanan mana yang harus di hindari. Buku ini menyajikan asal-usul antropologi dari ke empat jenis golongan darah dan menjelaskan mengapa setiap jenis darah mengembangkan antibodi spesifik terhadap makanan tertentu. Antibodi adalah protein darah yang memiliki kemampuan mengidentifikasi dan menyerang zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Protein spesifik yang banyak terdapat di semua jenis makanan adalah lektin. Selama proses pencernaan, lektin dikeluarkan oleh berbagai jenis makanan tersebut. ketika lektin memasuki aliran darah, beberapa lektin berikatan dengan sel-sel darah merah dan menyebabkan mereka untuk tetap bersama-sama, proses ini disebut aglutinasi (penggumpalan).



Dr D'Adamo menunjukkan bahwa selama adanya pengikatan antara lektin dengan sel-sel darah merah, menyebabkan banyak masalah yang berkaitan dengan kesehatan seperti nyeri lambung, pencernaan yang buruk, sakit kepala, diare, penyakit hati, dan masalah ginjal, dan banyak lagi penyakit-penyakit lainnya. Diet Golongan Darah mencakup sejumlah daftar makanan yang harus di hindari, daftar makanan yang netral dan bahan makanan yang bermanfaat bagi tubuh. Dr D'Adamo juga menjelaskan bahwa diet golongan darah ini tidak hanya meningkatkan kesehatan seseorang, tetapi juga untuk mencapai berat badan yang ideal.
apa golongan darahku ya


Pengetahuan tentang golongan darah pertama kali ditemukan oleh Dr. Karl Landsteiner pada tahun 1901. Ia menemukan ada 4 tipe golongan darah manusia, dengan diberi simbol tipe A, B, AB, dan O. Menurut Landsteiner jenis darah tidak kompatibel satu sama lain dengan antibodi. Antibodi merupakan protein darah yang menyebabkan penggumpalan pada darah jika jenis darah yang berbeda dicampur. Peristiwa pencampuran darah biasanya terjadi melalui proses transfusi. Ketidakcocokan golongan darah antara resipien (penerima) dengan donor (pemberi) menyebabkan terjadinya peristiwa aglutinasi (penggumpalan) darah. Aglutinasi yang terbentuk dalam pembuluh darah akan menyumbat aliran darah, yang akan berakibat fatal yaitu kematian. Dr D'Adamo's ayah dari peter James, yang juga seorang dokter naturopati melihat bahwa bahan makanan yang berbeda akan lebih bermanfaat untuk beberapa pasien dibandingkan yang lain. Dalam bukunya, satu makanan pada seseorang, bisa menjadi racun bagi orang lain. Hal ini bisa terjadi karena golongan darah yang berbeda-beda.
teori tentang golongan darah menurut Landsteiner


Dr Peter D'Adamo melanjutkan penelitian ayahnya dengan mempelajari proses aglutinasi yang terjadi antara jenis darah tertentu dan makanan tertentu. Berdasarkan hasil analisis dari ahli antropolog tentang asal usul golongan darah seseorang. Golongan darah manusia yang paling awal manusia adalah tipe O. Orang-orang zaman primitif lebih suka berburu, maka diet makanan yang dianjurkan untuk orang bergolongan darah ) adalah makanan yang didominasi oleh daging. orang yang bergolongan darah O mengembangkan antibodi terhadap lektin yang ditemukan dalam makanan agrikultur seperti gandum dan biji-bijian. D'Adamo menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah O harus makan bahan makanan lebih mirip dengan nenek moyang purba mereka yaitu bahan makanan yang berupa daging dan dengan sedikit biji-bijian.


Golongan darah selanjutnya adalah tipe B. Sebagai bangsa kuno yang bermigrasi dan beradaptasi dengan perubahan iklim golongan darah B lebih berevolusi. Bahan makanan yang dibutuhkan oleh orang yang bergolongan darah B lebih luas dibandingkan orang yang bergolongan darah O. Orang yang bergolongan darah B dapat mengkonsumsi daging, sayuran dan susu. Menurut Dr D'Adamo orang yang bergolongan darah B lebih sedikit memebentuk antibodi terhadap lektin yang ditemukan dalam daging dan tepung. Dia juga mengatakan bahwamengapa orang dengan golongan darah B lebih toleran terhadap produk susu dibandingkan dengan jenis darah lainnya.


Golongan darah selanjutnya adalah Tipe A. Saat kondisi lingkungan berubah, manusia mulai merubah pola makannya, dari makan daging meenjadi mengkonsumsi tumbuhan. Karena adanya perubahan pola makan tersebut, maka terjadi evolusi pada golongan darah A, yaitu terbentuk antibodi untuk lektin yang ada pada daging. Menurut D’Adamo, individu dengan golongan darah A memiliki antibodi yang banyak terhadap lektin yang terdapat pada daging, dan dianjurkan lebih banyak mengkonsumsi bahan makanan nabati atau yang berasal dari tumbuhan.


Jenis golongan darah terakhir adalah tipe AB. Golongan darah ini termasuk tipe langka, populasi orang yang bergolongan darah AB kurang dari 5% dari golongan darah di seluruh dunia. Golongan darah A terbentuk ketika golongan darah A dan golongan darah B bercampur. Seorang ibu bergolongan darah A menikah dengan ayah bergolongan darah B akan melahirkan anakanak yang bergolongan darah AB. Menurut D’Adamo golongan darah B merupakan golongan darah yang kompleks memiliki banyak kekuatan sekaligus punya banyak kelemahan.

Deskripsi
D’Adamo membagi semua bahan makanan ke dalam enam belas kelompok. Kelompok makanan tersebut adalah:
1. Daging unnggas, sapi, ayam, ikan dan kerang
2. Susu, telur, yogurt, es krim, dan telur
3. Minyak, dan minyak dari semua lemak seperti minyak kacang, minyak biji rami, minyak wijen dll
4. Biji-bijan, dan kacang-kacangan
5. Buncis, dan semua kacang polong
6. Sereal, gandum, jagung, dan padi
7. Roti, muffin, kerupuk
8. Bijian, pasta semua tepung, semua mie, spagethi
9. Sayur-sayuran, buah zaitun, paprika, dan alpukat
10. Buah-buah segar, buah kering, dan buah kalengan
11. Jus buah segar, atau jus buah berkonsentrasi
12. Rempah-rempah segar, rempah-rempah kering, sirup miso, kecap, dan saus
13. Bumbu mayones, mustard, saus tomat, jeli, selai, saus salad
14. Teh dan semua teh herbal
15. Aneka kopi, teh hitam, teh hijau, air soda, cola, anggur, bir, dan minuman keras


Dalam enam belas kelompok makanan tersebut dapat dikelompokkkan atas bahan makanan yang dapat meningkatkan berat berat dan bahan makanan yang menurunkan berat badan. Selain itu ia juga mengelompokkan atas bahan makanan yang jika berada dalam tubuh bermanfaat sama seperti obat, bahan makanan netral dan bahan makanan merugikan (harus dihindari). Diet golongan darah ini unik, karena setiap jenis bahan makanan seperti tersebut di atas memiliki reaksi yang berbeda-beda pada setiap golongan darah. Sebagai contoh daging ayam dianggap netral untuk orang yang bergolongan darah O dan A, tapi termasuk bahan makanan yang harus dihindari oleh orang yang bergolongan darah B dan AB. Contoh lain yaitu bahan makanan biji-bijian, seperti gandum, menurut D’Adamo bahan makanan ini sangat baik untuk orang yang bergolongan darah A dan termasuk bahan makanan netral bagi orang yang bergolongan darah AB, tapi bahan makanan ini termasuk bahan makanan yang harus dihindari oleh orang yang bergolongan darah O dan B.


Selain pedoman makanan yang spesifik, dan rinci, makan makanan yang tepat sesuai golongan darah merupakan cara yang baik untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan tubuh. Disamping itu faktor lain yang harus di hindari adalah stress.
Fungsi


Diet golongan darah didasarkan pada pada kenyataan bahwa semua makanan mengandung lektin, atau protein yang dapat berinteraksi dengan antibodi dalam darah. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan Adamo, hampir sebagian besar bahan makanan mengandung protein lektin tersebut.


Ketika protein lektin dalam makanan tertentu bereaksi dengan golongan darah tertentu (A, B, AB dan O), akan menyebabkan reaksi aglutinasi. Reaksi aglutinasi antara darah dengan protein lektin menyebabkan darah menjadi lengket, dan diyakini bahwa darah yang lengket tersebut memicu timbulnya berbagai macam gangguan pada fungsi tubuh seperti gangguan pencernaan, ginjal, masalah pada hati, sakit kepala, diabetes, obesitas dan lain-lain.


Dalam upaya mengatasi terjadinya aglutinasi pada darah yang banyak menyebabkan gangguan pada fungsi-fungsi tubuh, maka seseorang harus menghindari atau membatasi asupan makanan yang menjadi pemicu aglutinasi tersebut. Makanlah makanan yang bereaksi negatif di dalam tubuh. Dengan mengikuti diet golongan darah, meminimalkan terjadinya persinggungan antara darah dengan protein lektin, sehingga tingkat kesehatan seseorang dapat ditingkatkan.
mekanisme pengikatan protein lektin oleh darag


Selain golongan darah, ternyata terdapat sub tipe lain dari golongan darah yaitu golongan darah rhesus. Saat ini golongan darah rhesus kurang populer di kalangan masyarakat awam, padahal sebenarnya tipe golongan darah rhesus ini mampu memecahkan masalah-masalah spesifik dalam hal transfusi dan persoalan keturunan.


Ada dua tipe golongan darah rhesus yaitu rhesus positip dan rhesus negatif. Umumnya 99% orang yang memiliki kulit hitam dan sawo matang memiliki rhesus positip, demikian sebaliknya orang kulit putih (eopa) 99% cenderung bergolongan darah rhesus negatif. Perkawinan antara perempuan bergolongan darah rhesus negatif dengan laki-laki bergolongan darah rhesus positip, sangat kecil untuk memiliki keturunan. Hal ini disebabkan darah bayi mewariskan rhesus yang sama dengan ayahnya mengeluarkan protein asing, yang memicu darah ibu untuk mengeluarkan antibodi untuk membinasakan darah bayi tersebut. Akibatnya bayi lahir dalam keadaan kuning (kurang darah) yang dikenal dengan istilah Erithroblastoesis foetalis.


Inkompatibilitas (ketidakcocokan) pada darah juga dapat terjadi pada peristiwa transfusi darah. Jika resipien yang bergolongan darah rhesus negatif mendapat transfusi darah dari rhesus positip, akan menyebabkan darah penderita mengeluarkan antibodi untuk melawan dan membinasakan darah donor. Akibatnya darah donor akan digunpalkan oleh oleh antibodi resipien. Hal ini membawa dampak serius yaitu kematian pada resipien. Orang dengan golongan darah rhesusu positif lebih fleksibel terhadap semua jenis bahan makanan dibandingkan dengan orang yang bergolongan darah rhesus negatif.
Manfaat diet golongan darah


Menurut D’Adamo, dengan melakukan diet golongan darah, banyak laporan dari pasien-pasiennya adalah selain menurunkan berat badan juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh.


1. Manfaat diet golongan darah pada orang yang bergolongan darah A adalah penurunan golongan darah, mengurangi resiko penyakit jantung, kanker, anemia, gangguan hati, dan kantung empedu dan diabetes tipe I


2. Manfaart diet golongan darah pada orang yang bergolongan darah B adalah penurunan berat badan, mengurangi resiko diabetes tipe I, sindrom kelelahan kronis, dan gangguan kekebalan otomatis seperti penyakit lupus, dan multi level sclerosis.


3. Manaat diet golongan darah pada orang yang bergolongan darah AB, manfaat jika mengikuti diet golongan darah adalah penurunan berat badan, dan mengurangi resiko penyakit jantung, kanker atau anemia.


4. Bagi orang yang bergolongan darah O, diet golongan darah O menyebabkan penurunan berat badan, mencegah pembekuan darah, penyakit implamasi seperti radang sendi, hipothiroidisme, borok dan asma.


Waspada
1. Karena golongan darah merupakan karakter yang bersifat tetap atau tidak pernah berubah, diet golongan darah bagi orang-orang yang memiliki masalah kesehatan yang berkaitan dengan malnutrisi atau penyakit yang berkaitan dengan penurunan kemampuan tubuh akibat usia lanjut sangat tidak dianjurkan. Seperti penyakit hipertensi dan penyakit jantung bagi orang yang bergolongan darah O dianjurkan untuk mengurangi konsumsi daging, dan meningkatkan konsumsi buah dan sayuran. Padahal bahan makanan ini sangat tidak dianjurkan pada orang yang bergolongan darah O. Oleh sebab itu diet golongan darah ini tidak dianjurkan, dan mungkin berbahaya bagi pemeliharaan kesehatan selanjutnya.


2. Orang yang bergolongan darah A yang memiliki penyakit osteoporosis. Penyakit osteoporosis disebabkan karena tubuh kekurangan kalsium dalam jangka waktu yang lama. Bahan makanan yang mengandung kalsium tinggi justru terdapat dalam susu, yang merupakan bahan makanan yang harus dihindari oleh orang yang bergolongan darah A.oleh sebab itu tidak dianjurkan untuk melakukan diet golongan darah


3. Orang-orang yang mengalami defisiensi atau anemia sangat memerlukan konsumsi protein lebih banyak, terlepas dari apa golongan darahnya.

Resiko
Diet tidak seimbang dalam pola makan, dapat menyebabkan resiko kekurangan gizi dalam jangka waktu yang panjang (malnutrisi), hal ini akan menyebablan penurunan tingkat kesehatan seseorang. Orang-orang dengan kondisi medis malnutrisi tidak dianjurkan untuk melakukan diet golongan darah


Tanggapan Masyarakat terhadap Diet golongan darah
Sementara banyak orang yang merasakan manfaat dari diet golongan darah dalam hal penurunan berat badan dan peningkatan kesehatan tubuh. Beberapa masyarakat tidak menyakini efektifitas diet golongan darah. Beberapa kritikus berpendapat bahwa hampit tidak ada data yang mendukung bahwa diet golongan darah menyebabkan terjadinya penggumpalan pada sel-sel darah. Secara logika jika terjadi aglutinasi (penggumpalan) maka ribuan orang akan mati setiap tahun akibat kegagalan organ yang disebabkan oleh proses aglutinasi ini, dan ahli patologi akan dengan mudah mendeteksi penyebab kematian ini. Namun kenyataannya tidak ada bukti atau temuan dalam kajian literatur tersebut.


Data hasil penelitian
Belum ada penelitian atau jurnal-jurnal penelitian yang membandingkan antara mereka yang mengikuti diet golongan darah atau mereka yang mengikuti diet lain. Belum ada uji klinis yang memberikan gambaran kebenaran antara reaksi protein lektin dengan sel-sel darah seseorang. Penelitian menyuntukkan protein lektin pada kelinci hanya memunculkan gejala menyerupai artritis.


Hal tersebut dibantah oleh Adamo, dari hasil penelitian mengukur dampak lektin pada pasiennya, dengan menggunakan skala India (ukuran efektifitas dalam perut) menunjukkan adanya penurunan fungsi hati, dan usus, peningkatan kadar racun dalam darah. Dan jika pasien tersebut melakukan diet golongan darah yang benar, bahwa nilai skala media tersebut turun secara signifikan.
Jadi menurut pendapat anda, diet golongan darah itu termasuk fakta atau fiktif?

Sumber

D'Adamo, Peter MD with Allan Richards. One Man's Food—Is Someone Else's Poison. Toronto, Ontario, Canada: Health Thru Herbs (1994).

D'Adamo, Peter JMD and Catherine Whitney. Cook Right for Your Blood Type: The Practical Kitchen Companion to Eat Right for Your Blood Type Berkley, CA: Berkley Trade, 2000


D'Adamo, Peter MD with Catherine Whitney. Eat Right For your Type: The Individualized Diet Solution to Staying Healthy, Living Longer, and Achieving your Ideal Weight

D'Adamo, Peter JMD and Catherine Whitney. Live Right for Your Blood Type New York, NY: Putnam Adult, 2000.


25 Oktober 2011

Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Bagi Siswa SMA dan Umum 2012


Pusat Perbukuan dan Kurikulum, Departemen Pendidikan dan kebudayaan untuk tahun anggaran 2012, menyelenggarakan sayembara naskah buku pengayaan yang dipergunakan di sekolah-sekolah. Perbedaan sayembara ini  dari tahun-tahun sebelumnya adalah diperkenankannya peserta umum dan siswa SMA untuk pertama kalinya mengikuti sayembara ini. Biasanya, peserta adalah hanya guru dan tenaga kependidikan saja. Tentu ini kabar baik, dengan demikian materi naskah buku akan semakin berwarna-warni. Selain itu, diberikannya kesempatam untuk siswa SMAmengikuti sayembara ini menjadi sesuatu niscaya bahwa kemampuan dan ketrampilan menulis para siswa telah diapresiasi Purskurbuk. Siswa SMA dapat mengirimkan kumpulan puisi dan novel.

Ayooooo tunggu apa lagi, mulai dari sekarang, kembangkan bakat dan kemampuan anda dalam menulis, siapa tahu andalah penulis terbaik untuk tahun 2012.

SAYEMBARA PENULISAN NASKAH BUKU PENGAYAAN TAHUN 2012

Dalam rangka menggali, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyelenggarakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan. Kegiatan sayembara ini diperuntukkan bagi para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan tahun 2012 ini memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 1.000.000.000,00 untuk 57 pemenang dari 19 jenis naskah buku pengayaan.

Tema Penulisan “Membangun manusia Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan kompetitif di era global”

Peserta Sayembara
Peserta sayembara adalah siswa SMA/MA/SMK/MAK, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Pendidik meliputi guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Tenaga kependidikan meliputi pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti, pengembang, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar.

Ketentuan-ketentuan naskah buku sayembara adalah sebagai berikut.

a. Ketentuan Umum
1. Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan alam dan matematika, dapat berupa pengetahuan alam fisik, hayati, flora, fauna; pengetahuan matematika; pengetahuan teknologi dan rekayasa; pengetahuan kebaharian, kedirgantaraan, dan kebumian.

2. Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan sosial dan humaniora, dapat berupa pengetahuan sejarah dan kemasyarakatan; pengetahuan keagamaan; pengetahuan perekonomian dan manajemen; pengetahuan budaya, bahasa, seni dan sastra.

3. Jenis naskah buku pengayaan keterampilan vokasional yang meliputi:
a) Keterampilan membuat kriya;
b) Penerapan teknologi rekayasa sederhana;
c) Penerapan teknologi pengolahan;
d) Penerapan teknologi budidaya.

4. Jenis naskah buku pengayaan kepribadian, dimaksudkan untuk mengembangkan karakter: (1) religius; (2) jujur; (3) toleransi; (4) disiplin; (5) kerja keras; (6) kreatif; (7) mandiri; (8) demokratis; (9) rasa ingin tahu; (10) semangat kebangsaan; (11) cinta tanah air; (12) menghargai prestasi; (13) bersahabat/komunikatif; (14) cinta damai; (15) gemar membaca; (16) peduli lingkungan; (17) peduli sosial; (18) tanggung jawab yang dituangkan dalam:

a) Kumpulan pantun
b) Kumpulan puisi
c) Kumpulan cerita pendek
d) Novel
e) Drama
f) Biografi

Naskah buku Biografi, tentang:

a. seseorang yang berjasa dalam suatu bidang yang berguna bagi masyarakat;
b. seorang tokoh di daerah yang mendapat penghargaan dari pemerintah;
c. seseorang yang memiliki karakter yang dapat dijadikan contoh bagi bangsa;
d. seseorang yang memiliki keunggulan dan kelebihan yang berguna bagi masyarakat.

5. Naskah buku ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Naskah diberi identitas: (a) judul naskah;
(b) jenis naskah; 
(c) peruntukan pembaca buku (misalnya untuk SD/MI; SMP/MTs; SMA/MA/SMK/MAK),
(d) kelompok peserta.

6. Naskah dijilid rapi berupa cetak asli (bukan fotokopi atau dummy).

7. a. Naskah yang diterima Panitia tidak dikembalikan.
... b. Ketentuan Peserta Peserta adalah perorangan. Peserta yang mengirimkan naskah harus melampirkan biodata.
Peserta dari siswa SMA/MA/ SMK/MAK harus melampirkan surat pengantar dari sekolah dan fotokopi kartu pelajar. Peserta dari pendidik dan tenaga kependidikan harus melampirkan surat pengantar dari lembaga tempat bekerja dan fotokopi SK pendidik atau tenaga kependidikan.
Peserta dari masyarakat umum harus melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku. Peserta yang pernah menjadi pemenang sebanyak tiga kali atau lebih sejak tahun 2001 tidak diperbolehkan mengikuti sayembara ini.
c. Ketentuan Naskah Naskah yang diajukan adalah:
....a. karya asli,
... b. tidak berseri,
....c. tidak sedang diikutsertakan pada sayembara lain, sebagian ataupun seluruhnya,
....d. belum pernah menjadi pemenang sebagian ataupun seluruhnya dalam sayembara mana pun, dan
....e. belum pernah diterbitkan sebagian ataupun seluruhnya. Persyaratan di atas harus dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai Rp 6.000,00 oleh penulis naskah.

Naskah diketik dan dicetak pada kertas A4, spasi 1½, jenis huruf arial, times new roman, atau tahoma, ukuran huruf 12 pt, batas margin tepi kertas 3 cm. Jumlah halaman isi naskah yang ditulis oleh siswa minimal 50 halaman dan yang ditulis oleh pendidik, tenaga kependidikan, dan umum minimal 75 halaman. Penggunaan ilustrasi harus proporsional dan terintegrasi dengan teks, mendukung materi/isi teks serta mencantumkan sumber secara jelas.

Naskah buku pengayaan tidak dilengkapi dengan ungkapan tujuan mempelajari/membaca dan tidak dilengkapi latihan, soal, tes, lembar kerja, atau jenis evaluasi lainnya. Naskah buku pengayaan tidak bertentangan dengan idiologi negara, ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, tidak bias gender, serta tidak menimbulkan masalah SARA.

Naskah buku pengayaan pengetahuan dan keterampilan harus menggunakan daftar pustaka atas rujukan yang dikutip. Naskah yang dinyatakan sebagai pemenang sayembara, jika ditemukan dan terbukti sebagian atau seluruhnya merupakan jiplakan/plagiasi, segala tanggung jawab hukum yang berkaitan dengan pelanggaran Hak Cipta berada pada penulis naskah. Pusat Kurikulum dan Perbukuan akan membatalkan kemenangannya dan hadiah yang diterima harus dikembalikan kepada negara.

Jika suatu naskah buku pengayaan dinyatakan memenangi sayembara, penulis berhak atas penghargaan sayembara tersebut, sedangkan hak cipta (baik hak ekonomi maupun hak moral atas naskah) tetap berada pada penulis sehingga penulis berhak menerbitkannya kepada penerbit yang dipilih. Pemegang hak cipta (hak ekonomi) naskah pemenang sayembara adalah Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan hak moral berada pada penulis. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu judul naskah sayembara. Hasil keputusan Dewan Juri Sayembara tidak dapat diganggu gugat.

d. Hadiah Sayembara Untuk menghargai kualitas naskah yang memenangi sayembara, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyediakan hadiah uang sebagai berikut:
Kelompok Pelajar:
I = Rp. 15,000,000
Juara II = Rp. 10,000,000
 Juara III = Rp 7,500,000

Kelompok Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Masyarakat Umum
Juara I = Rp 25,000,000
Juara II = Rp 20,000,000
Juara III= Rp 15,000,000

e. Pengiriman Naskah Naskah diterima paling lambat tanggal 3 September 2012 dan dialamatkan kepada: Panitia Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2012 Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jl. Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat

f. Pengumuman Pemenang
...1. Pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan pada bulan November 2012.
...2. Calon pemenang sayembara akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti wawancara dengan Dewan Juri dan menghadiri pengumuman pemenang bagi calon yang dinyatakan sebagai pemenang. Jika calon pemenang tidak dapat mengikuti wawancara, maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri. 

Informasi lebih lanjut tentang sayembara dapat menghubungi: 
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan website : http://puskurbuk.net , telp.: 021 3804248 , e-mail: sayembara_puskurbuk@yahoo.com facebook: sayembarapuskurbuk Twitter: @puskurbuk








24 Oktober 2011

Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 2011

BONTANG - Hebat. Kata tersebut sepertinya tidak terlalu berlebihan jika ditujukan kepada Herfen Suryati salah seorang tenaga pendidik Kota Bontang. Betapa tidak, setelah sebelumnya sudah sempat beberapa kali dinobatkan sebagai guru terbaik Nasional bersama beberapa tenaga pengajar asal Kota Taman lainnya, Agustus 2011 lalu Herfen Suryati kembali berhasil meraih juara 2 Guru SMA Berprestasi Tingkat Nasional sekaligus juara 3 Intel Education Award di ajang pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi Tahun 2011

Kegiatan pemilihan guru SMA berprestasi tingkat Nasional bertempat di hotel Milenium Jakarta, melalui 4 tahap penilaian yaitu penilaian portopolio dan deskripsi diri, tes tertulis meliputi tes penguasaan kompetensi profesional, pemahaman wawasan kependidikan, dan tes kepribadian, penilaian karya tulis dan wawancara. Herfen Suryati  meraih nilai maksimal  dan tertinggi 34,17 pada portopolio,  33,2 pada tes tertulis dan 17,11 pada karya tulis. Penilaian kurang menguntungkan didapatnya pada penilaian wawancara dan presentasi.
Hal ini disebabkan terjadi perubahan urutan secara mendadak. Seharusnya ia mendapat giliran kedua, namun karena nomor urut pertama tidak siap di tempat uji, maka presentasi dilanjutkan pada urutan kedua. Alhasil proses wawancara menjadi tidak maksimal. Secara umum selisih total nilai yang diperolehnya dengan pemenang pertama sangat tipis, namun demikian ia merasa sudah cukup puas dengan prestasi yang telah ia capai.
Selain predikat juara 2 Guru Berprestasi Tingkat nasional, guru dengan segudang prestasi inipun berhasil menyabet predikat 3rd Winner of the Best Teacher dari Intel  Indonesia Corp. Penghargaan tertinggi yang diberikan untuk guru-guru yang mengintegrasikan teknologi dalam setiap aspek pembelajaran. “Ini merupakan  suprise, karena kegiatan pemilihan ini tidak ada dalam buku panduan, ternyata pihak intel pun mengirimkan juri untuk menilai sejauh mana pemanfaatan dan penerapan teknologi dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru.

Pengumuman pemenang Intel Education Award 2011 dilakukan di Gedung A kemdiknas senayan jakarta pada tanggal 15 Agustus. "Dua belas guru ini disaring dari 231 guru yang berasal dari 33 provinsi” demikian ujarnya. Berikut nama-nama ke duabelas guru tersebut :
Kategori Guru:
1. Siti Zulfah Sulaiman (SMAN 3 Medan, Sumatera Utara)
2. Mustafa, SST.Par, M.Pd (SMKN 4 Makassar, Sulawesi Selatan)
3. Dra. Herfen Suryati (SMA YPUDP Bontang, Kalimantan Timur)
4. H. Imron Rosidi, S.Pd., M.Pd (SMKN 2 Pasuruan Jawa Timur)
5. Nur Azizah, S.Pd, M.Si (SMAN 1 Koto Baru Dharmasraya, Sumatera Barat)

Kategori Kepala Sekolah dan Pengawas:
1. Drs. Tri Suharnowo, M.M (SMA YPHB Kota Bogor, Jawa Barat


2. Nikmah Nurbaity, S.Pd, M.Pd (SMAN 5 Purworejo, Jawa Tengah
3. Andi Candra, M.Pd (SMAN 1 Lebong Atas, Bengkulu
4. Drs. Ganda Santosa (Dinas Pendidikan Kab. Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)

Kategori Pengajar Luar Biasa (PLB):
1. Solbi, S.Pd (SMALB Prof. Dr. Sri Soedewi, Jambi

Kategori Guru Berdedikasi:
1. Ali Tuasikal (SMAN 1 Pulau Haruku, Maluku) Kategori Tutor Paket-C:
1. Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi (PKBM Budaya DKI Jakarta


 “Banyak manfaat dari kegiatan pemilihan guru berprestasi ini, selain bertemu dengan guru-guru berprestasi di 33 provinsi, peningkatan wawasan profesi, pendidikan, dan pengalaman yang bisa kami peroleh” demikian ungkapnya. Kesan yang paling ketika kami di undang untuk mengikuti upacara detik-detik kemerdekaan RI ke 66 langsung di Istana Negara dan mengikuti sidang paripurna DPR di gedung DPR MPR. Selain itu Presiden SBY pun berkenan menerima kami dan para teladan lainnya ramah-tamah pada tanggal 18 Agustus 2011.


Sejak berkiprah menjadi guru Biologi di Kota Bontang ini, Herfen Sudah meraih 33 Prestasi di tingkat Nasional dan 2 prestasi tingkat Internasional, dan direncanakan pada hari guru Nasional tanggal 25 November nanti beliau merupakan salah satu tokoh yang di nominasikan untuk menerima Satyalancana karya Satya Bidang pendidikan dari presiden RI.
Keberhasilan dan Prestasinya selama ini semua berkat dukungan yang demikian besar dari keluarga, terutama suaminya Drs. Herman Retnandar yang berprofesi sama sebagai guru Biologi di SMA YPK Bontang. Juga dukungan dari dinas Pendidikan Kota Bontang, dinas provinsi khususnya Bapak Musyahrim dan Bapak Nanang Rijono. Terimakasih yang tidak terhingga saya haturkan pada mereka semua, tanpa mereka saya tidak bisa berbuat banyak.

16 Oktober 2011

JARINGAN TANAMAN


Tiga organ tumbuhan yang utama adalah akar, batang dan daun. Seperti yang kita ketahui bahwa organ-organ tersebut  disusun oleh jaringan-jaringan yang bekerja sama untuk tujuan atau fungsi yang sama. Demikian halnya dengan jaringan, tersusun atas sejumlah sel yang memiliki bentuk dan fungsi sama dan membangun fungsi tertentu. Sedangkan sel merupakan unit dasar kehidupan yang tersusun atas atom dan molekul. 

Artikel ini mencoba mengupas tentang berbagai jaringan tumbuhan, tempat dan fungsi mereka dalam tanaman. Hal ini penting untuk di kaji sebab ada beberapa variasi dan modifikasi pada jaringan-jaringan tumbuhan tertentu. Jaringan pada tumbuhan di cirikan dan diklasifikasikan berdasarkan struktur dan fungsi mereka. Organ-organ yang dibangun oleh jaringan tumbuhan, tersusun sedemikian rupa membentuk pola-pola tertentu, sehingga memudahkan dalam mengklasifikasikan tanaman. Sebagai contoh tiga pola jaringan dasar yang ditemukan dalam akar dan batang yang berfungsi untuk menggambarkan antara tanaman berkayu dikotil, tanaman herba (batang basah)  dicotil dan tanaman monokotil.
Gambar : tanaman Herba

JARINGAN MERISTEM
Jaringan yang ditandai dengan sel-sel yang terus membelah disebut jaringan meristem atau jaringan meristematik. Di daerah ini sel-sel baru di hasilkan. Sel-sel baru umumnya berukuran kecil, struktur seperti kotak bersisi enam, dengan sejumlah vakuola berukuran kecil, dan  inti berukuran besar. Terkadang vakuola tidak terlihat sama sekali. Ketika sel membesar dan dewasa, vakuola akan tumbuh dengan bentuk dan ukuran yang berbeda, tergantung dari jenis selnya. Ukuran vakuola dalam sebuah sel dapat mencapai lebih dari 95% dari total volume sel.
Gambar 2 : Jaringan Meristem

Berdasarkan letaknya, jaringan meristem dibedakan atas:

a. meristem apikal
Meristem apikal terletak di dekat ujung akar dan ujung batang (tunas). Sel-sel baru yang terbentuk di daerah meristem, akan menyebabkan akar dan tunas bertambah panjang. 

Pertambahan panjang akar dan batang ini disebut dengan pertumbuhan primer. Contoh: batang pohon akan terus bertambah tinggi. 

Setiap meristem apikal akan menghasilkan kuncup daun dan tunas beserta tiga jenis meristem primer: yaitu protoderm, meristem dasar, dan procambium. Meristem primer ini  menghasilkan sel-sel yang akan membentuk jaringan primer.
Gambar 3 : Macam-macan jenis Meristem interkalar


b. meristem lateral
Meristem lateral menyebabkan terjadinya pertumbuhan sekunder pada tumbuhan. Contoh dari pertumbuhan ini adalah pertambahan ketebalan batang. 

Ada dua macam meristem lateral yaitu pertama adalah kambium vaskular yang biasa disebut kambium saja. Kambium berbentuk silinder tipis bercabang, kecuali pada bagian ujung dimana meristem apikal terdapat, yang berfungsi memanjangkan akar dan batang, pada sebagian besar tanaman perenial (menahun) dan beberapa tanaman herba menahun. Kambium bertanggung jawab untuk memproduksi sel-sel dan jaringan yang dapat meningkatkan ketebalan, atau ketebalan, tanaman. 

Kambium gabus, merupakan jenis meristem lateral kedua, bentuknya hampir menyerupai kambium vaskular, tersusun atas sel-sel berbentuk silinder tipis yang berfungsi untuk memanjangkan akar dan batang. Perbedaannya adalah kambium gabus hanya ditemukan pada tanaman berkayu, karena kambium ini menghasilkan kulit kayu.

Keberadaan  kambium vaskular  dan kambium gabus, menyebabkan adanya aktivitas pembentukan sel-sel dan jaringan baru, aktivitas ini terjadi pada jaringan primer yang telah dibentuk oleh meristem apikal yang telah matang.

c. meristem interkalar
Meristem interkalar ditemukan di rumput dan tanaman sejenis yang  tidak memiliki kambium vaskular atau kambium gabus, hal tersebut menyebabkan batang dan akarnya tidak mengalami pembesaran. Tanaman ini memiliki meristem apikal di daerah tempat menempelnya daun yang disebut nodus, pada bagian ini terdapat tiga jenis jaringan meristem. Meristem ini juga akan secara aktif memproduksi sel baru dan menyebabkan pertambahan panjang akar maupun batang. Meristem interkalar menyebabkan pertumbuhan kembali tanaman rumput yang telah di potong.
Gambar 5 : meristem interkalar


Jaringan Permanen
Ada beberapa jaringan lain pada tanaman tapi tidak aktif memproduksi sel-sel baru. Jaringan ini disebut jaringan nonmeristematic. Jaringan Nonmeristematic terbentuk dari sel-sel yang dihasilkan oleh jarngan meristem dan tersusun menjadi berbagai bentuk dan ukuran tergantung pada fungsi masing- masingdi dalam tumbuhan.

Jaringan non meristematik ini selanjutnya disebut dengan nama jaringan permanen atau jaringan dewasa.  Terkadang jaringan nonmeristematik tersusun atas sel-sel dengan bentuk dan ukuran sejenis atau sama, jaringan ini disebut jaringan permanen sederhana, terkadang juga jaringan non meristematik ini disusun oleh berbagai bentuk dan ukuran sel, disebut jaringan permanen kompleks.

Jaringan Permanen Sederhana
Ada tiga tipe dasar jaringan permanen dewasa, sesuai dengan jenis sel-sel penyusunnya yaitu:

1. Sel-sel Parenkima, membentuk jaringan parenkima. 
Sel-sel parenkim merupakan jenis sel yang paling banyak di jumpai seluruh bagian tubuh tumbuhan. Sel-sel ini umumnya berbentuk bulat, dinding sel yang tipis, dengan banyak sudut atau poligonal dengan 14 sisi,  vakuola besar dan mengandung berbagai hasil sekresi termasuk pati atau amilum, minyak, tanin, dan kristal, dinding sel yang tipis, dengan banyak sudut atau poligonal. 
Gambar 6: Jsringan Parenkima

Beberapa sel parenkim mengandung banyak  kloroplas terdapat pada jaringan yang ditemukan di daun. Jaringan Parenkima seperti ini disebut dengan nama Klorenkima. Fungsi utama dari  jaringan jenis ini adalah untuk fotosintesis, sedangkan jaringan parenkima yang tidak memiliki  kloroplas biasanya digunakan untuk penyimpanan makanan atau air. Selain itu, beberapa kelompok sel parenkima yang tersusun rengang dengan ruang-ruang udara yang besar, seperti pada batang tanaman air, (teratai, kiambang, dll) jaringan ini disebut aerenchyma. Sel parenkim dapat menjadi meristematik kembali, yang berfungsi untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan tanaman. sel dan jaringan parenkima menyusun sebagian besar dari buah yang dapat dimakan.

2. Sel-sel Collenchyma membentuk jaringan collenchyma. 
Sel-sel ini memiliki protoplasma hidup, seperti sel parenkim, dan akan tetap hidup untuk jangka waktu yang lama. Perbedaan utama antara jaringan parenkima dengan kolenkima adalah perbedaan pada ketebalan dinding selnya. sel-sel kolenkima memiliki dinding sel lebih tebal dibandingkan sel-sel parenkima. Pada irisan melintang, sel-sel kolenkima terlihat memiliki penebalan dinding sel tidak merata. 
Gambar 7: Jaringan Kolenkima

Sel collenchyma terletak tepat di bawah epidermis, umumnya dengan bentuk sel memanjang dan dinding sel yang selain lentur juga kuat. Sel-sel parenkima banyak terdapat pada jaringan yang baru tumbuh, memberi kekuatan dan sokongan pada tanaman muda tersebut, memberikan kekuatan pada organ daun dan bunga.

3. Sel-sel Sclerenchyma membentuk jaringan sclerenchyma. 
Sel ini memiliki dinding sel yang teba dan kuat terbentuk dari lignin, Sel-sel sclerenchyma yang telah dewasa atau tua merupakan sel mati, secara umum berfungsi memberikan kekuatan dan kelentingan pada organ tumbuhan.
Gambar 8 : Sel-sel jaringan Sklerenkima

Sel-sel sclerenchyma memiliki dua bentuk yaitu:

a. Sklereid, 
merupakan sel-sel sklerenkima yang tersebar merata diseluruh bagian organ tanaman. terkadang sel-sel Sklereid berkelompok atau bergabung dengan jaringan lain. Sebagai contoh adanya sifat seperti pasir pada buah pir, sifat berpasir buah pir ini disebabkan adanya sklereid. sklereid biasanya disebut juga sel-sel batu.

b. serabut, 
merupakan sel-sel sklerenchyma yang berhubungan dengan jaringan yang ada di akar, batang, daun dan buah-buahan. Biasanya sel-sel serat lebih panjang dengan rongga kecil di bagian tengah sel. saat ini lebih dari 40 jenis tanaman yang dimanfaatkan serabutnya untuk pembuatan tekstil (bahan pakaian), tali, dan bahan kanvas, semua memanfaatkan serat yang berasal dari sel-sel serabut sklerenkima.

sel-sel dan Jaringan Ekskresi
Hasil dari aktivitas seluler, zat-zat yang terakumulasi dalam sel kadang-kadang dapat merusak protoplasma sel terebut. Oleh karena itu penting bahwa materi-materi ini sebaiknya di isolasi dari protoplasma atau di keluarkan dari dalam tubuh tanaman. 

Meskipun sebagian besar materi-materi tersebut adalah bahan yang tidak terpakai, beberapa subtansi merupakan komponen vital untuk menjalankan fungsi normal tubuh. Contoh: minyak atsiri dalam jeruk,  resin dalam pinus, lateks/getah karet, opium, nektar, parfum dan hormon tanaman. 
Gambar 9 : resin dan getah dari sel-sel eksresi
Gambar 10: Getah Opium

Umumnya, sel-sel sekretori berasal dari sel-sel parenkim dan dapat berfungsi sendiri-sendiri  atau sebagai jaringan. Terkadang material-material tersebut memiliki nilai komersial yang tinggi.

Jaringan Kompleks
Jaringan yang tersusun lebih dari satu jenis sel, disebut sebagai jaringan yang kompleks. Xilem dan floem adalah dua jaringan kompleks yang paling penting dalam tanaman, fungsi utama dari jaringan ini adalah transportasi air, ion, zat makanan terlarut di seluruh tubuh tumbuhan. Meskipun beberapa jaringan yang kompleks dihasilkan oleh meristem apikal, sebagian besar tanaman berkayu diproduksi oleh kambium vaskuler dan sering dihubungkan sebagai jaringan pembuluh.

Jaringan kompleks lainnya termasuk epidermis dan periderm. 

Epidermis tersusun atas sel-sel yang menyerupai jaringan parenkima dan berfungsi membentuk penutup atau pelindung untuk semua organ tanaman. 

Epidermis dapat termodifikasi menjadi sel-sel khusus yang memungkinkan gerakan air dan gas masuk dan keluar dari tubuh tumbuhan. kelenjar sekretori, berbagai rambut-rambut halus, sel-sel kristal yang di akumulasi dan terisolasi, dan sel-sel lain yang meningkatkan penyerapan dalam akar. 

Periderm sebagian besar merupakan sel-sel gabus dan karena  membentuk kulit luar dari tanaman berkayu. 

Epidermis dianggap sebagai jaringan kompleks karena kantong-kantong sel parenkima tersebar di seluruh sel epidermis.





Xilem
Jaringan xilem merupakan jaringan tumbuhan yang berbentuk seperti batang pipa pada tanaman. Bayangkan kumpulan batang pipa di sepanjang sumbu utama akar dan batang. 

Xilem berfungsi membawa air dan seluruh zat terlarut, yang tersusun atas  kombinasi sel parenkim, serabut, saluran, tracheids dan trakea. Tabung panjang terbentuk dari kumpulan sel yang sambung menyambung membentuk saluran, sambungan antar sel masing-masing terbuka.




08 Oktober 2011

Tugas Biologi


Untuk seluruh kelas X (Xa, Xb, Xc, Xd, Xe, Xf dan Xg) ....
Silahkan download Tugas dibawah ini ....
Kerjakan disekolah pada saat Pelajaran Biologi ...
Kemudian dikumpulkan secara kolektif ke guru piket ppada hari tersebut
Selamat mengerjakan!

Download disini --> kunci dikotom

Download disini --> Klasifikasi


----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tugas untuk kelas XI IPA
Untuk Hari Rabu ....
Download disini

24 September 2011

Intel Education Award

Intel Berikan Penghargaan untuk Guru Melek Teknologi

http://www.tempo.co/hg/it/2011/08/16/brk,20110816-352087,id.html
foto bersama pemenang dari seluruh Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta - Intel Indonesia memberikan penghargaan kepada 12 guru, kepala sekolah, dan pengawas dari sekolah negeri yang mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar.

Penghargaan tahunan dengan tema "Intel Education Awards" ini dilakukan oleh Intel Education Initiative dan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia, pada Senin, 15 Agustus 2011.
"Dua belas guru ini disaring dari 231 guru yang berasal dari 33 provinsi," kata Imelda Adhisaputra, Direktur Corporate Affairs Intel Indonesia di Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2011.

Para guru itu melalui berbagai tahapan, termasuk wawancara dan prensentasi untuk memaparkan penerapan teknologi dalam metode belajar mengajar mereka.
Imelda mengatakan tahun ini adalah penganugrahan ketiga Intel Education Awards. Dari tahun ke tahun, ia mengatakan telah melihat banyak contoh luar biasa dari pendidik yang menggunakan teknologi untuk meningkatkan hasil belajar mengajar.

Tahun ini misalnya, kata dia, ada guru dari Pulau Haruaku, Maluku, yang melakukan pemanfaatan teknologi meski dengan fasilitas terbatas, bahkan listrik disana pun tidak stabil.
Siti Zulaifah Sulaiman, Guru SMAN 3 Medan, pemenang Kategori Guru, mengatakan tidak ingin guru kalah bersaing dengan muridnya dalam pemanfaatan teknologi. "Kami selalu ditantang untuk selangkah lebih maju daripada murid. Teknologi membuat kami bisa memberikan lebih banyak untuk para murid," ujarnya.
Herfen Suryati, Guru Biologi asal Kota Bontang, pemenang kategori Guru, mengatakan keberadaan teknologi sangat membantu dalam peningkatan aktivitas belajar siswa dan sebagai sumber belajar global. teknologi menghilangkan batas jarak dan waktu, sehingga guru tetap bisa monitoring aktivitas siswa dan melakukan proses pembelajaran tidak hanya di dalam kelas.

Imelda mengatakan Intel Education Awards ini merupakan bagian dari Intel Teach Program yang menyediakan bimbingan teknologi bagi para pendidik untuk memanfaatkannya dalam proses belajar mengajar dan program ini telah melatih 75 ribu tenaga pengajar sejak diluncurkan empat tahun lalu.
Sementara itu, daftar pemenang Intel Education Awards antara lain:

Kategori Guru:
1. Siti Zulfah Sulaiman (SMAN 3 Medan, Sumatera Utara)
2. Mustafa, SST.Par, M.Pd (SMKN 4 Makassar, Sulawesi Selatan)
3. Dra. Herfen Suryati (SMA YPUDP Bontang, Kalimantan Timur)
4. H. Imron Rosidi, S.Pd., M.Pd (SMKN 2 Pasuruan Jawa Timur)
5. Nur Azizah, S.Pd, M.Si (SMAN 1 Koto Baru Dharmasraya, Sumatera Barat)

Kategori Kepala Sekolah dan Pengawas:
1. Drs. Tri Suharnowo, M.M (SMA YPHB Kota Bogor, Jawa Barat
2. Nikmah Nurbaity, S.Pd, M.Pd (SMAN 5 Purworejo, Jawa Tengah
3. Andi Candra, M.Pd (SMAN 1 Lebong Atas, Bengkulu
4. Drs. Ganda Santosa (Dinas Pendidikan Kab. Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)

Kategori Pengajar Luar Biasa (PLB):
Solbi, S.Pd (SMALB Prof. Dr. Sri Soedewi, Jambi
Kategori Guru Berdedikasi:
Ali Tuasikal (SMAN 1 Pulau Haruku, Maluku) Kategori Tutor Paket-C:
Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi (PKBM Budaya DKI Jakarta

22 Agustus 2011

Sel

Apa itu sel ?
Sebuah sel dapat didefinisikan sebagai "unit struktural dan fungsional dari kehidupan". Mari memahami sel melalui analogi berikut. Bayangkan sebuah gedung sekolah. Setiap sekolah terdiri dari sejumlah ruang kelas. Setiap kelas memiliki empat dinding. Setiap dinding terdiri dari batu bata. Secara struktural, setiap bata adalah unit terkecil dari bangunan sekolah. Begitu juga sel di tubuh, yaitu unit struktural. Untuk memahami makna fungsional dari sel, mari bayangkan keadaan kelas. Setiap kelas memiliki jumlah siswa. Dari para siswa ada seorang ketua kelas. Ketua kelas ini melapor kepada guru tentang keadaan kelasnya. Unit fungsional terkecil dari kelas adalah siswa. Begitu juga dengan sel tubuh. Tubuh tumbuhan dan hewan terbuat dari sel-sel. Namun, sel mereka berbeda. Studi kami tentang sel tumbuhan vs sel hewan pada paragraf berikutnya akan membantu untuk memahami perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan.

Gambaran tentang sel tumbuhan dan sel hewan
Ada perbedaan struktural dan fungsional antara tanaman dan hewan. Ini diwujudkan dalam bentuk perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan. Namun, mereka tidak sepenuhnya berbeda karena fakta bahwa mereka berdua makhluk hidup dan persyaratan dasar yang sama.
Baik tanaman dan hewan eukariota, mereka memiliki inti selyang memiliki kromosom. Mereka memiliki membran sel yang mengelilingi sel yang mengatur pergerakan zat masuk dan keluar dari sel. Berbagai organel sel tumbuhan mengapung dalam cairan yang disebut sitoplasma yang memberikan perlindungan dan media untuk transfer bahan di dalam sel. Perbandingan sel tanaman dan sel hewan pada tabel di bawah ini memudahkan untuk memahami perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan.

Cel tumbuhan Vs Cel Hewan
Dibawah ini kita akan mempelajari perbedaan karakteristik dari sel tumbuhan dan sel hewan.





Perbedaan antara sel tumbuhadan sel hewan

Sel tumbuhan
1. Ukuran sel
....Besar
2. bentuk sel
....Rectangular
3. vakuola
....vakuola terletak di tengah. Vakuola hamper memakan 90% ruang dari volume sel. Vakuola menyimpan air dan memelihara sel tetap mengembang
4. dinding sel
....Dinding sel yang kaku (terbuat dari selulosa) ada ditepi sel tumbuhan untuk membantu itu mempertahankan bentuknya
5. kloroplas
....Ada. Klorofil adalah pigmen penangkap energi matahari dan digunakan oleh tanaman untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis. pigmen ini ada di kloroplas.
6. pembelahan sel
....Pembelahan sel terjadi karena pembentukan plat sel di tengah sel yang sedang membelah. Ini menjadi dinding sel antara dua sel anak
7. sentrosom
....Ada namun dalam tingkatan yang lebih rendah. Tanaman tidak memiliki pusat perorganisasian mikro tubulus (MTOC) yang dapat menghasilkan mikrotubulus.
8. sentriol
....Tidak ada. Instead two small clear areas called polar caps are present
9. lisosom
....tidak ada
10 badan golgi
.....badan golgi, dikenal sebagai sub unit yang disebut dictyosomes

Sel hewan
1. ukuran
....Lebih kecil dari sel tumbuhan
2. bentuk sel
....Circular
3. vakuola
....Jika ada, sejumlah vakuola kecil yang tersebar di seluruh sitoplasma yang menyimpan air, ion dan bahan limbah
4. dinding sel
....dinding sel tidak ada. Hal ini membuat sel hewan lebih elastis
5. kloroplas
....Tidak ada. Sel hewan tidak memiliki pigmen ini, mereka tidak bisa membuat makanan sendiri
6. pembelahan sel
....sel Hewan membagi dengan pembentukan alur belahan dada. Ini dibentuk sebagai kromosom pindah ke ujung poros mikrotubulus dibentuk oleh sentriol.
7. sentriol
....Ada. Sentriol membantu dalam pemelahan sel hewan dengan menciptakan spindle mikrotubulus yang menarik kromosom secara berlawanan saat pembelahan terjadi
8. sentrosom
....Ada
9. lisosom
....Ada. Lisosom adalah vesikel yang mengandung enzim yang menghancurkan organel sel sel mati dan lainnya
10. badan golgi
......badan golgi kompleks yang hadir dekat dengan nukleus


Selain perbedaan tersebut antara sel tumbuhan dan hewan, organel lain seperti nukleus,,mitokondria retikulum,endoplasma dan ribosom yang ada di sel tumbuhan dan sel hewan. Sebuah penelitian yang lebih rinci dari sel tumbuhan vs sel hewan akan menunjukkan lebih banyak perbedaan. Namun, perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan dibahas dalam tulisan ini adalah perbedaan secara mendasar dan cukup untuk mengetahui perbedaan antara tanaman dan binatang secara keseluruhan.




Membran Plasma
mengelilingi semua sel hidup, dan organel sel yang merupakan bagian terpenting dari sebuah sel. Membran plasma mengontrol bagaimana zat dapat bergerak keluar dan masuk dari sebuah sel dan bertanggung jawab untuk berbagai properti lain dari sel. Membran yang mengelilingi nukleus dan organel lain memiliki struktur yang hampir identik dengan membran sel. Membran tersusun oleh fosfolipid, protein dan karbohidrat diatur dalam struktur mosaik cair, seperti yang ditunjukkan pada diagram ini.

Fosfolipid membentuk lembaran tipis, fleksibel, sedangkan protein "mengambang" dalam lembar fosfolipid seperti gunung es, dan karbohidrat memanjang keluar dari protein.

Fosfolipid tersusun atas dua lapis, dengan bagian polar berupa kepala pospat yang hidrofilik menghadap ke luar, dan bagian non-polar, berupa ekor yang hidrofobik dari asam lemak saling berhadapan di tengah bilayer. Lapisan hidrofobik ini bertindak sebagai penghalang untuk molekul semua kecuali molekul-molekul yang kecil. Lapisan ini secara efektif mengisolasi kedua sisi membran (dalam dan luar). Berbagai jenis membran dapat mengandung fosfolipid dengan asam lemak yang berbeda, mempengaruhi kekuatan dan fleksibilitas dari membran, dan membran sel hewan juga mengandung kolesterol yang terikat bersama-sama dengan asam lemak yang berfungsi menstabilkan dan memperkuat membran.





Protein biasanya terletak satu sisi lapisan ganda fosfolipid yang lain (protein integral), tetapi ada juga terletak di salah satu permukaan fosfolipid (protein perifer). Mereka dapat geser sekitar membran sangat cepat dan bertabrakan satu sama lain, tetapi tidak pernah dapat pindah dari satu sisi ke sisi lain dari pospolipid. Protein memiliki asam amino yang bersifat hidrofilik ketika berhubungan dengan air di luar membran, dan asam amino yang bersifat hidrofobik ketika berhubungan dengan rantai lemak di bagian dalam membran. Protein sekitar 50% terdiri dari massa membran, dan bertanggung jawab untuk membentuk properti membran.
1. Protein dalam membran biasanya terlibat dalam pengangkutan zat melintasi membran (lebih detail di bawah).
2. Protein pada permukaan dalam membran sel biasanya melekat pada sitoskeleton dan terlibat untuk mempertahankan bentuk sel, atau motilitas sel.
3. Protein pada permukaan luar membran sel dapat bertindak sebagai reseptor yang memiliki kekhususan tempat ikatan untuk hormon atau senyawa kimia agar dapat melekat (berikatan. ikatan ini kemudian memicu peristiwa lain dalam sel. Mereka juga mungkin terlibat dalam signaling sel dan pengenalan sel, atau mereka mungkin enzim, seperti maltase di usus kecil (lebih dalam pencernaan).



Karbohidrat ditemukan pada permukaan luar dari semua membran sel eukariotik, dan melekat pada protein membran atau kadang-kadang ke fosfolipid. Protein dengan karbohidrat yang melekat disebut glikoprotein, sedangkan fosfolipid dengan karbohidrat yang melekat disebut glikolipid terpasang. karbohidrat merupakan polisakarida pendek tersusun dari berbagai monosakarida yang berbeda, dan membentuk mantel sel atau glikokaliks luar membran sel. Glikokaliks terlibat dalam perlindungan dan pengenalan sel, dan sebagai antigen seperti antigen ABO pada sel-sel darah yang biasanya dipermukaan sel glikoprotein.
perlu di ingat bahwa membran sel tidak hanya disusun oleh bilayer pospolipid, tetapi juga disusun oleh komponen lain seperti lemak, protein dan karbohidrat.

Gerakan melintasi membran sel
Membran sel merupakan penghalang untuk sebagian besar zat, dan kemampuan ini memungkinkan bahan-bahan menjadi terkonsentrasi di dalam sel, dikeluarkan dari sel, atau dipisahkan secara sederhana dari lingkungan luar. Ini adalah compartmentalisation sangat penting bagi kehidupan, karena memungkinkan tempat terjadinya reaksi-reaksi mustahil untuk terjadi. Sel eukariotik juga dapat memilah bahan di dalam organel. Dengan demikian jelas bahan-bahan dibutuhkan untuk dapat memasuki dan meninggalkan sel, dan ada lima metode utama oleh zat dapat bergerak melintasi membran sel:
1. difusi
2. osmosis
3. transport pasif
4. transport aktif
5. vesikel



Difusi sederhana



Beberapa zat dapat menyebar langsung melalui bagian lipid dari membran sel. satu-satunya zat yang dapat melakukan hal ini adalah molekul larutan lemak seperti steroid, atau molekul yang sangat kecil, seperti H2O, O2 dan CO2. Untuk molekul-molekul tersebut tidak ada penghalang sama sekali dalam membran sel. Difusi lemak tersebut (jelas) merupakan proses difusi pasif, tidak ada energi yang terlibat dan zat hanya bisa bergerak searah gradien konsentrasi (dari yang sedikit ke yang banyak. oleh sel, dan terjadi secara alamiah jika terdapat dua konsentrasi yang berbeda di dalam dan di luar sel.

osmosis

Osmosis adalah proses difusi air yang melintasi membran. sebenarnya merupakan bagian dari proses difusi sederhana, dan difusi air lebih dikenal dengan istilah osmosis. Isi sel pada dasarnya larutan dari sejumlah larutan yang berbeda, dengan konsentrasi larutan yang tinggi, yaitu lebih banyak molekul terlarut, dibandingkan jumlah molekul air. Molekul air dapat berdifusi bebas melintasi membran, dengan tetap memakai prinsip searah gradien konsentrasi, yaitu air berdifusi dari encer ke larutan yang konsentrasi zat terlarutnya tinggi.












Potensial air (tekanan air)
Osmosis dapat diukur dengan menggunakan potensi air, sehingga kita dapat menghitung ke arah mana air akan bergerak, dan seberapa cepat. Air potensial (Y, berasal dari bahasan yunani, diucapkan "sy") menunjukkan konsentrasi efektif dari air. tensial air diukur dalam satuan tekanan (Pa, atau biasanya kPa), dan aturan adalah bahwa air selalu "berferak" dari potensial air tinggi ke potensial air rendah (dengan kata lain itu sedikit seperti potensial gravitasi atau potensial listrik). air murni memiliki Y = 0, yang merupakan potensi air tertinggi, oleh sebab itu semua larutan memiliki potensial Y <0, dan Anda tidak mungkin menemukan Y> 0.










Tekanan Osmotik
tekanan osmotik merupakan istilah yang lebih umum yang digunakan untuk menggambarkan osmosis. semakin tinggi konsentrasi suatu larutan, akan semakin tinggi tekanan osmotiknya. oleh sebab itu tekan osmotik berkebalikan dengan potensial air. sehingga air bergerak dari larutan konsentrasi rendah ke larutan konsentrasi tingi. Untuk menentukan pergerakan air lambang yang digunakan selalu Y bukan OP (potensial air).

Sel dan osmosis
Konsentrasi air (atau OP) dari larutan yang mengelilingi sel akan mempengaruhi keadaan sel, karena adanya osmosis. Ada tiga konsentrasi larutan yang mungkin dipertimbangkan:
1. larutan isotonik : larutan dengan OP sama (konsentrasi sama) dengan sel
2. Larutan hipertonik : larutan dengan konsentrasi tinggi dari sel
3. larutan hipotonik : arutan dengan konsentrasi lebih rendah dari sel
Efek dari konsentrasi pada sel-sel seperti diagram ini::

Skema diatas merupakan kejadian yang terjadi pada sel-sel hidup setiap waktu
1. Sel hewan sederhana (protozoa) hidup di habitat air tawar, dikelilingi oleh larutan hipotonik dan harus terus-menerus perlu untuk mengeluarkan air dengan menggunakan vakuola kontraktil untuk mencegah pembengkakan dan lisis pada sel.
2. Sel yang hidup di lingkungan laut yang dikelilingi oleh larutan hipertonik, dan harus secara aktif memompa ion ke dalam sel mengurangi kehilangan air melalui osmosis.
3. Tanaman kayu yang muda bergantung pada turgor sel untuk mendukung mereka, dan tanpa air cukup kayu-kayu tanaman yang muda akan layu.
Tanaman mengambil air melalui sel-sel rambut akar mereka dengan cara osmosis, dan secara aktif harus memompa ion ke dalam sel mereka untuk menjaga mereka tekanan osmotik sel dibandingkan dengan tanah. Hal ini sangat sulit untuk akar tanaman yang ada di dalam air garam.

Transportasi pasif (difusi terfasilitasi)

Transpor pasif adalah pengangkutan zat melintasi membran melalui molekul protein trans-membran. Protein transpor bekerja cenderung spesifik yaitu hanya untuk satu molekul (sedikit seperti enzim), sehingga zat hanya bisa menyeberang membran jika mengandung protein yang sesuai. Seperti namanya, peristiwa ini adalah proses difusi pasif, sehingga tidak ada energi yang terlibat dan zat hanya bisa bergerak searah gradien konsentrasi.
Ada dua jenis protein transport:
1. Protein channel (saluran) membentuk saluran berisi air pori atau saluran dalam membran sel. Hal ini memungkinkan zat bermuatan (biasanya ion) untuk berdifusi melintasi membran. beberapa channel dapat menjadi pintu (dibuka atau ditutup), yang memungkinkan sel untuk mengontrol ion-ion yang masuk dan keluar dari sel.
2. Protein pembawa (carier) yang memiliki tempat ikatan untuk zat terlarut khusus dan secara konstans menyelinap diantara dua celah sehingga celah secara bergantian terbuka ke sisi bawah membran yang berlawanan.

Transportasi Aktif

Transpor aktif adalah pompa zat yang melintasi membran dengan pompa olekul protein-trans-membran. Protein mengikat molekul dari larutan yang akan diangkut ke salah satu sisi membran, perubahan bentuk, dan melepaskannya ke sisi lain. Protein bersifat sangat spesifik, sehingga ada beberapa pompa protein yang berbeda untuk setiap molekul yang akan diangkut. Pompa protein juga enzim ATPase, mengkatalisis pemecahan ATP ADP + g fosfat (Pi), dan menggunakan energi yang dilepaskan untuk mengubah bentuk dan pompa molekul. Sifat pemompaan merupakan proses aktif dan mekanisme transportasi aktif hanya dapat mengangkut zat yang berlawanan gradien konsentrasi. Na + K + Pompa. Protein transpor ini ada hampir di semua membran sel hewan, dengan jumlah yang banyak dan struktur penting dari semua pompa membran.

Ponpa ion Na+ K+ merupakan pompa yang kompleks, yang memompa sekaligus tiga ion natrium keluar dari sel dan dua ion kalium ke dalam sel untuk setiap molekul ATP yang digunakan. Ini berarti bahwa, terlepas dari jenis ion bergerak, karena adanya beda potensial dimembran sel. Ini disebut potensial membran, dan hal ini juga dimiliki oleh sel-sel hewan. Potensial membran ini bervariasi 20-200 mV, tetapi dan selalu negatif di dalam sel. Dalam kebanyakan sel pompa ion Na+ dan K+ pompa berjalan terus menerus dan menggunakan 30% dari seluruh energi sel (70% digunakanoleh sel saraf).




Kecepatan difusi suatu zat yang melintasi membran meningkat seiring peningkatan gradien konsentrasinya, tetapi sedangkan difusi sederhana menunjukkan hubungan linear, difusi terfasilitasi memiliki hubungan melengkung dengan tingkat maksimum. Hal ini disebabkan kecepatannya dibatasi oleh jumlah protein transpor. kecepatan transportasi aktif juga meningkat dengan peningkatan gradien konsentrasi, tetapi yang paling penting meningkatnya kecepatan transportasi ketika tidak ada perbedaan konsentrasi yang membran. Transpor aktif akan berhenti jika respirasi seluler berhenti, karena tidak ada energi. Proses yang dijelaskan sejauh ini hanya berlaku untuk molekul kecil. polisakarida dan nukleotida) dan meskipun seluruh seluruh isi sel masuk dan keluar dari sel dengan menggunakan membran vesikel.

Endositosis
Endositosis adalah transportasi zat-zat ke dalam sel. zat atau molekul dibungkus oleh lipatan membran sel, yang kemudian melengkung menutup untuk membentuk vesikel tertutup. Sebenarnya zat atau molekul tersebut belum menyeberangi membran sel, kemudian dicerna dan produk molekul kecil di absorbsi dengan menggunakan metode di atas. Ketika bahan-bahan yang masuk kedalam vesikel berukuran kecil dikenal dengan nama pinocytosis (sel minum), dan jika molekul yang masuk ke vesikel berukuran besar (seperti sel darah putih menelan bakteri), maka dikenal sebagai fagositosis (sel memakan).




eksositosis
Eksositosis adalah transportasi bahan keluar dari sel. Eksositosis merupakan kebalikan dari endositosis. Bahan-bahan yang akan dikeluarkan dari sel pertama-tama harus dibungkus dalam membran vesikel, biasanya dari retikulum endoplasma kasar dan Badan Golgi. Hormon dan enzim pencernaan disekresikan melalui proses eksositosis dari sel-sel sekresi dari kelenjar usus dan endokrin. Kadang-kadang bahan dapat lolos langsung melalui sel-sel tanpa pernah melakukan kontak dengan sitoplasma apabila di ambil dengan cara endositosis di salah satu ujung sel dan melewati oleh eksositosis di ujung lain.



Lembar kegiatan (LKS) difusi download disini